PEDULI PELAYANAN SOSIAL DASAR PEMPROV LAMPUNG GELONTORKAN DANA PEMBERDAYAAN

Bandar Lampung. Melalui Keputusan  Gubernur Lampung  Nomor : G/139/V.12/HK/2019  tentang Penetapan Nama-Nama Desa/Pekon/Kampung/Tiyuh Penerima Bantuan Untuk Peningkatan Program Pemberdayaan Masyarakat di Provinsi Lampung Tahun 2019. Telah ditetapkan 150 Desa penerima bantuan dimaksud. Pemerintah Provinsi Lampung pada Tahun 2019 ini telah mengalokasikan Rp.15.000.000.000,- (Lima Belas Milyar Rupiah) untuk Desa dalam rangka Peningkatan Program Pemberdayaan Masyarakat di desa/Pekon/Kampung/Tiyuh. Komposisi dana berasal dari APBD Murni sebesar Rp.10.000.000.000,- (Sepuluh Milyar Rupiah) dan APBD Perubahan sebesar Rp. 5.000.000.000,- (Lima Miyar Rupiah). Pada waktu dekat akan disalurkan tahap pertama dengan nilai masing-masing desa Rp.60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah). Bantuan Program langsung akan ditransfer dari Provinsi ke rekening desa/Pekon/Kampung/Tiyuh. Dan sisanya akan ditransfer pada  tahapan berikutnya. Sasaran dari  penggunaan Dana Bantuanini adalah untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat desa yang diutamakan untuk membiayai pelaksanaan progran dan kegiatan di bidang pelayanan sosial dasar yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Selain itu juga digunakan untuk pengadaan, pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan infrastruktur sarana prasarana lainnya yang sesuai kewenangan desa dan diputuskan melalui musyawarah desa.   Download Desa Pemanfaat : 

UNTUK RAKYAT, KEMENDES PERINTAHKAN IDENTIFIKASI ASET HASIL PNPM PERDESAAN

pnpm
Surat Direktorat Jendral Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementrian Desa tentang  Identifikasi Perkembangan Pelaksanaan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat Hasil Kegiatan PNPM Perdesaan

Gedong Tataan. Komitmen Kementrian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi terhadap Pelaksanaan Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakata desa perlu diacungu jempol kembali. Pasalnya kegiatan yang menjadi andalan PNPM Mandiri Perdesaan kembali difasilitasi penangannya, yaitu; melalui Surat Direktorat Jendral Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementrian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI Nomor :39/HM.02.01/III/2019 tanggal 27 Maret 2019 tentang  Identifikasi Perkembangan Pelaksanaan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat Hasil Kegiatan PNPM Perdesaan.

Surat Direktorat Jendral Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementrian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI inipun kemudian direspon positif oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Melalui  Surat Perintah Tugas Dinas PMD Kabupaten Pesawaran Nomor : 800/199/SPT/IV.15/2019, dinas Kabupaten menurunkan Tim untuk melakukan Identifikasi Dana Bergulir pada Unit Pengelola Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan.

pnpm
Surat Perintah Tugas Dinas PMD Kabupaten Pesawaran entang  Identifikasi Perkembangan Pelaksanaan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat Hasil Kegiatan PNPM Perdesaan

Identifikasi dilaksanakan oleh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pesawaran bersama Pendamping desa sesuai Surat Perintah Tugas pada tanggal 10-12 April 2019 di Lokus masing-masing Kelembagaan UPK. Di Kabupaten Pesawaran ada lima Kecamatan yang mengelola SPP pada UPK, yaitu; Kecamatan Negeri Katon, Kecamatan Padang Cermin, Kecamatan Kedondong, Kecamatan Way Khilau dan Kecamatan Marga Punduh.

Semoga hasil identifikasi Identifikasi Perkembangan Pelaksanaan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat Hasil Kegiatan PNPM Perdesaan akan membuahkan hasil positif dan tergambar bahwa dana yang telah digulirkan oleh pemerintah dapat memberikan manfaat dan pemberdayaan bagi masyarakat desa, walaupun programnya telah behenti.(red)

Wates Way Ratai Juara I Lomba Desa Tingkat Kabupaten

lombadesa

Gedongtataan.  Melalui Surat Keputusan Bupati Pesawaran Nomor :150/IV.15/HK/2019 tentang Penetapan Pemenang Lomba Desa Tingkat Kabupaten Taun 2019 telah ditetapkan pemenang lomba desa setelah dilakukan penilaian kepada seluruh kontestan lomba desa di Kabupaten Pesawaran.

Adapun Pemenang Lomba Tahun 2019 ini adalah : Juara Pertama, Desa Wates Way Ratai Kecamatan Way Ratai, Juara Kedua, Desa Trimulyo Kecamatan Padang Cermin dan Juara Ketiga, Desa Trisno Maju Kecamatan Negeri Katon.

Dalam Rapat Persiapan Lomba Desa tingkat Provinsi Lampung di Aula Pemkab Pesawaran (02/04/19) A.Syukur, Asisten I Bidang Kesra berharap tahun ini Pesawaran kembali menjadi pemenang dalam penilaian lomba tingkat Provinsi.

“Saya berharap semua OPD dapat melakukan pembinaan sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi yang telah ditetapkan”. Ujarnya lagi.

Pesawaran memang selalu menjadi Lumbung Juara dalam setiap kontestasi lomba Desa. Tahun 2016 Juara Nasional diraih oleh Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan. Tahun 2017 Juara Nasional diraih oleh Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai. Tahun 2018 Peringkat terbaik dalam pelaksanaan Padat Karya Tunai  diraih Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai dan Kategori terbaik Nasional juga diraih Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan untuk hasil Indeks Desa Membangun (IDM). Dan Desa Hanura tercatat sebagai salah satu Desa Mandiri dari enam desa mandiri di Provinsi Lampung.(red)

Baca juga :“LUMBUNG DESA JUARA”, PESAWARAN KEMBALI IKUTI LOMBA KESRAK NASIONAL

 

Baca juga :2 KATEGORI DESA TERBAIK NASIONAL DIRAIH PESAWARAN

APRIL BURSA INOVASI DESA LAMPUNG DIGELAR

rakorprov
Rapat Koordinasi PID Provinsi Lampung di Hotel Horison, 29 Maret – 1 April 2019.

Bandar Lampung.  Siap mendulang kembali prestasi sebagai pioner pelaksana Program Inovasi Desa (PID) tahun 2019, akhirnya disepakati pelaksanaan Bursa Inovasi Desa se Provinsi Lampung dimulai dan berakhir di Bulan April 2019. Kesepakatan ini lahir pada Rapat Koordinasi PID Provinsi Lampung di Hotel Horison, 29 Maret – 1 April 2019.

Baca:ADAKAN RAKOR INOVASI DESA, LAMPUNG SIAP KEMBALI MENJADI PIONER TAHUN 2019

Dalam diskusi interaktif, I Wayan Gunawan,  Kepala Bidang Pemdes PMD Provinsi Lampung  kembali mereview dua tahun secara berturut-turut menjadi Pioner pelaksanaan PID secara nasional yaitu Tahun 2017 Perdana Bursa Inovasi se Indonesia dilaksanakan di Kabupaten Lampung Timur dan tahun 2018 kembali menoreh pioner pelaksanaan Bursa Inovasi Desa se Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran. Sehingga tahun 2019 ini berharap prestasi yang ditoreh kembali diraih Provinsi Lampung.

“Bapak, Ibu sekalian apakah kita bersepakat akan tetap menjadi pioner dalam pelaksanaan PID tahun 2019 dengan melaksanakan Bursa Inovasi Desa  di Bulan April ini?.” Tanyanya kepada peserta Rapat Koordinasi.

Serentak seluruh peserta yang mewakili masing-masing kabupaten menyatakan “Siap dan Sepakat” untuk tetap menjadi “The Winner” dalam Program Inovasi tahun 2019 ini.

Rusdin.M.Nur,  Koordinator Konsultan Nasional Program Inovasi Desa (KN-PID) menyatakan kebanggaannya di Provinsi Lampung ini. Sudah tidak ada tawar menawar lagi  dalam perencanaan pelaksanaan PID. Berbeda dengan Provinsi lain ketika diberikan rencana kerja tindak lanjut oleh KN-PID masih ada yang menawar masalah waktu.

“Ini tentunya berkat Tim yang kompak di Provinsi Lampung. Saya acungkan jempol untuk Satker Provinsi yang dapat membentuk kerja yang kompak dan dinamis. KPW, dan seluruh Pendamping dari seluruh level di Lampung telah menjadi satu keluarga dengan Dinas PMD Provinsi Lampung”. Tegasnya dengan bangga.(red)

 

ADAKAN RAKOR INOVASI DESA, LAMPUNG SIAP KEMBALI MENJADI PIONER TAHUN 2019

pid
Bapak Yuda setiawan.MM, Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung menyampaikan sambutan pada apat Koordinasi PID tahun 2019 yang digelar di Hotel Horison Bandar Lampung pada 29 Maret sampai 1 April 2019

Bandar Lampung. Kesiapan Provinsi Lampung untuk menjadi Pioner Pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) patut diacungi jempol. beberapa tahapan kegiatan telah dilaksanakan tahun 2019 ini diantaranya adalah pelaksanaan Rapat Koordinasi PID tahun 2019 yang digelar di Hotel Horison Bandar Lampung pada 29 Maret sampai 1 April 2019. Peserta dalam kegiatan ini adalah Seluruh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Seluruh Dinas PMD Kabupaten, Perwakilan Camat, Perwakilan Pendamping Desa dan Perwakilan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) se Provinsi Lampung.

Baca Berita terkait : LAKSANAKAN INOVASI DESA PMD PROVINSI LAMPUNG MOU DENGAN 13 KABUPATEN

Baca juga :LAMPUNG SIAP LAKSANAKAN INOVASI 2019 

Dalam sambutan pembukaan Yuda Setiawan, Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung menjelaskan bahwa Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. PID dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas Desa sesuai dengan Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan Desa secara berkualitas agar dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing.

“Sejak Tahun 2015 Dana desa telah diberikan ke desa, namun belum dapat menuju simpul pengembangan ekonomi masyarakat desa, sehingga belum terprotret secara nyata pengurangan kemiskinan di desa. Dengan PID ini diharapkan lahir inovasi-inovasi desa yang dapat menjadi sasaran bidik dalam penggunaan dana desa untuk pengembangan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di desa agar masyarakat desa sanggup berdaya saing, bukan hanya untuk infrastruktur saja”. tegasnya lagi.

I Wayan Gunawan, Kepala Bidang Pemerintahan Desa menyampaikan bahwa selama dua tahun (tahun 2017 dan tahun 2019) Provinsi Lampung menjadi Pioner dalam pelaksanaan Program Inovasi Desa. Tahun 2017 Perdana Bursa Inovasi se Indonesia dilaksanakan di Kabupaten Lampung Timur dan tahun 2018 kembali menoreh pioner pelaksanaan Bursa Inovasi Desa se Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran.

“Prestasi  sebagai pioner pelaksana PID semoga tahun 2019 ini dapat kita toreh kembali. Melalui Rakor ini diharapkan akan ada kesepakatan positif untuk pelaksanaan PID”. Harapnya kemudian. (red)

 

Baca : SAMBUT PID, KPW LAMPUNG BEKALI TENAGA AHLI P3MD

 

KEMBANGKAN BUMDES, PMD LAMPUNG ADAKAN RAKERNIS

dana desa
Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pengembangan Ekonomi Desa pada 28 – 29 Maret 2019 di Hotel Yunna Bandar Lampung.

