280 JUTA DARI APBDES KUTO DALOM UNTUK 156 KPM

Prosesi Penyerahan BLT DD kepada masyarakat di desa Kuto Dalom Way Lima (03/07/2020)

Kuto Dalom– 156 warga Desa Kuto Dalom, Kecamatan Way Lima yang terdampak Covid-19, Jumat,(03/07/2020).mendapatkan BLT Dana Desa dari Pemerintahan desa setempat.

Hadir dalam acara ini Camat Waylima, Dinas PMD Pesawaran, BRI, BPD, Babinsa, Babinkantibmas dan TAPM, Pendamping Desa,dan Pendamping Lokal Desa.

Kepala Desa Kuto Dalom, Bahrain   menjelaskan, bahwa untuk menentukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa tersebut dilakukan dengan proses cukup panjang, Bahkan telah mengalami perubahan beberapa kali. Akhirnya ditetapkan 156 KPM dengan alokasi Dana BLT Dana Desa sebanyak Rp.280.800.000,- dari APBDes Desa Kuto Dalom.

 “Saya berharap dengan proses ini, KPM BLT benar-benar akurat, tepat sasaran dan tidak tumpeng tindih dengan program lain. Saya berikan wewenang penuh kepada Tim Pendata dan  Musyawarah Desa untuk memutuskannya”. Jelas Kades lagi.

Keterlambatan penyaluran BLT Dana Desa ini sepenuhnya adalah lambannya pembuatan rekening di BRI.

“Kami sudah lama menyampaikan data calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa “. Ujar Bahrain .

Sementara Syukur Syaliak, Camat Way Lima menyampaikan bahwa penentuan KPM ini sudah melewati proses yang panjang. Salah satunya adalah menghindari terjadinya tumpang tindih dengan pemanfaat bantuan sosial lainnya.

“Penyaluran BLT Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat(KPM) dilakukan secara non Tunai.KPM mendapatkan buku rekening dan ATM dari BRI, sehingga pengambilannya tidak akan berdesak-desakan dan berbarengan. KPM tinggal memilih akan mengambil uangnya dimana dan kapan tanpa harus takut mengantri, sehingga bisa mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan”. Terang syukur.

Senada dengan Camat Way Lima, Kepala Dinas  PMD, M.Zuriadi juga menyatakan, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan dengan metode non tunai. Maka, KPM akan mendapatkan Buku Rekening dan ATM. Dengan non tunai, pemerintahan desa akan jauh dari  hal-hal yang tidak diinginkan terkait pelaksanaan BLT Dana desa ini.

“Dengan rekening  dipastikan hak KPM tidak akan dikurangi atau dipotong satu rupiah pun”.Ujar Zuriadi menegaskan.

Mewakili Bupati Pesawaran, Zuriadi menyampaikan bahwa Wabah Covid-19 ini telah melanda dunia, Indonesia bahkan berdampak pada kehidupan di Kabupaten Pesawaran. Bukan hanya dampak kesehatan dan  psikologis yang menyerang warga, tetapi juga dampak ekonomi masyarakat sdah mulai terasa saat ini.

“Bapak Bupati, Dendi Ramadhona mengapresiasi penyaluran BLT Dana Desa ini dan Beliau berpesan kepada masyarakat agar BLT Dana Desa ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan prioritas saat penyebaran penyakit menular Covid 19, dan dapat menghidupkan kembali roda perekonomian di desa.”. Terangnya lagi.

Zuriadi juga menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar masyarakat senantiasa dapat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, jangan sampai mengabaikan himbauan Pemerintah yang nantinya dapat berdampak menimbulkan keresahan untuk orang banyak. Biasakan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat’ pakai masker ketika diluar rumah, pakai masker ketika bertemu dengan orang lain, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun.

“Semoga bantuan yang diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemic”, Harap Zuriadi lagi Covid-19. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *