KANTOR PUSAT BUMD PESAWARAN KEDATANGAN DUA DOKTOR DARI UNILA

Gedongtataan. Kamis,21/1/2021, DIRUT BUMD Pesawaran, Ahmad Muslimin,SE bersama Manager operasional dan produksi BUMD Pesawaran Ir.Heri Budianto,MT menerima kunjungan KAPRODI TE dan TI UNILA.

Diskusi menghangat ketika Doktor Khairudin Hasan sang ahli elektro jebolan perguruan tinggi di Jepang membahas Energi Baru Terbarukan dari Nabati dan Limbah pertanian.

Dan makin panas ketika KAPRODI TE dan TI UNILA membahas tentang Teknologi Digitalisasi berbasis AI, Robotic, Bigdata, EBT, Agrobisnis, Agroindustri dan Agroteknologi.

Pembahasan diskusi sejalan dengan rencana kerja BUMD pesawaran yang akan membangun Pesawaran Connecting yang sedang di rancang oleh manager Teknologi dan IT Tony Pujianto,ST bersama Grouping PIPPELTIM(Pertanian, Industri, Perdagangan, Pertambangan, Edukasi, Lingkungan hidup, Teknologi, Infrastruktur dan Maritim) PERSERODA PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran in HORTIPARK.

Di akhir diskusi KAPRODI TE dan TI UNILA siap kolaborasi dengan BUMD Pesawaran dalam mewujudkan pesawaran connecting di kabupaten pusaka pesawaran Andan jejama, Sebagai wujud tridarma perguruan tinggi.

KEMENDES PDTT , LPPNU SUMSEL dan BUMD PESAWARAN SIAP BANGUN DESAPOLITAN

Kunjungan Kementrian Desa,PDTT Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, LPPNU Sumatera Selatan dan  – BUMD pesawaran  melakukan kunjungan Ke Desa Mukti jaya. Di kecamatan muara Telang, Kabupaten Banyuasin Minggu, 10/01/2020

Muara Telang. Dalam rangka mewujudkan DesaPolitan,Kementrian Desa,PDTT Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, LPPNU Sumatera Selatan dan  – BUMD pesawaran  melakukan kunjungan Ke Desa Mukti jaya. Di kecamatan muara Telang, kabupaten banyuasin yang terletak di pulau di tengah sungai Musi seluas 16.000 Ha. Kunjungan ini dilaksankan pada hari Minggu, 10/01/2020.

Rombongan kunjungan terdiri dari;  Kementrian desa,PDTT  langsung hadir Kepala Pusat Pelatihan KEMENDES PDTT , Dr.Drs.Mulyadin Malik,M.Si  dan Kepala Kepala PSM Kemendes PDTT RI Dr.Asnuryati,SE.,M.Si. dari  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan hadir Kepala Bidang BPSB Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan, Wahyu Anita Sari. dari Ketua LPPNU Sumatera Selatan Cak Fauzi, Ketua Agro solution PT.PUSRI Fahrul Rozi dan DIRUT PERSERODA PT Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran ,Ahmad Muslimin,SE.

Tiba di desa Mukti jaya , robongan disambut oleh; Bapak Camat muara Telang, Kepala desa Mukti jaya,  Simon Purwadi, Direktur BUMDES Mukti Jaya,  Wayan Senar Mahendra, Pendamping Desa dan para Kelompok tani.

Kepala Desa Mukti jaya, Simon dalam pertemuan menjelaskan bahwa Desa Mukti Jaya telah siap untuk jadi Desapolitan.

“Kami telah memiliki instrumen kawasan terpadu seluas 6Ha di tengah sawah seluas 1.350Ha yang telah terbangun fasilitas; Wisata healthy EDUORGANIK, POLIKLINIK, RMU kapasitas 10ton/hari yang akan di kelola GAPOKTAN kerjasama dengan BUMD Pesawaran, tapak pusat perbelanjaan,  eMbung sumber air  bersih desa, 3 unit kolam renang yang akan jadi kolam laut mati for healthy, lahan Kapulaga Organik Makmurkan Petani Indonesia (KOMPI) dan puluhan kolam ikan kapasitas 5jt ekor. 1jt bibit ikan telah di bantu oleh mbak kiki anggota DPR RI Komisi IV dari F-PDIP dan akan di tambah lagi 2,2jt bibit ikan”. Tewrang Simon lagi.

Kepala pusat pelatihan Kemendes PDTT ,.Mulyadin Malik merespon dengan baik yang akan berikan pendampingan dalam pengembangan Flatform Digital, pelaksanaan SDGs Desa, pendirian BUMDES Bersama dengan penghimpunan modal dari UPK eks PNPM.

“Akan saya hubungkan kegiatan  ini dengan komisaris PT.BMN untuk membantu permodalan BUMDES Mukti jaya untuk mengelola kawasan terpadu mandiri  agar bisa hasilkan Pendapatan Asli Desa(PADes), menyerap tenaga kerja dan menjawab aneka problematika dari hulu s/d Hilir”.janji Mulyadin.

Selain itu Kepala pusat pelatihan Kemendes PDTT juga akan mengandeng LPPNU Sumatera Selatan dan BUMD pesawaran dalam pembangunan DESAPOLITAN Indonesia Maju.

Sementara DIRUT PERSERODA PT Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran ,Ahmad Muslimin  menyatakan bahwa  kedepannya di tiap kabupaten akan di laksanakan Akademia Desapolitan indonesia(ADENDI) agar desa tidak berdaya bertransisi jadi desa berdaya, desa berdaya bertransisi jadi desa mandiri, desa mandiri bertransisi jadi desa kreatif dan inovatif, desa kreatif dan inovatif bertransisi jadi DESAPOLITAN dengan segala intrusmen yang di bangun baik berupa BUMDES Bersama, industrialisasi, Digitalisasi, Teknologi, Kearifan lokal, Lembaga keuangan Mikro, Pariwisata, dll. Untuk mewujudkan DESAPOLITAN Indonesia maju juga akan bersinergi dengan lintas kementerian.

“Kami berterimakasih kepada bapak Mulyadin, Kepala pusat pelatihan Kemendes PDTT  yang akan mempertemukan DIRUT BUMD Pesawaran dengan Komisaris PT.BMN dan Bank BUMN yang tergabung dalam HIMBARA untuk menopang permodalan BUMD pesawaran”. Kata Muslimin.

Sementara Dinas PMDTT Provinsi Sumatera Selatan melalui Tenaga Ahlinya merencanakan studi banding ke BUMAKAM(Badan Usaha Milik Antar Kampung) PT.Setiga Sejahtera Bersama yang mengelola tambak udang di Tulang Bawang, FGD bersama Dinas PMDTT Provinsi Lampung, Dinas PMD Kabupaten pesawaran dan BUMD Pesawaran, BAPPEDA dan PMD kabupaten tulang bawang. Serta Kunjungan kerja ke BUMDES di desa Pahawang yang mengelola wisata, desa Hanura yang telah laksanakan smart village dan Industri garam di pulau Legundi. (red)

FORMULASI PERHITUNGAN DD BERUBAH, BLT DD TETAP PRIORITAS TAHUN 2021

Jakarta, Kementrian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dengan Nomor 222/PMK.07/2020 pada tanggal 28 Desember 2020.

Pada PMK ini ada beberapa perubahan terkait dengan metode perhitungan Dana Desa untuk masing-masing desa. Perubahan yang dimaksud adalah: 

Pertama, untuk Alokasi Dasar (AD) Dana Desa tahun 2021 terjadi pengurangan dari 69% pada 2020 menjadi 65% di 2021. Formulasi tersebut dibagi secara merata kepada setiap Desa berdasarkan kluster jumlah penduduk.

Kedua, alokasi formulasi berdasarkan jumlah penduduk Desa, angka kemiskinan Desa, luas wilayah Desa, dan tingkat kesulitan geografis Desa, naik dari 28% menjadi 31%.

Ketiga, alokasi afirmasi dibagi secara proporsional kepada Desa tertinggal dan Desa sangat tertinggal yang mempunyai jumlah penduduk miskin tinggi, mengalami penurunan namun tidak signifikan dari 1,5% menjadi 1%. 

Keempat yaitu alokasi kinerja yang diberikan kepada Desa-Desa yang dinilai memiliki kinerja terbaik. Jumlahnya mengalami kenaikan dari 1,5% menjadi 3%. 

Untuk alokasi kinerja tahun depan akan diberikan kepada Desa dengan kinerja baik sebanyak 10% dari total Desa. Penilaiannya kita lihat dari pengelolaan keuangan Desa, pengelolaan Dana Desa, capaian atau output Dana Desa, dan outcome Dana Desa.

Sementara itu, untuk mekanisme Dana Desa di tahun 2021 bahwa Dana Desa tetap diprioritaskan penggunaannya untuk jaring pengaman sosial yaitu Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

BLT Dana Desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan daya beli dan daya ungkit ekonomi masyarakat desa. Besaran anggaran yang telah disiapkan pada tahun 2021 yakni sebesar Rp14,4 triliun.

Dalam Nomor 222/PMK.07/2020 ini, pada Pasal 39 ayat (1) disebutkan Pemerintah Desa wajib menganggarkan dan melaksanakan BLT Dana Desa , dan pada pasal 39 ayat (6) disebutkan Besaran BLT Dana Desa sebesar Rp.300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah)  selama 12 Bulan.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi  (Kemendes PDTT) menegaskan bahwa program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tetap dilanjutkan pada 2021 karena dinilai cukup efektif. Apalagi, strategi penargetan komunitas (community targeting) jaring pengaman sosial ini diakui dunia sebagai inovasi kebijakan yang tepat sasaran.

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dalam konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2020 dengan tema “Disrupsi Pandemi Mereformasi Desa”, beberapa saat lalu menyampaikan bahwa Program BLT Dana Desa itu memasukkan 5,31 juta keluarga miskin yang belum pernah didata, 947 ribu keluarga miskin yang sebelumnya terdata namun luput dari penyaluran bantuan, 1,45 juta keluarga yang kehilangan mata pencaharian selama pandemic.

“Bahkan, lanjut dia, sebanyak 2,5 juta di antaranya ialah perempuan kepala keluarga (pekka). Tak hanya itu, sebanyak 92% bantuan diterima oleh keluarga petani kecil, nelayan kecil, buruh tani, dan buruh nelayan. Menurut Abdul Halim, peningkatan efektivitas BLT Dana Desa itu diikuti dengan efisiensi biaya lantaran pendataan delapan juta keluarga dilakukan secara sukarela oleh Relawan Desa Lawan Covid-19 yang meliputi 1,8 juta warga desa. “Sehingga pendataan mikro pada level rukun tetangga dan keluarga dilanjutkan pada 2021,” Terang Halim.

Abdul Halim juga menegaskan, program Desa Tanggap Covid-19 dan BLT Dana Desa ini sangat bermanfaat, karena menjaga gerak pandemi Covid-19 di desa tetap rendah yang per Rabu (30/12) tercatat hanya 1.084 warga desa positif Covid-19.

“Sementara level nasional mencapai lebih dari 720 ribu jiwa, dan hingga November 2020 sebanyak 1,4 juta warga desa terjaga tidak jatuh ke jurang kemiskinan. Maka BLT Dana Desa tetap dilanjutkan pada 2021,” tandas dia lagi.

Tak hanya itu, Dana Desa tahun 2021 juga bisa digunakan untuk kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa, serta berbagai program sosial untuk mendukung jaring pengaman sosial bagi masyarakat perdesaan.

Abdul Halim mengungkapkan, pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 telah mendisrupsi pembangunan desa. APBDes untuk bencana dan kegiatan tak terduga yang semula tidak lebih dari 10%, kini mencuat menjadi 37%.

“Namun, disrupsi pandemi itu justru menguatkan peran pekerjaan tidak tetap di desa yaitu berupa Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Secara nasional, 97% PHK diserap melalui program-program pekerjaan tidak tetap. Sementara itu, kata Abdul Halim, APBDes 2020 untuk infrastruktur telah turun dari 68% pada 2019 menjadi 35%, di mana sebanyak 23% dilaksanakan dengan pola PKTD, dan non-PKTD 12%. Sepanjang Januari 2021 PKTD akan meningkat menjadi 55% dari Dana Desa. “PKTD berhasil menahan laju pengangguran terbuka di desa 0,79%, padahal di kota melonjak 69%. Maka seluruh penggunaan Dana Desa 2021 dijalankan melalui PKTD, di mana 55% anggaran harus untuk upah tenaga kerja”. Terang Abdul Halim.(red)

GUBERNUR ARINAL RESMIKAN AGROPARK PKK LAMPUNG

Gubernur Lampung, Bapak Arinal Djunaidi membuka Agropark PKK provinsi Lampung sebagai EDUWISATA AGRO BUAH Melon dan Semangka di kota baru – Lampung selatan Senin,28 /12/2020.

Jati Agung. Senin,28 /12/2020, Gubernur Lampung,  Arinal Djunaidi membuka Agropark PKK provinsi Lampung sebagai EDUWISATA AGRO BUAH Melon dan Semangka di kota baru – Lampung selatan. Dalam sambutannya Bapak Arinal Djunaidi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif terwujudnya EDUWISATA AGRO BUAH Melon dan Semangka. Terutama mengucapkan terima kasih kepada pak Santo dan pak Rogo yang telah sepuh hati mengaplikasikan sistem pertanian terpadu di agropark PKK provinsi Lampung. Dengan menghadirkan varietas melon; golden, honey, Century dan apel serta lebah madu yang bisa di beli dengan harga terjangkau oleh masyarakat dari berbagai daerah. Beliau juga memohon dengan lintas OPD provinsi Lampung untuk berpartisipasi dan berperan aktif menjadikan agropark PKK provinsi Lampung sebagai central pertanian terpadu dengan aneka produktivitas yang unggul. Baik dari sektor Holtikultura, peternakan, perikanan, agrobisnis, agroteknologi dan agroindustri. Sehingga EDUWISATA AGRO BUAH Melon dan Semangka di lokas Agropark PKK provinsi Lampung tidak hanya musiman saja tapi bisa sustainable.

Peresmian agropark PKK provinsi Lampung juga di hadiri oleh kepala OPD pemerintah provinsi Lampung, di antaranya adalah; KADIS Pariwisata dan EKRAF, KADIS Kehutanan, KADIS Peternakan, KADIS Pendidikan, KADIS PKP dan juga di hadiri DANBRIGIF serta Direktur Utama Perusahaan Perseroan Daerah(PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD kabupaten pesawaran.

Gubernur Lampung, Bapak Arinal Djunaidi mengunjungi stand pameran BUMD Pesawaran

Ketua TP PKK Provinsi Lampung,  Riana Sari  mengucapkan terima kasih atas prakarsa Gubernur Lampung yang telah menggagas adanya wisata agro buah melon dan semangka di agropark PKK Provinsi Lampung

Pada Kegiatan ini BUMD pesawaran menampilkan produk pupuk hayati dengan merek dagang BIOTIPUL. Selain itu juga ada aneka produk dari Trubus, dan produk dari para UMKM berupa aneka kembang, bibit tanam tumbuhan, pot, dan lain sebagainya. (red)

BUMD PESAWARAN DAN LPPNU TANDA TANGGANI MOU

Gedongtatan. Jum’at,25/12/2020 Ketua dan Sekretaris LPPNU Provinsi Sumatera Selatan Gus Fauzi dan Gus Nano kunjungan kerja ke Perusahaan Perseroan Daerah(PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran.

Setelah diskusi tentang program Revolusi Ekonomi Pertanian Organik hoListik Untuk Sejahterakan Indonesia(REPOLUSI) turunan dari Business plan Akademia Desapolitan Indonesia(ADENDI) dengan DIRUT BUMD Pesawaran Ahmad Muslimin,SE di gedung kemilau pesawaran, kedua belah pihak bersepakat mengadakan kerjasama kemitraan antar daerah di multi sektor. Kemudian mereka makan malam dengan menu andalan caffe and resto kemilau pesawaran berupa lobster dan minuman coklat KAHUT 3 in 1. Setelah itu Gus Fauzi dan Gus nano menginap di homestay kemilau pesawaran.

Sabtu,26/12/2020 pagi hari Gus Fauzi dan Gus nano ke kantor pusat BUMD pesawaran di HORTIPARK. Setelah melihat mini pabrik pengolahan coklat Andan jejama, melihat aneka produk dan mendengar paparan aneka program turunan dari berbagai Business plan. Maka BUMD pesawaran dan LPPNU Provinsi Sumatera Selatan menanda tanggani Memorandum of Understanding tentang kerjasama di bidang; Pertanian, Teknologi, Industri, Perdagangan, Pariwisata-Ekonomi Kreatif dan Program REPOLUSI. Untuk menindak lanjuti MoU maka DIRUT BUMD Pesawaran pada 9 Januari 2021 akan kunjungan kerja ke LPPNU Sumatera Selatan. Di dampingi General Manager dan Deputy General Manager Eksport Import dan Enterpreneur sosial.

Perusahaan Perseroan Daerah(PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran membuat program Revolusi Ekonomi Pertanian Organik hoListik Untuk Sejahterakan Indonesia(REPOLUSI) untuk menjawab aneka tantangan, problematika masyarakat dan dinamika yang akan terjadi di tahun 2021 dan tahun berikutnya. Program REPOLUSI merupakan rangkuman progam-program turunan dari Business plan Akademia Desapolitan Indonesia yang telah di laksanakan pada sepanjang tahun 2020. adapun program – program di dalam Business plan ADENDI yang telah terlaksana adalah, sebagai berikut:

1.Program Kapulaga Organik Makmurkan Petani Indonesia(KOMPI):

~>Branch manager BUMD pesawaran kantor cabang kabupaten pesawaran Aan Saputra,SH.Ti menciptakan lahan KOMPI seluas 200Ha di desa maja, kecamatan Marga punduh yang di kelola langsung oleh warga dusun tanggang.

~>Deputy General Manager Export Import dan Enterpreneur sosial BUMD pesawaran H.Zaenudin menciptakan lahan KOMPI seluas 50Ha di desa Cimanuk, kecamatan waylima dengan yang di kelola oleh 50KK warga desa Cimanuk yang memiliki aneka lahan pertanian.

2.Program Pekerja Ngabdi Sosial(PNS) Mitra BUMD pesawaran:

~>Menyerap 2.223 masyarakat di berbagai daerah jadi PNS Mitra BUMD pesawaran sebagai centra market transit offline dan online.

~>Mendidik para PNS Mitra BUMD Pesawaran dalam memproduksi;Pupuk Organik Cair Plus Multifungsi Andan jejama, Pupuk Organik Padat Tricocomposiana Andan jejama, Pestisida Nabati Andan jejama, Fungisida Bacterium Andan jejama.

~>Bersama para PNS Mitra BUMD Pesawaran Mendirikan Toko Sitani di JL.KH.Agus Salim, Kelurahan Kaliawi, kecamatan tanjung karang pusat.

~>Bersama para PNS Mitra BUMD pesawaran Mendirikan Gedung Kemilau Pesawaran di JL.Soekarno Hatta KM.115 di depan Hanjung, kelurahan Srengsem, kecamatan panjang – kota bandar lampung sebagai Kantor BUMD pesawaran dengan unit usaha; Homestay, Gallery, Caffe and Resto.

~>Bersama Para PNS Mitra BUMD pesawaran mendirikan kuliner malam Persit di kota bandar Lampung.

3.Program Rumah Kreatif, Inovatif, Tangguh Andan jejama(KITA):

~>Berdiri Rumah KITA di desa gunung sari sebagai rumah produksi mesin dan teknologi pertanian. Hasil produksi perdana adalah mesin pengolahan minyak Atsiri.

~>Berdiri Rumah KITA di desa maja sebagai rumah produksi minyak Atsiri berbahan baku; Pala, Cengkeh, daun cengkeh, tangkai cengkeh, Sereh wanggi, Kapulaga, Vanili, kemiri, dan lainnya. Menggunakan mesin pengolahan minyak Atsiri produksi rumah KITA desa gunung sari.

~>Manager teknologi dan IT BUMD pesawaran toni Pujianto,ST tengah meriset pembuatan robotic dan teknologi pertanian. Yang nanti akan di pasang pada gedung kemilau pesawaran di HORTIPARK. Saat ini yang sedang di buat adalah robotic penyaji minuman, robotic sensor COVID19 and hand sanitalizer, pesawaran connecting dan teknologi lainnya.

BUMD PESAWARAN MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETANI.

Gedongtataan. Setelah Perusahaan Perseroaan Daerah(PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran kerjasama dengan Kelompok Usaha lestari kuningan – Jawa barat produsen BIOTIPUL pupuk hayati cair plus dan ISUZU yang memasarkan kendaraan roda 4 di provinsi Lampung dengan berbagai varian.

DIRUT BUMD Pesawaran langsung menugaskan Deputy General Manager Bisnis dan Networking(DGMBN) BUMD pesawaran Didi Supriadi,SE untuk keliling desa memasarkan produk BIOTIPUL dan ISUZU agar UMKM naik kelas untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

DGMBN BUMD pesawaran Didi Supriadi,SE telah mengadakan pertemuan di beberapa desa. Diantaranya adalah di desa cilimus, kecamatan teluk pandan, kabupaten pesawaranb pada hari Senin,21/12/2020. Dan pada hari Kamis,24/12/2020 mengadakan kegiatan di Desa Sumber Agung , Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan.

Kemudian akan adakan pertemuan di desa dalam.kabupaten pesawaran; Paguyuban, Sidodadi, Hanura, Gebang, Durian, Pekondoh, Cimanuk, dll.

Dalam sosialisasinya DGMBN, Didi Supriadi menerangkan bahwa dengan mengunakan BIOTIPUL pupuk hayati cair plus dapat meningkatkan hasil panen dan mengurai tanah yang keras akibat pupuk kimia. Kemudian 1 liter BIOTIPUL dapat di larutkan dalam 160liter air atau bisa hasilkan 10 tangki semprot kapasitas 16liter yang dapat di gunakan untuk memupuk lahan pertanian seluas 2Ha(perhektare mengunakan 5tangki atau 80liter) untuk lahan pertanian darat. Sedangkan untuk lahan pertanian sawah dan holtikultura maupuan palawija 1liter BIOTIPUL dapat di larutkan dengan 200liter air yang dapat di gunakan untuk lahan seluas 2Ha(perhektare mengunakan 6,5tangki/100 liter). Dengan mengunakan BIOTIPUL maka hasil panen buah, sayur, biji, dan umbi organik akan berlimpah serta tanaman tahan akan serangan hama dan penyakit.

Sedangkan untuk sarana angkutan Pemerintah desa, BUMDES, UMKM, KOPERASI, KUBE, KWT, KTH, POKTAN ataupun GAPOKTAN maupun individu masyarakat desa bisa mengunakan unit kendaraan ISUZU dengan mengajukan kredit ke BUMD Pesawaran agar mendapatkan program kredit DP ringan dan Angsuran Ringan. Atau membeli secara tunai dengan cashback yang menguntungkan pembeli kendaraan Isuzu.

Dan Mitra BUMD Pesawaran PT.AAF yang membackup program Pesawaran Trans Kawula dan wIsaTA(PESAN KITA) telah mengambil 10 unit mobil tangki ISUZU untuk angkutan air bersih dan lainnya. PESAN KITA di resmikan oleh Bapak GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi bersama Bapak BUPATI Pesawaran H.Dendi Ramadhona Kaligis,ST.,M.Tr.I.P dan Bapak KAPOLDA Lampung serta Bapak DANREM GATAM Lampung pada 18/8/2020.(red)

KEREN, BUMD PESAWARAN BUAT Dome Solar Hygenist

Dome Solar Hygenist i BUMD pesawaran in desa Cimanuk , Kecamatan Waylima

Gedongtataan. Perusahaan Perseroan Daerah(PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD kabupaten pesawaran mengoperasikan Dome Solar Hygenist untuk pengeringan aneka hasil panen dengan energi sinar matahari.

Ahmad Muslimin,Direktur Utama PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD kabupaten pesawaran   menjelaskan Dome Solar Hygenist ini berlokasi di rumah produksi Bank PETANI(Pangan, Energi, Teknologi, Agrobisnis, Nelayan dan Industri) – BUMD pesawaran in desa Cimanuk , kecamatan waylima.

“Selain sebagai pusat pengeringan hasil panen juga sebagai lokasi pabrik penggilingan padi, pengopenan kopra dan pembuatan pupuk organik cair plus multifungsi.” Terang Muslimin.

Pesawaran Andan jejama

DPMDT LAMPUNG GELAR FGD PELUANG BISNIS BUMDES/ BUMDES BERSAMA

Suasana FGD tema Peluang Bisnis Bum Desa/Bum Desa Bersama, Inklusi Keuangan Dan Tata Kelola Laporan Keuangan Desa di Hotel emersia Bandar Lampung, Seni (7/12/20)

Bandar Lampung. Bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung, Senin 7/12/20 Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (DPMDT) Provinsi Lampung menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peluang Bisnis Bum Desa/Bum Desa Bersama, Inklusi Keuangan Dan Tata Kelola Laporan Keuangan Desa.

Mewakili Gubernur Lampung, Kepala Dinas PMDT  Provinsi Lampung, Zaidirina  mengatakan, FGD ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan informasi yang bermanfaat bagi kita semua terkait peluang-peluang bisnis Bum Desa/Bum Desa Bersama, inklusi keuangan dan tata kelola laporan keuangan Desa, BUMDes/BUMDes Bersama, sehingga nantinya seluruh pihak-pihak yang terkait memiliki wawasan yang sama dalam rangka memberikan pembinaan dan pendampingan bagi majunya Bum Desa/Bum Desa Bersama  serta implementasi beberapa kebijakan  ketentuan oleh pemerintah di tahun yang akan datang  

“ BUMDes/BUMDes Bersama sangat penting sebagai ujung tombak mensejahterakan ekonomi masyarakat di desa. Untuk itu semoga dalam FGD ini dapat dihasilkan beberapa ide, masukan dan saran penting dan strategis di bidang Kerjasama antar pemerintah (Kabupaten/ provinsi/pemerintah), khususnya Kerjasama Pemda Kabupaten dengan Pihak ketiga dan dikerjasamakannya BUMDes/BUMDes Bersama dengan BUMD di Daerah.” Tegas Ibu Penggagas BUMDes Bersama di Provinsi Lampung ini.

Di Provinsi Lampung Bum Desa di desa yang saat ini jumlah sebanyak 2.081 Bumdes 85 % dari jumlah desa yang ada sebanyak 2.435 desa se Provinsi Lampung.

Zaidirina juga berharap agar ke depan BUMDes/BUMDes Bersama harus dikelola lebih baik dan professional sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat.

“Dengan di sahkannya UU Cipta Kerja, bahwa kedepannya
BUMDes/BUMDes Bersama akan berbadan hukum yang nantinya menuntut pengelolaan BUMDes/BUMDes Bersama lebih professional lagi,  dengan demikian Bum Desa adalah Badan Hukum yang didirikan oleh desa dan atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.” Terang Orang Nomor Wahid di DPMDT Provinsi Lampung ini lagi.

Demikian juga yang tidak kalah pentingnya optimalisasi Bum Desa/Bum Desa Bersama, tidak terlepas dari peran dan kerjasma dari OJK, Kadin, BUMD dan instansi terkait lainnya dalam memberikan pendampingan dan fasilitasi bagi Bum Desa/Bum Desa Bersama yang semakin berkembang, baik dan maju;

Begitu juga dengan Program Prioritas Desa Berjaya Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu PKPB, Smart Village, Pembangunan Kawasan Perdesaan dan Transmigrasi dalam operasionalnya ke depan akan selalu melibatkan peran BUMDes/BUMDes Bersama .

Kegiatan yang diikuti sebanyak tiga puluh (30) orang peserta yang terdiri dari ;Kepala Dinas PMD Kabupaten, Tenaga Ahli Pendamping Ekonomi Desa Kabuapaten, Pendamping Kawasan Perdesaan kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, Perwakilan Direktur BUMDes/BUMDes Bersama .

Sedangkan Narasumber Kegiatan ini adalah; Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Inspektorat Provinsi, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, Perwakilan OJK Provinsi Lampung, Kadin Lampung/Praktisi Bisnis, dan TAM P3MD KPP II Lampung.(red)

PEMPROV LAMPUNG GELAR SOSIALISASI PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2021

Ibu DR.Zairidina,SE.MM, Kadis DPMDT Provinsi Lampung membuka
acara Sosialisasi Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 di Hotel Horison Bandar Lampung Minggu (06/12/20)

Bandar Lampung. Minggu (06/12/20) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (DPMDT) Provinsi Lampung menggelar Pembukaan Sosialisasi Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 dalam rangka mengimplementasikan amanah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa untuk memberikan kewenangan yang luas kepada desa dalam mengelola dan mengembangkan desanya, meliputi kewenangan dibidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan adat istiadat desa.

Dalam membuka acara,mewakili Gubernur Lampung, Kepala Dinas PMDT  Provinsi Lampung, Zaidirina  mengatakan, pada tahun 2021 kebijakan pengelolaan Dana Desa dilaksanakan dengan model pembangunan nasional yang berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan atau SDG’s (Sustainable Development Goals). Permendes PDTT Nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 ini menegaskan bahwa dana desa tahun anggaran 2021 diprioritaskan untuk pencapaian SDG’s Desa yang mengukur seluruh aspek pembangunan, sehingga mampu mewujudkan perkembangan manusia seutuhnya. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu menindaklanjuti Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, Pemerintah Provinsi Lampung telah menyampaikan surat kepada Bupati se-Provinsi Lampung untuk segera menerbitkan Peraturan Bupati terkait Pengelolaan APBDes dan Dana Desa serta melakukan penyelarasan program Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten, dan Desa.” Tegas Doktor , AlumniUniversitas Lampung ini.

Dalam rangka penyelarasan kebijakan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 13 Tahun 2020 Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar Pemerintah Desa untuk penyelarasan  program prioritas antara lain sebagai berikut: Pertama, Program Desa Berjaya dengan fokus pada Program Pengentasan Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal, Program Smart Village , Program Pengembangan Kawasan Perdesaan, dan Program Pengembangan Kawasan Transmigrasi. Kedua, Program Kartu Petani Berjaya. Ketiga, Program Perhutanan Sosial agar dimanfaatkan Pemerintah Desa dengan prinsip pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan hasil hutan sekaligus turut menjaga kelestarian hutan, serta dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangan-undangan yang terkait dengan status, fungsi, dan pemanfaatan hutan. Kelima, Memfasilitasi pembiayaan kader-kader ditingkat desa dalam menunjang pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa, sesuai dengan kewenangan desa.

Ganjar Jationo Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMT Provinsi Lampung  menyampaikan bahwa Peserta kegiatan sebanyak 60 orang, dengan rincian: Pejabat Struktural Dinas PMDT Provinsi Lampung , Unsur OPD Provinsi Lampung , Kepala Dinas PMD Kabupaten se-Provinsi Lampung , Inspektur Kabupaten se-Provinsi Lampung , Konsultan Pendamping P3MD dan PID Provinsi Lampung , dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat P3MD se-Provinsi Lampung .

“Untuk mendapatkan hasil yang optimak, acara ini akan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 6 -8 Desember 2020 dengan narasumber Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa PDTT, Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Inspektorat Provinsi Lampung, dan    BPK Perwakilan Provinsi Lampung.” Terang Ganjar.(red)

DISKUSI KOLABORASI PROGRAM KEMENTRIAN SOSIAL, BUMN DAN BUMD

Selasa ,(01/12/2020)  Bapak DIRJEN Penanganan Fakir Miskin(PFM) KEMENSOS RI Asep Sasa setelah melaksanakan pengukuhan pelopor perdamaian Mewakili Bapak Menteri Sosial RI di kabupaten Mesuji bersama FORKOFIMDA PEMPROV Lampung pada hari Selasa kemarin. Beliau bersama Bapak Kadis Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Lampung Heryana Romdony, Branch Manajer BUMN PT.Pertani Perseroan – kabupaten Lampung tengah berdiskusi dengan Pokja Nasional Program Perhutanan Sosial(PPS) KLHK RI bidang akses perizinan Andi Saputra, pokja Zona Sumatera PPS KLHK RI bidang pemetaan Syafrudy,SH yang baru selesai memetakan tanah negara di bawah kewenangan KLHK RI di pulau sulawesi dengan luas ribuan hektare untuk di kelola oleh BUMD, KOPERASI, BUMDES, KTH dan POKTAN. Dalam diskusi juga di hadiri Direktur Utama Perusahaan Perseroan Daerah (PERSERODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD Kabupaten Pesawaran.

Diskusi membahas tentang enterpreneur sosial dan kolaborasi program lintas kementrian, BUMN dan BUMD untuk menanggulangi masyarakat bermasalah sosial yang angkanya makin meningkat meski angka kemiskinan menurun.

Setelah diskusi panjang lebar, maka Bapak asep Sasa Ka.Dirjen PFM Kemensos RI merencanakan mengunjungi suku anak dalam di Jambi untuk aplikasikan program; keserasian sosial, laboratorium lapangan sosial dan ECO farming terpadu di tanah negara dalam kawasan hutan yang telah terbit; IUPHHK- HKm, IUPHHK-HD dan IUPHHK- Kemitraan kehutanan dan IUPHHK-HTR serta IUPHHK- Hutan adat dengan total lahan seluas 200.000Ha lebih.

Eco Farming Terpadu juga akan di terapkan dalam tanah negara pada kawasan hutan di desa bayas, kecamatan waykhilau, kabupaten pesawaran yang telah di terbitkan KULIN KK oleh KLHK RI Seluas 500Ha yang pemetaan secara; polygone, okuvasi dan Persil dalam pelaksanaannya Kelompok Tani Hutan(KTH) tidak di pungut biaya karna GRATIS di biayai oleh APBD Kabupaten pesawaran via kebijakan Kepala Daerah. IUPHHK-Kemitraan Kehutanan atau KULIN KK telah di serahkan langsung oleh Bapak BUPATI pesawaran H.DENDI RAMADHONA KALIGIS,ST.,M.Tr.I.P sebelum beliau cuti sebagai kepala daerah kepada 3 KTH. Dan Pengajuan Tanah negara kawasan hutan di kabupaten pesawaran seluas ribuan hektare oleh Bapak KABAG SDA PEMDA Kabupaten pesawaran Anggun Saputra yang telah masuk ke KLHK RI telah di tindak lanjuti oleh DIRJEN PSKL KLHK RI.

Kemudian Bapak Aswarodi Kadis Sosial Provinsi Lampung untuk menindak lanjuti surat SEKDA Provinsi Lampung tentang pendampingan panti sosial Mardi guna oleh BUMD Pesawaran. Beliau siap tanda tanggani kerjasama dengan DIRUT BUMD Pesawaran setelah Business Plan selesai di kaji dan di kerjakan secara matang.

Sementara Ahmad muslimin, mengatakan untuk meningkatan kapasitas dan produktivitas warga binaan di panti sosial adalah dengan membuka laboratorium lapangan sosial di panti Mardi guna. Yang akan mengajarkan produksi aneka kualitas dan varietas garam, Pembukaan lahan KOMPI(Kapulaga Organik Makmurkan Petani Indonesia), Produksi Pupuk organik cair dan padat serta Obat pengendali hama dan penyakit berbahan baku; Mineral, Bacterium dan nabati, juga membuka Kelas Pariwisata dan wirausaha lainnya. Sedangkan untuk percepatan pemberian akses perizinan DIRUT BUMD telah membentuk DIVISI dan POKJA Pengelolaan, Pengembangan dan Pengawasan SDA yang bersinergi dengan KABAG SDA Pesawaran dan DRD Kabupaten Pesawaran.

Pesawaran Andan jejama.