Bandar Lampung. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(PMD) Provinsi Lampung menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pengembangan Ekonomi Desa pada 28 – 29 Maret 2019 di Hotel Yunna Bandar Lampung. Peserta Rakernis ini terdiri dari Tenaga Ahli Madya P3MD Provinsi Lampung dan Seluruh Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (TA.PMD) dan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA.PMD) Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa(P3MD)se Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya Syifa Aini, Sekretaris  Dinas PMD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa saat ini desa sudah menjadi motor penggerak pembangunan dan perekonomian lokal. Karena Undang-Undang tentang desa telah memberikan kewenangan desa untuk mengelola sendiri anggarannya.

“Untuk itu saya berharap melalui peran seluruh TA.PED dan Pendamping Desa setiap tahunnya harus ada pengembangan BUMDes dalam pengelolaan kemajuan ekonomi desa, sehingga desa di Provinsi Lampung ini akan bertambah statusnya menjadi desa  Maju dan Mandiri”. harapnya.

Syamsudin Said, TAM Pengelolaan Keuangan Desa dan Pengembangan Ekonomi Lokal (PKD-PEL) Provinsi Lampung mengharapkan seluruh TA.PED se-Lampung untuk dapat memfasilitasi pengembangan BUMDes secara serius. dari tahun 2015 yang lalu telah terbentuk 1.969 BUMDes  per Desember 2018.

“Kondisi BUMDes ini di kategorikan dengan;  Kategori Maju sebanyak 4 BUMDes, Kategori Berkembang sebanyak 68 BUMDes, Kategori Tumbuh sebanyak 734BUMDes dan Kategori Dasar sebanyak 1.165 BUMDes.” Jelasnya lagi.

Pada Bulan April 2019 akan dilaksanakan penilaian lomba BUMDes terbaik se Provinsi Lampung. Semoga di tahun ini akan muncul BUMDes-BUMDes terbaik yang dapat menjadi referensi dan tempat belajar bagi desa-desa di dalam atau luar Provinsi Lampung.(red)

Dana Desa Tahap I Cair, Camat Berpesan Agar dilaksanakan Sesuai Aturan

dana desa
Bapak Zulkifli, Camat Teluk Pandan

Teluk Pandan. Camat Teluk Pandan, Zulkifli menyatakan Alhamdulillah berkat ijin Bapak Bupati dan kerjasama Team di Kecamatan, maka Dana Desa di Kecamatan Teluk Pandan sudah ditransfer ke rekening desa per 20 Maret 2019.

Transfer telah dilakukan pada tujuh desa di Kecamatan Teluk Pandan yaitu  Desa ;Batu Menyan, Sidodadi, Talang Mulya, Munca, Gebang, Sukajaya Lempasing dan Cilimus.

Baca :DANA DESA SUDAH MASUK KE REKENING 7 DESA DI TELUK PANDAN

Selain Dana Desa pada tujuh desa ini juga telah ditranfer Alokasi Dana Desa(DD) selama Triwulan I sebesar 25 persen tahun 2019 ini.

Zulkifli juga meminta agar seluruh desa dapat mempergunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa sesuai dengan rencana yang telah dibuat berdasarkan peraturan-peraturan yang ada.

“Dan yang tidak kalah penting lagi adalah pengadministrasian dan pelaporan penggunaan dana setiap tahapan harus dibuat, agar tidak menjadi kendala dalam pengajuan tahap berikutnya”. Ujarnya mengingatkan. (red)

Dana Desa Sudah Masuk ke Rekening 7 Desa di Teluk Pandan

dana desa

Teluk Pandan. Pesawaran kembali menjadi nomor wahid se Provinsi Lampung dalam komitmen pembangunan desa. Tercatat pada 20  Maret ini sebanyak tujuh desa di Kecamatan Teluk Pandan telah mendapatkan transfer Dana Desa tahap I 20 persen dari rekening Daerah atau berkisar Rp.1.593.179.800,-. Desa-desa yang dimaksud adalah Desa Batu Menyan, Sidodadi, Talang Mulya, Munca, Gebang, Sukajaya Lempasing dan Cilimus.

Transfer yang dilakukan ini tentunya melalui proses sesuai aturan main dalam pengiimplementasian Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. desa-desa yang memenuhi syarat penyaluran baru bisa diproses.

Irma.D.Nurjannah, Pendamping Desa Kecamatan Teluk Pandan menyatakan bahwa progres pencairan yang cepat di teluk Pandan karena koordinasi antar pihak sangat bagus. Peran Pendamping dalam mendampingi proses perencanaan di  Kecamatan Teluk Pandan ini sangat membantu perangkat Desa. Khususnya koordinasi antara Pendamping P3MD – Desa – Kecamatan dan PMD Kabupaten.

“Dengan demikian pembangunan desa di tahun 2019 ini akan segera dapat dilaksanakan dan kami pendamping sebagaimana mandat undang-undang selalu siap untuk mendampingi pembangunan desa pada fase-fase berikutnya.” Tegasnya. (red)

 

“LUMBUNG DESA JUARA”, PESAWARAN KEMBALI IKUTI LOMBA KESRAK NASIONAL

lomba kesrak
Bupati Pesawaran, Hi.Dendi Romadona,K,ST bersama Ketua Tim Verifikasi pusat Lomba Kesrak di Bogorejo  (19/03/19)

Gedongtataan.  Selasa, 19 Maret 2019 Kabupaten Pesawaran kembali menjadi nominator sebagai Kabupaten yang mempunyai desa terbaik dalam ajang nasional, lomba Kesrak-PKK-KKBPK-Kesehatan tingkat nasional. Tepatnya di Desa Bogorejo Kecamatan Gedongtataan.

Segudang prestasi telah terukir bagi desa-desa di Kabupaten Pesawaran. Dalam kontes nasional dengan berbagai macam kategori Pesawaran selalu memikat hati para juri sehingga secara obyektif mendapatkan mandat sebagai Desa “Juara”. Seperti halnya pada tahun 2017 yang lalu Desa Prestasi Desa terbaik Nasional diraih oleh Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai. Tahun 2018 dua penghargaan di raih oleh Desa Mulyosari Kecamatan Way Ratai dan Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan. Pun demikian semoga tahun 2019 ini Pesawaran kembali menorehkan juara pada lomba Kesrak-PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Nasional.

Baca : 2 KATEGORI DESA TERBAIK NASIONAL DIRAIH PESAWARAN

Dalam sambutannya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan, Desa Bogorejo merupakan Desa Kampung KB yang mempunyai peran strategis dalam unit terkecil di tengah masyarakat. Ini adalah salah satu modal desa tersebut mengikuti lomba Kesrak-PKK-KKBPK-Kesehatan. Desa Bogorejo telah melewati rangkaian verifikasi mulai tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

“Berbagai inovasi desa itu dilakukan, seperti remaja cinta balita, tarjo ceria, tosa untuk balita, pengajian posyandu lansia, penanganan gigi usia tua, sedekah sampah, pelayanan iva, Jumat ceria, rumah dataku, pembuatan KIA, taman bacaan cerita dan program inovasi lainnya. Saya yakin, lomba ini mempunyai dampak dan turunan-turunan positif di tengah masyarakat, khususnya Bogorejo. Kita berdoa agar Bogorejo dapat meraih juara di tingkat nasional. Kita bangga bisa bersaing di tingkat nasional.” ujarnya.

Komari, Ketua Tim Verifikasi pusat   mengatakan, Pesawaran satu di antara 450 kabupaten yang masuk ke tingkat nasional dan 12 Kabupaten se Provinsi Lampung yang lulus mengikuti lomba ini. Di Pesawaran Desa Bogorejo telah membuktikan apa yang telah diprogramkan pemerintah Pesawaran.

Untuk penilaian, sebanyak 18 program telah dipersiapkan oleh PKK Desa Bogorejo, yaitu; Remaja Cinta Balita (ROB), Tarjo Ceria, TOSA untuk Balita, Taman Bacaan Balita serta Aku presure dan Ramuan Tradisional di Posyandu Balita dan Lansia, Pengajian Posyandu dan Pendidikan Lansia, Penanganan Gigi Usia Tua (Nagita) dan Gizi Sehat Lansia (Gisela), Sedekah Sampah, Tarjo Siaga, Komunitas Trail Bogorejo, serta Kerjasama antara BKB dan PIK-Remaja dalam Pembuatan Alat Permainan Edukatif,  Remaja Genre Dukung Program ASI Eksklusif, Bank Sampah, Pengelolaan Sampah Biopori, Pondok Layanan IVA, Jumat Ceria dan Gotong Royong, Rumah DataKu dan Perpustakaan Desa, Pembuatan KIA kerjasama Disdukcapil serta TP PKK dan Saka Bhakti Husada Peduli Jumantik.

Dengan persiapan yang matang Semoga Pesawaran kembali meraih juara pertama.(red)

KUNJUNGI PESAWARAN KN PID SUPPORT INOVASI DESA

wisata
Kunjungan Tenaga Ahli Utama Konsultan Nasional Program Inovasi Desa (TAU KN PID) pada Selasa, 19  Maret 2019 di Desa Kertasana

Kedondong. Tenaga Ahli Utama Konsultan Nasional Program Inovasi Desa (TAU KN PID) pada Selasa, 19  Maret 2019 mengunjungi Lokasi desa yang telah difasilitasi  Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa(P2KTD).

Ade Indriyani Zuchri atau akrab dipanggil Alexa Ade, TAU KN PID menyatakan bahwa  kunjungan ini dilakukan karena se Provinsi Lampung hanya dua Kabupaten yang memfasilitasi pengembangan P2KT pada PID, yaitu Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Pringsewu.

“Pemanfaatan Lembaga P2KTD sama pentingnya dengan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa, karena dengan P2KTD desa-desa akan terpacu untuk menggali lebih dalam kegiatan inovasi dan sekaligus memenisfestasikan komitmen desa yang telah ditorehkan pada saat BID.” Tegasnya.

Reka Putra, Tenaga Ahli Madya PID Lampung menyatakan bahwa di Pesawaran ada di dua kecamatan yang memanfaatkan layanan P2KTD, yaitu; Kegiatan Infrastruktur Desa yang difasilitasi adalah penyusunan site plan destinasi wisata di desa Kertasana Kecamatan Kedondong, Kegiatan PAUD di Desa di Kecamatan Way Khilau.

Baca : P2KTD PESAWARAN TURUN KE DESA dan baca juga : P2KTD SIAP TINGKATKAN KAPASITAS SDM PAUD

Nazarudin, Kepala Desa Kota Jawa Kecamatan Way Khilau berterimakasih dengan hasil kajian yang telah dilakukan oleh P2KTD terkait dengan pengembangan PAUD di desanya.

“Sebagai bentuk komitmen terkait peningkatan kapasitas pengelola PAUD telah dianggarkan pada APBDes 2019.” Tegasnya meyakinkan.

Demikian juga Saikhu, Kepala Desa Kertasana Kecamatan Kedondong cukup terbantu dengan keberadaan P2KTD. Site Plan tentang wisata desa telah dibantu kajiannya oleh P2KTD. Tahun 2019 ini pelaksanaan pembangunan infrastruktur wisatanya akan dianggarkan pada APBDes 2019.

Dalam kunjungannya di Desa Kota Jawa, Alexa Ade cukup berbangga karena Inovasi Kepala Desa terkait pembangunan agrowisata  di desanya cukup membuahkan hasil. Selama dua bulan berturut-turut setelah dibuka, wisata desa ini telah menyumbangkan Pendapatan asli Desa.

“Saya berharap banyak Kepala Desa yang berani berinovasi untuk pembangunan desanya. Dengan diguyurkannya Dana Desa, Pemerintah Pusat telah berkomitmen mengimplementasikan UU No.6 tahun 2014 tentang Desa. Untuk itu pemimpin di desa harus bekerja keras dan berinovasi dalam mewujudkan desa yang mandiri.” Tegasnya lagi. (red)