Menggugah Kreatifitas Desa, Tahun 2018 Pesawaran Gelar Bursa Inovasi Desa Perdana Se-Indonesia

Pada hari Senin(27/8/2018) di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Forum Pelaksana Inovasi Desa Kabupaten Pesawaran menggelar Bursa Inovasi Desa di Kabupaten Pesawaran.

BURSA1
Mewakili Bupati : Sambutan Sekda Kab Pesawaran sekaligus membuka acara BID

Bursa Inovasi Desa (BID) merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa. Kegiatan BID dapat diselenggaran di tingkat Kabupaten/Kota sebagai kegiatan peluncuran untuk mendukung pelaksanaan inovasi Desa dan di tingkat Kecamatan sebagai wahana pertukaran pengetahuan dan inovasi Desa. BID merupakan bagian tak terpisahkan dari Model Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID) mulai dari tinggjat Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Desa.

Pada tahun 2018 ini Kabupaten Pesawaran adalah pelaksana BID Nomor Wahid se-Indonesia.

BID ini dihadiri oleh 3 orang utusan per desa, seluruh camat, seluruh Tim Pelaksanan Inovasi Desa dan di fasilitasi oleh Tim Inovasi Kabupaten, Pendamping Profesiaonal P3MD dan P2KTD di Kabupaten Pesawaran. Sebagai informasi Kabupaten Pesawaran terdiri dari 11 Kecamatan dan 144 desa definitif dan 4 desa persiapan. Sebagai pelaksana perdana pada BID ini juga dihadiri oleh Konsultan Nasional PID, seluruh TAM PID Lampung dan Koordinator P3MD Provinsi Lampung.

BURSA2
Sambutan Ketua TIK Kab Pesawaran

Ketua Tim Inovasi Kabupaten Zuriadi. MH menyatakan bahwa Bursa Inovasi desa adalah bagian penting dari Program Inovasi Desa yang dirancang untuk mendorong dan memvasilitasi penguatan kapasitas desa yang di orientasikan untuk memenuhi pencapaian target atau tata kelola dana desa yang ada.

Lebih lanjut dia mengatakan,”adanya Upayanya bursa dana desa ini melalui peningkatan produktivitas pedesaan dengan bertumpu pada pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahan, peningkatan kwalitas sumber daya manusia (SDM), pemenuhan dan peningkatan infrastruktur perdesaan,khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian desa,”tambahnya

Dalam sambutannya Sekretaris Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa mengungkapkan, Bursa Inovasi Desa sebagai referensi bersama bagi pembangunan desa yang lebih kreatif dan inovatif. Serta sebagai pertukaran pengetahuan pada proses perencanaan pembangunan di tingkat desa.

“Untuk itulah pada tahun 2018 ini, Kememterian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia kembali meluncurkan Program Inovasi Desa (PID) yang secara umum bertujuan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan,” ujar Kusuma.

Selain itu, tambah dia, membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan kemandirian desa. Dan ini juga merupakan visi Bupati Pesawaran, yaitu mewujudkan desa yang maju, mandiri, tangguh dan berdaya saing.

bursa3.jpg
Konsultasi : konsultasi perwakilan desa di jendela BID

BID berjalan dengan lancar, seluruh desa telah berkonsultasi di masing-masing jendela bursa dalam menentukan rencana komitmen yang akan mereka replikasi dan direalisasikan pada pelaksanaan pembangunan desa tahun 2019 mendatang. Dari data yang direkap sebanyak 355 menu dipilih oleh desa dengan rincian sebanyak 131 menu inovasi bidang infrastruktur, 116 menu bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi dan sebanyak 108 menu Bidang Sumber daya Manusia dipilih oleh desa.

BURSA4
Rekapitulasi Komitmen Desa pada BID 2018

Selain itu desa juga telah memberikan informasi terkait ide-ide inovatif di desa mereka, guna ditindaklanjuti oleh TPID dan TIK agar dapat menjadi sebuah model pembelajaran Bersama yang kemudian akan ditularkan tahun depan melalui Bursa Inovasi Desa. Adapaun ide inovasi yang ditawarkan desa sebanyak 158 ide inovasi, dengan rincian sebanyak 52 ide inovasi bidang infrastruktur, 79 menu bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi dan sebanyak 27 menu Bidang Sumber daya Manusia ditawarkan oleh desa. MAJU DESA RAKYAT SEJAHTERA .(ra)