MENYUSUN AGENDA KERJA, TPID SE-PESAWARAN ADAKAN RAKOR

pahawaang1
Rapat Koordinasi TPID Se Kabupaten Pesawaran

Pahawang, Kamis, 20 September 2018 Seluruh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) se Kabupaten Pesawaran melaksanakan Rapat Koordinasi Inovasi Desa di Pulau Pahawang Pesawaran. Selain TPID acara ini juga dihadiri oleh seluruh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pesawaran dan Tenaga Ahli Madya (TAM) PID Provinsi Lampung.

Rapat ini membahas agenda penting dalam pelaksanaan PID tahun 2018. Sebagai gambaran per September 2018 kegiatan PID di Kabupaten Pesawaran meliputi Sebagai kelanjutan kegiatan PID pada tanggal 25 Agustus dilaksanakan rapat Bersama Tim Inovasi Kabupaten dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa tahun 2018 pada tanggal 27 Agustus 2018 di Gedung Serba Guna Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran.

IMG-20181103-WA0067
Diskusi pada Rakor TPID se Kab.Pesawaran

Pada tanggal 13 sampai dengan tanggal 16 September 2018 dilaksanakan Pelatihan TPID seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran. Dan Pada tanggal 29 September 2018 dilaksanakan Rapat Koordinasi TPID se seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran di desa Pahawang Kecamatan Marga Punduh.

Tenaga Ahli Madya (TAM) PID Provinsi Lampung, Edi Sudrajat berharap pelaksanaan PID tahun ini lebih baik dari tahun 2017. Karena persiapan tahun ini lebih longgar dari tahun lalu. “Apalagi dengan potensi kelembagaan TPID yang ada di Pesawaran yang solid ini”, ujarnya lagi.

Riza Allatif, Koordinator TA P3MD Pesawaran menegaskan bahwa focusing kegiatan PID pasca Bursa adalah proses capturing dan replikasi. Pada proses ini diharapkan seluruh TPID menggunakan Kartu Ide dan Kartu Komitmen yang telah diserahkan dan dipilih desa pada saat pelaksanaan Bursa Inovasi Desa tanggal 27 Agustus yang lalu.

“Semua kegiatan harus terjadwal dan terlaksana secara runtut sesuai dengan tahapan Program Inovasi Desa (PID)”, tegasnya.

IMG-20181103-WA0062
sessi tanya jawab

Lebih fokus Priyono Sadewo. Tenaga Ahli TTG P3MD Pesawaran berharap seluruh TPID melaksanakan capturing dengan terlebih dahulu menyusun media pembelajaran agar innovasi yang dicapture akan mudah dipahami oleh siapapun yang ingin mempelajari dan mereplikasinya. (Ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *