MEMBANGUN DESA BERBASIs EKOLOGI ITU PENTING

Menteri Desa, PDTT , Bapak Abdul Halim Iskandar saat menjadi keynote speaker di Webinar Nasional yang bertema “Masa Depan Perlindungan Sumber Daya Alam Berbasis Desa Gambut dalam Pembangunan Nasional” yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor, pada Selasa, (30/06/2020).

Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar tegaskan komitmen untuk genjot pembanngunan desa dan dengan konsisten memperhatikan keseimbangan ekologi.

Hal tersebut disampaikan Abdul Halim Iskandar saat menjadi keynote speaker di Webinar Nasional yang bertema “Masa Depan Perlindungan Sumber Daya Alam Berbasis Desa Gambut dalam Pembangunan Nasional” yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor, pada Selasa, (30/06/2020).

Gus Menteri, sapaan akrabnya menekankan, perencanaan pembangunan di desa, baik oleh Kepala Desa dan seluruh warga masyarakat desa jangan sekali-kali melenceng dari akar budaya dan adat istiadat masyarakat yang ada.

“Di mana-mana selalu saya ingatkan, pembangunan desa harus senantiasa bertumpu pada akar budaya dan adat istiadat yang ada,” uUngkap Gus Menteri

Menurut Gus Menteri, berbagai hal yang ada di desa selalu ada yang disebut dengan ilmu titen.

“Ilmu titen itu ilmu yang dikembangkan oleh nenek moyang kita berdasarkan pada berbagai fenomena dan kejadian alam yang terjadi secara konstan dan kemudian diambil kesimpulan menjadi sebuah teori. Teori ilmu titen ini juga bagian dari keseimbangan ekologi,” ujar Pria Kelahiran Jombang ini.

Gus Menteri mencontohkan teori ilmu titen yang ada di Gunung Merapi dan diyakini sebagai bagian dari keseimbangan ekologi.

“Misalnya cerita tentang gunung Merapi yang mau memuntahkan lava-nya, warga masyarakat melihat berbagai situasi alam, keluarnya berbagai binatang yang selama ini tidak pernah keluar, tidak pernah turun, tiba-tiba menampakkan diri. Berarti ada situasi di luar sepengetahuan warga tetapi merupakan bagian dari keseimbangan ekologi,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Gus Menteri menjelaskan terkait dengan strategi pembangunan desa berekosistem gambut yang dilakukan Kemendes PDTT selama ini sesuai dengan Indeks Desa Membangun (IDM), komponen yang lebih berpengaruh terhadap status Desa berekosistem gambut ialah dimensi ekologi yang terus menerus menjadi fokus perhatian Kemendes PDTT.

“Desa yang ada di wilayah gambut kurang lebih ada sekitar 333 Desa dari 74.953 Desa. Jadi cukup besar, cukup banyak dan cukup luas. Tentu ini juga menjadi perhatian tersendiri dari Kemendes PDTT, karena memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan desa-desa yang ada di Indonesia,” ungkapnya

Di sisi lain, Gus Menteri juga menegasakan tugas utama Kemendes PDTT dalam percepatan pembangunan desa di dalam penentuan skala prioritas penggunaan dana desa. Harapannya di tahun 2021 nanti, peraturan yang dikeluarkan oleh Kemendes PDTT betul-betul sesuai dengan berbagai permasalahan yang ada di desa.

“Kita ingin agar regulasi yang terkait dengan skala prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 betul-betul berbasis pada permasalahan yang ada di desa. Tentunya ini butuh dukungan dari berbagai pihak utamanya dari para pakar, para pengamat dan para ahli, agar kita betul-betul fokus dan dana desa memiliki daya ungkit yang efektif dan efisien ketika prioritasnya memang betul-betul difokuskan sesuai dengan permasalahan di desa,” Pungkas Gus Menteri (Red)

release dari :Rifqi/Kemendes PDTT

kades HURUN BAGIKAN BLT DD, kpm bukan penerima bansos lain

Sambutan Kepala desa Hurun,Bapak Aminudin saat penyaluran BLT Dana Desa di Balai Desa setempat (27/06/2020)

Hurun –  Berbarengan dengan Desa Sukajaya Lempasing, Pemerintah Desa Hurun menyalurkan BLT Dana Desa kepada warganya yang terdampak Covid-19, Sabtu (27/06/2020)

Aminudin, Kepala Desa Hurun Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyatakan Sebanyak 154 Kepala Keluarga terdampak selain  Penerima Progran Keluarga Harapan (PKH), Non Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Non Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ditetapkan sebagai Penerima BLT Dana Desa di Desa Hurun.

Saya minta kepada warga penerima manfaat bantuan BLT DD di desanya, agar tidak menggunakan untuk hal yang kurang penting.Gunakan yang tepat guna, sesuai tujuan pemerintah yaitu meringankan beban ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhan dimasa sulit  ini, ” kata Aminudin

Dalam kesempatan itu, Aminudin juga menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Pesawaran yang  komitmen terhadap penyaluran BLT Dana Desa , sehingga BLT Dana Desa benar-benar dapat meringankan beban ekonomi masyarakat

Sekcam Teluk Pandan, Hadi Jaya Kusuma mewakili Bupati Pesawaran, menyatakan, BLT Dana Desa tersebut merupakan hasil dari peralihan anggaran desa, yang semula disusun untuk pembangunan dan pemberdayaan, harus di alihkan demi membantu kesulitan ekonomi warga saat ini

“Sebagaimana pesan Bapak Bupati Pesawaran, Saya menghimbau warga untuk senantiasa mempergunakan bantuan tersebut  dengan baik dengan bijak dan sesuai dengan prioritas. Semoga BLT Dana Desa ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah wabah covid 19 ini”. Harapnya.

Hadi Kusuma juga  meminta masyarakat untuk selalu jaga kesehatan dan tetap mematuhi anjuran pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona,  dan semoga kondisi ini cepat berlalu. (red). 

DARI 1280 KK, SEBANYAK 151 WARGA PASAR BARU DAPAT BLT DD

Camat Kedondong, Bapak Minak Yakin,MM memebrrikan arahan pada acara penyaluran BLT DD di desa setempat (27/06/2020)

Pasar Baru.  Sabtu (27/06/2020), Di Balai Desa Pasar Baru Pukul 09.00 WIB, Pemerintah Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran , melakukan penyaluran BLT Dana Desa kepada 151 Kepala Keluarga.

Firmansyah , Kepala Desa Pasar Baru menyatakan mengatakan bahwa proses penyaluran BLT Dana Desa ini sudah lama dilakukan, mulai dari pembentukan tim pendata, pendataan, musyawarah desa, terbitnya Peraturan Kepala Desa terkait Keluarga Penerima Manfaat(KPM), kemudian di SK kan oleh Bupati.

“Alhamdulillah hari ini yang disalurkan langsung kepada warga masyarakat. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp. 600.000,- setiap bulannya dalam jangka waktu 3 bulan (April, Mei,Juni ) Tahun 2020 ini”.Terangnya.

Minak Yakin , Camat Kedondong dalam sambutannya menyatakan bahwa BLT Dana Desa Ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa  untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Dana Desa di peruntukkan bagi warga yang tidak tersentuh bantuan yang tidak masuk pada Data DTKS, serta memang betul-betul membutuhkan akibat wabah pandemi Covid-19.” Ucapnya lebih lanjut.

“Saya berharap bantuan BLT dana Desa yang di terima oleh masyarakat khususnya Masyarakat Desa Pasar Baru, tersalur pada masyarkat memang betul-betul membutuhkan dan tepat sasaran”.Tegasnya.


Camat Kedondong, Bapak Minak Yakin,MM dan Kades Pasar Baru,Bapak Firmansyah
memberikan BLT DD di desa setempat (27/06/2020)

“Pesan Bupati Pesawaran agar masyarakat penerima manfaat BLT Dana Desa  menggunakan bantuan dengan bijak dan cermat untuk membantu menopang ekonomi masyarakat ditengah pandemi covid 19 yang belum berakhir ini. Selain itu Bupati Pesawaran juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat, dan menerapkan social distancing dalam kehidupan new normal ditengah pandemi covis 19 kita hadapi saat ini”.  Ujar Pak Camat lagi.

Risna Wahyudi, Pendamping Lokal Desa setempat menyampaikan, di Desa Pasar Baru ada Sebanyak 1280 Kepala Keluarga. Sebanyak 151  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa telah dibahas melalui Musyawarah Desa, disahkan melalui Peraturan Kepala Desa dan di sahkan oleh Bupati Pesawaran. Sedangkan untu bantuan sosial lainnya adalah  Penerima  PKH sebanyak 171  Kepala Keluarga, Penerima BPNT sebanyak 195 Kepala Keluarga, dan BST Dana Desa sebanyak 260 Kepala Keluarga (red)

KERJA KERAS TIM PENDATA, 271 WARGA SUKAJAYA LEMPASING DAPAT BLT DD

Kepala Dinas PMD Pesawaran, Bapak.Drs.M.Zuriadi,MM memberikan sambutan pada acara penyerahan BLT DD di Desa Sukajaya Lempasing (27/06/2020)

Sukajaya Lempasing–. Mewakili Bupati Pesawaran, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran, M.Zuriadi membagikan langsung BLT Dana Desa  di Desa Sukajaya Lempasing,  Sabtu, (27/06/2020) pukul 09.00 kepada 271 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Balai Desa setempat.

Turut hadir pada acara ini Kabid PMD, Camat Teluk Pandan, Kepala Desa dan Perangkat Desa Sukajaya Lempasing, BPD dan tokoh masayarakat serta Pendamping Desa.

Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Zainuri menyampaikan, proses pendataan KPM BLT Dana Desa ini  sangat panjang, terjadi beberapa kali perubahan.

“Pada awalnya pendataan yg di lakukan tim relawan, jumlah KPM  berjumlah 500 Kepala Keluarga, namun seiring dengan bantuan sosial lainnya yang pemanfaatnya baru disampaikan ke desa, maka  setelah tim verifikasi yang bekerja siang malam akhirnya didapatkan 271 Kepala Keluarga yang menjadi KPM BLT Dana Desa di Sukajaya Lempasing. Inipun  sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan”. Ujar Zainuri.

Kepala Dinas PMD Pesawaran, Bapak.Drs.M.Zuriadi,MM bersama Camat Teluk Pandan,Bapak Zulkifli Nuh,SE dan Kades Sukajaya Lempasing,Bapak Zainuri menyerahkan BLT DD kepada warga setempat (27/06/2020)

Zainuri juga menyampaikan bahwa KPM mendapatkan buku rekening dan ATM dari BRI, sehingga pengambilannya tidak akan berdesak-desakan dan berbarengan. KPM tinggal memilih akan mengambil uangnya dimana dan kapan tanpa harus takut mengantri, sehingga bisa mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan.

Kepala Dinas PMD dalam sambutannya mewakili Bupati Pesawaran, menyatakan, BLT Dana Desa tersebut senilai Rp 600 ribu per bulan untuk satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini adalah berasal APBDes Desa Sukajaya Lempasing.

“Bantuan tersebut diambil dari Dana Desa  yang awalnya digunakan pembangunan fisik dan kegiatan Pemberdayaan. Karena untuk kepentingan masyarakat, di masa wabah Covid 19 yang terdampak secara ekonomi, maka pemerintah desa menggeser belanja dalam APBDesnya menjadi BLT Dana Desa”. Jelas Zuriadi.

“Bantuan ini diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19. “Saya pun berharap pada warga yang mendapatkan BLT Dana Desa agar dapat menggunakannya dengan tepat,” katanya lagi.

“Ayo belanjakan sesuai dengan kebutuhan pangan. Ayo belanja di toko-toko atau warung  di desa kita, agar perekonomian desa ini mulai pulih dan membaik”.Harap Zuriadi lagi.

Sementara Camat Teluk Pandan, Zulkifli Nuh menghimbau kepada masyarakat Pesawaran untuk selalu mematuhi protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah terkait penanganan covid19.

“Menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar  kita semua mengikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa. Terapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan hindari kontak fisik serta hindari kerumunan, Ayo kita putus mata rantai virus corona, kita semua berdoa dan sekali lagi kita harapkan kepada seluruh masyarakat untuk terus mengikuti apa yang dia sampaikan pemerintah tentang pencegahan virus corona. Tradisikan hidup bersih dan hidup sehat”. Ajak Camat yang supel dan merakyat ini.(red).

di sukabanjar 147 kpm terima blt dd

Sukabanjar — Di Balai Kantor Desa Sukabanjar Kecamatan Gedongtataan Kabupaten.Setempat,Sabtu (27/06/2020), Pemerintahan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran,menggelontorkan BLT Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak wabah covid 19 atau Covid-19 sebanyak 147 Kepala Keluarga (KK).

Disaksikan Kepala Desa,Aparatur Desa, Pendamping Desa (PD) Pendamping Lokal Desa (PLD),Bhabinkamtibmas,dan Babinsa setempat.

Dariyanto, Kepala Desa Sukabanjar menyampaikan bahwa proses penyaluran BLT Dana Desa ini juga dilakukan dengan proses yang panjang. Kepala Desa telah membentuk Tim Pendata, melakukan musyawarah desa dan mengelurakan Peraturan Kepala Desa terkait Keluarga Penerima Manfaat BLT DD, yang kemudian disahkan oleh Bupati. Proses yang agak lama ada pembuatan rekening Pemanfaat di BRI.

Kasi PMD Gedongtataan, A.Syafik, dalam sambutannya menyampaikan pembagian BLTDana Desa  sesusi dengan   Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Periotas pembangunan desa tahun 2020.Menjadi Peraturan Menteri Desa PDTT No 6 tahun 2020 tentang Perubahan PermenDes PDTT.tentang Prioritas pengunaan Dana Desa tahun 2020, yaitu dilakukan dengan cara non tunai melalui rekening. BLT Dana Desa ini  nilainya  Rp 600.000 per kepala keluarga setiap bulannya selama tiga bulan.

“Bapak Bupati Pesawaran berpesan agar BLT Dana Desa ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Semoga BLT Dana Desa ini membantu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di situasi wabah covid 19 ini”. Ujar Syafik.(red).

KPM DIBAGI BLT DD OLEH KADES IRHAM

Sekdis PMD,Bapak Drs.Nur Asikin,MIP, Camat Kedondong,Bapak Minak Yakin,MM dan Kades Kertasana,Bapak Irhamsyah dalam penyaluran BLT DD di desa setempat,(26/06/2020)

Kertasana, –  Pemerintah desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, membagikan Bantuan Lansung Tunai (BLT) Dana Desa kepada 191 Kepala Keluarga (KK) miskin .

Kegiatan ini dipusatkan  dikantor desa setempat, Jum’at, 26/06/2020. Hadir dalam acara ini Camat Kedondong, Dinas PMD Pesawaran, BRI, BPD, Babinsa, Babinkantibmas dan Pendamping Desa

Irhamsyah, Kepala Desa Kertasana  menyampaikan bahwa proses seleksi Keluarga Penerima Manfaat BLT Dana Desa ini sangat panjang; mulai dari pembentukan Tim Pendata, verifikasi mulai dari tingkat RT sampai tingkat desa melalui musyawarah desa, hingga disampaikan ke Kabupaten untuk mendapatkan SK dari Bapak Bupati, yang paling panjang prosesnya yaitu menentukan kelayakan penerima, dan pencocokan nama penerima bantuan antara BLT dengan bantuan yang bersumber dari pemerintah lainnya.


Sekdis PMD,Bapak Drs.Nur Asikin,MIP, bersama Camat Kedondong,Bapak Minak Yakin,MM dan Kades Kertasana,Bapak Irhamsyah membagikan BLT DD di desa setempat,(26/06/2020)

“Dari Proses yang panjang itu akhirnya sebanyak 191 Kepala Keluarga (KK) Desa Kertasana , Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran menjadi KPM  BLT-Dana Desa. Sedangkan yang lainnya telah dicover sebagai penerima manfaat program jaminan sosial lainnya”. Jelasnya.

Dalam sambutannya, Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin mengatakan bahwa BLT Dana Desa dapatkan agar dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang lebih produktif, karena bantuan yang diterima hanya sementara dengan menunda beberapa kegiatan dalam APBDes tahun anggaran 2020.

“Kepala Desa melalui Tim Relawan Lawan Covid-19 bersama dengan Tim Pendampin Desa Kecamatan Padangcermin sudah sangat maksimal dalam memfasilitasi proses penyaluran BLT-Dana Desa sampai dengan pembagian buku rekening hari ini”. Ujarnya.

Minak Yakin, Camat Kedondong mengatakan Bantuan ini diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19. Saya pun berharap pada warga yang mendapatkan BLT Dana Desa agar dapat menggunakannya dengan tepat.

“Menyampaikan pesan Bupati Pesawaran,Bapak Dendi Ramadhona, sya menghimbau kepada masyarakat Pesawaran untuk selalu mematuhi protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah terkait penanganan covid19. (red)

BLT DD DIBERIKAN KADES SUGIYANTO KEPADA 227 KPM

Kepala Desa cipadang, Bapak sugiyanto bercama Camat Gedongtataan memebrikan BLT DD di Balai Desa setempat, (27/06/2020)

Cipadang – Bupati Pesawaran diwakili M.Iqbal  Camat Gedongtataan, menyalukan BLT Dana Desa di Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan  pada Sabtu (27/06/2020) di Balai Desa setempat.

Pembagian dana desa ini di  dihadiri Camat Gedong Tataan,  Kades Cipadang, Pendamping Desa,  Pendamping Lokal Desa,   Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

M.Iqbal menyatakan,  bahwa yang mendapatkan BLT Dana Desa adalah Masyarakat Desa yang memenuhi syarat dan kriteria dan belum menerima bantuan baik PKH, BPNT, KP dan bantuan yang lainya.

“Metode penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara non tunai (cashless) untuk menjaga akuntabilitas dan kepastian sampai kepada Keluarga Penerima Manfaat(KPM) tanpa potongan”. Jelasnya pada penyaluran BLT Dana Desa di Cipadang.


Dikesempatan tersebut tidak lupa Drs. M. Iqbal MM mengingatkan warga agar tetap mematuhi instruksi pemerintah, menjalankan Social Distancing, wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan.

Kepala Desa Cipadang,  Sugiyanto  mengatakan penerima manfaat  BLT-Dana Desa ini dibagikan kepada 226 KK yang ada di Desa Cipadang  dengan nilai bernilai Rp.600.000 per KK selama tiga bulan. Proses penentuan pemanfaat sudah cukup panjang dilakukan sesuai petunjuk yang diberikan Kementrian Desa dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

“Dengan adanya wabah Covid-19, Desa Cipadang sendiri telah mengalihkan beberapa anggaran-anggaran fisik maupun yang lainnya untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Maka di tahun ini tidak ada pembangunan fisik di Desa Cipadang seperti biasanya”. Ujar sugiyanto.

Sugiyanto juga mengatakan, ditengah Pandemi covid-19 seluruh masyarakat terkena dampaknya termasuk masyarakat di Desa Cipadang, terkhusus masalah ekonomi. Untuk itu penyaluran BLT Dana Desa harus berjalan dengan benar dan tepat sasaran. Berikan kepada mereka yang benar-benar kesulitan dan paling merasakan dampak covid-19 saat ini.

“Tolong agar bantuan ini dipergunakan sebaik-baiknya. Saya juga mengingatkan agar keluarga penerima manfaat semua tetap ikuti anjuran pemerintah untuk di rumah saja. Dengan cara itulah kita akan memutus mata rantai penyebaran pandemi ini, olehnya itu pemerintah memberikan sejumlah bantuan,” Harapnya. (red)

DAPAT BLT DD, KPM SINAR HARAPAN UCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMERINTAH

Camat Kedondong, Bapak Minak Yakin,MM bersama Kepala Desa Sinar Harapan,Bapak Bagus,Giyarto menyalurlan BLT DD di Balai desa setempat (

Sinar Harapan. “Saya ucapkan rasa terimaksih kepada Pemerintah yang telah memberian BLT Dana Desa ini. Dalam kondisi susah ini akan saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur dan makanan buat keluarga. Sungguh ini sangat membantu sekali”.Ujar Dina Maryanti, salah Satu KPM BLT DD, saat menerima BLT DD di Desa Sinar Harapan Kecamatan Kedondong.

Kepala Desa Sinar Harapan, Bagus Giyarto menyerahkan BLT Dana Desa kepada 155  Keluarga Penerima Manfaat (KPM)   dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, Desa Sinar Harapan Tahun 2020 pada Jumat (26/06/2020), di Aula Desa Sinar Harapan,

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala  Dinas PMD, Bank BRI Unit Kedondong, Camat Kedondong, Kepala Desa Sinar Harapan, BPD, Perangkat Desa dan Tim Pendamping Profesional P3MD Kabupaten Pesawaran.

Kepala Desa Sinar Harapan, Bagus Giyarto    BLT Dana Desa bersumber dari APBDes Desa Sinar Harapan 2020, yang  diambil dari Dana Desa  yang awalnya digunakan pembangunan fisik dan kegiatan Pemberdayaan.

“Karena untuk kepentingan masyarakat, di masa wabah Covid 19 yang terdampak secara ekonomi, maka pemerintah desa menggeser belanja dalam APBDesnya menjadi BLT Dana Desa”.Terangnya.

“Pemerintah Desa Sinar Harapan telah menetapan Masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kepada 155  Kepala Keluarga hasil. Data KPM ini juga telah di SK kab Bupati”. Terangnya lagi.

Bagus juga berharap agar penerima manfaat BLT Dana Desa dapat menggunakan bantuan untuk pemenuhan kebutuhan prioritas dalam pemenuhan gizi di saat wabah seperti ini.

Minak Yakin, Camat Kedondong menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Romadhona, agar masyarakat   tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan Pemerintah, dengan mencuci tangan Jaga Jarak dan diwajibkan untuk memakai masker untuk mengantisipasi merebaknya Covid 19 di Desa Sinar Harapan.

“Ikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa. Terapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan hindari kontak fisik serta hindari kerumunan” Tegas Minak lagi.

Kepada redaksi Kepala Dinas PMD,  M.Zuriadi  menyatakan sesuai dengan Peraturan Menteri Desa nomor 6 tahun 2020, penyerahan BLT hari ini dilakukan secara non tunai, masing-masing KPM mendapatkan buku rekening dan ATM.  

“Dengan non tunai Pemerintah Desa akan jauh dari prasangka buruk dalam penyerahan BLT Dana Desa, semua KPM dipastikan akan mendapatkan haknya 100 persen tanpa adanya potongan apapun. Selain itu dengan adanya rekening dan ATM, masyarakat secara tidak sadar akan terbiasa menabung, dan akan mengambil uang sesuai dengan kebutuhan mendesak di masa wabah covid 19 ini”. Terangnya.

“Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat sebesar Rp. 600.000,. Per Keluarga selama 3 bulan mendatang. Untuk itu semua masyarakat penerima harus menggunakan bantuan ini dengan bijak, sesuai dengan kebutuhan prioritas dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari”. Jelasnya lagi.red).

KPM PEKONDOH DAPAT BLT DD DARI KADES FIRLI

Prosesi penyaluran BLT DD kepada KPM di Desa Pekondoh (27/06/2020)

Pekondoh –Pemerintah Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima menyalurkan BLT Dana Desa di Balai Desa Pekondoh, Rabu, (24/06/2020). Turut hadir pada acara ini Dinas PMD, Camat Way Lima, Kepala Desa dan Perangkat Desa Pekondoh, BPD dan tokoh masayarakat serta Pendamping Desa.

Kepala Desa Pekondoh, Firlizanni  mengatakan melalui proses yang sangat panjang akhirnya pembagian BLT Dana Desa dapat dilakukan.

“Penentuan KPM ini sudah melewati proses yang panjang. Salah satunya adalah menghindari terjadinya tumpeng tindih dengan pemanfaat bantuan sosial lainnya”. Terangnya. Pembagian BLT Dana Desa kami salurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 220 Kepala Keluarga yang telah memenuhi kriteria”. Ujarnya. .

Firlizanni juga menyampaikan, Total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah 220 Kepala Keluarga.

“KPM akan menerima BLT Dana Desa,ntuk setiap Kepala Keluarga adalah Rp.1.800.000,- yang akan disalurkan secara non tunai per-bulan Rp.600.000,- selama 3 (tiga) bulan. KPM akan mendapatkan buku rekening dan ATM”.Tambahnya lagi

Firlizanni  juga berharap, agar masyarakat penerima BLT-DD tahap pertama ini agar bisa membantu perekonomian yang terdampak akibat Covid-19 dan BLT-DD diharapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat.

“Semoga bisa membantu perekonomian warga yang terdampak Covid-19 dan bisa bermanfaat sehingga dapat meringankan beban masyarakat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka,” ucapnya.

Camat Way Lima, Syukur Saliyak, S.Ag MM mengatakan penyaluran BLT Dana Desa ini adalah berkat kerjasama pemerintah desa dengan pihak BRI. Untuk itu  saya meminta pihak BRI agar bisa memberikan pelayanan yang baik bagi Desa dan KPM dalam penyaluran BLT Dana Desa ini.

“Menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Romadhona, Saya mengajak warga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat demi menghindari diri dari wabah covid19.  (red)

WARGA SUKADADI Harap GUNAKAN BLT DD UNTUK KEBUTUHAN PRIORITAS

Prosesi penyaluran BLT Dana Desa di Desa Sukadadi – Gedongtataan, Jumat (26/06/2020)

Sukadadi– Pemerintahan Desa Sukadadi Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga desa setempat. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di Balai Desa setempat, Sabtu,  (27/06/2020),

Rudi Maryoto, Kepala Desa Sukadadi menyampaikan, Total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah 103 Kepala Keluarga.

“KPM akan menerima BLT Dana Desa,untuk setiap Kepala Keluarga adalah Rp.1.800.000,- yang akan disalurkan secara non tunai per-bulan Rp.600.000,- selama 3 (tiga) bulan. KPM akan mendapatkan buku rekening dan ATM”.Tambahnya lagi

Kepada redaksi Kepala Dinas PMD Pesawaran, M.Zuriadi menyampaikan BLT Dana Desa merupakan kegiatan Penanganan Permasalahan Dampak Ekonomi dari Pademi Covid-19. BLT Dana Desa berasal dari APBDes Perubahan Desa Sukadadi Tahun Anggaran 2020. Tahun ini kegiatan pembangunan dan dan pemberdayaan di desa ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, karena belanja dalam APBDes telah dirubah oleh Pemerintahan Desa untuk kegiatan penangananan wabah Covid-19 dan BLT Dana Desa.

“Maka, Saya menyampaikan pesan Bapak Bupati Pesawaran  agar masyarakat bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dipakai untuk membeli kebutuhan pokok dan jangan digunakan untuk membeli barang yang sifatnya tidak perlu. Walaupun tidak banyak, semoga BLT Dana Desa ini dapat meringankan warga masyarakat di masa wabah covid 19 ini”.Tegasnya.

Sementara M.Iqbal, Camat Gedongtatan menyampaikan bahwa penentuan KPM ini sudah melewati proses yang panjang. Salah satunya adalah menghindari terjadinya tumpang tindih dengan pemanfaat bantuan sosial lainnya.

“Penyaluran BLT Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat(KPM) dilakukan secara non Tunai.KPM mendapatkan buku rekening dan ATM dari BRI, sehingga pengambilannya tidak akan berdesak-desakan dan berbarengan. KPM tinggal memilih akan mengambil uangnya dimana dan kapan tanpa harus takut mengantri, sehingga bisa mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan”. Terang Iqbal.

 “Ikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa. Terapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan hindari kontak fisik serta hindari kerumunan, Ayo kita putus mata rantai virus corona, kita semua berdoa dan sekali lagi kita harapkan kepada seluruh masyarakat untuk terus mengikuti apa yang dia sampaikan pemerintah tentang pencegahan virus corona. Tradisikan hidup bersih dan hidup sehat”. Ajak Camat senior ini. (red).