SESUAI KRITERIA, 155 WARGA SINDANG GARUT DAPAT BLT DD

Kepala Dinas PMD,Bapak Drs.M.Zuriadi,MM bersama Camat Waylima,Bapak Sukur Saliak,MM, Korprov KPW II Lampung,Bapak Mashuri,SP, Kepala Desa Sindang Garut,Bapak Kasiyo menyerahkan BLT DD di balai Desa setempat (07/07/2020)

Sindang Garut– Pemerintah Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima menyalurkan BLT Dana Desa  Balai desa setempat, Selasa (07/07/2020). Penyaluran BLT Dana Desa ini adalah penyaluran final dari 144 desa di Kabupaten Pesawaran.

Turut hadir dalam acara ini, Dinas PMD, KPW II Lampung, TAPM Pesawaran, Kepala Desa,Aparatur Desa, Pendamping Desa (PD) Pendamping Lokal Desa (PLD),Bhabinkamtibmas,dan Babinsa setempat.

Kepala Dinas  PMD, M.Zuriadi, Mewakili Bupati Pesawaran, menyampaikan bahwa Wabah Covid-19 ini telah melanda dunia, Indonesia bahkan berdampak pada kehidupan di Kabupaten Pesawaran. Bukan hanya dampak kesehatan dan  psikologis yang menyerang warga, tetapi juga dampak ekonomi masyarakat sudah mulai terasa saat ini.

“Komitmen Bupati Pesawaran dalam rangka mengurangi beban masyarakat akibat dampak covid-19 ini adalah penyaluran bantuan sosial dari beliau, termasuk penyaluran BLT Dana Desa yang  dilakukan pada 144 Desa se Kabupaten Pesawaran. Dan Alhamdulillah seluruh desa di Kabupaten Pesawaran sudah mennyalurkan  BLT Dana Desa. Ini adalah bentuk kerja nyata Bupati Pesawaran untuk masyarakat Pesawaran” .Jelasnya.

M.Zuriadi juga menyatakah, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan dengan metode non tunai. KPM akan mendapatkan Buku Rekening dan ATM. Dengan non tunai, pemerintahan desa akan jauh dari  hal-hal yang tidak diinginkan terkait pelaksanaan BLT Dana desa ini.

“Dengan rekening  dipastikan hak KPM tidak akan dikurangi atau dipotong satu rupiah pun”.Ujar Zuriadi menegaskan.

Terkait KPM BLT Dana Desa, Zuriadi menyatakan bahwa KPM adakah bukan penerima manfaat dari bantuan sosial lainnya, dan proses pendataannya telah dilakukan serius oleh Tim Pendata di desa di bawah kendali  dari Kepala Desa.

 “ BLT Dana Desa ini sudah mempunyai syarat aturan dari pemerintah untuk memverifikasi data penerima, dan kepala desa kemudian melakukan musyawarah desa guna menghindari dobel pemanfaat dengan bantuan sosial lainnya,  dan musyawarah harus melibatkan BPD dan desa termasuk pemantauan yang dilakukan pihak Kecamatan untuk menghindari kecemburuan sosial di masyarakat,” Terangnya lagi. 

Sementara Kepala Desa Sindang Garut, Kasiyo, mengatakan, kegiatan penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sebanyak 155 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan kriteria sesuai dengan petunjuk dari Kementrian Desa yang kemudian dibahas dalam musyawarah desa (Musdes) bersama dengan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), di sahkan dengan Peraturan Kepala Desa dan di sahkan melalui surat Keputusan Bupati. Kemudian proses selanjutnya diserahkan ke BRI untuk pembuatan rekening KPM.

“ BLT Dana Desa ini di salurkan secara non tunai melalui rekening bank BRI penerima BLT-DD untuk 3 bulan berjumlah Rp.1.800.000 per KPM dengan total BLT-DD yang disalurkan kepada 155 KPM.Setiap KPM BLT Dana Desa ini akan menerima per bulan nya sebanyak Rp.600.000, dengan total Rp.1.800.000 per KK untuk tiga bulan” Terangnya lagi.

Kasiyo juga berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat dan terutama bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari .

Mashuri, Koordinator Program KPW II Lampung yang turut hadir dalam kegiatan mengatakan, BLT Dana Desa tersebut senilai Rp 600 ribu per bulan untuk satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini adalah berasal Dana Desa yang masuk pada pendapatan APBDes Desa.

“Bantuan tersebut diambil dari Dana Desa  yang awalnya digunakan pembangunan fisik dan kegiatan Pemberdayaan. Karena untuk kepentingan masyarakat, di masa wabah Covid 19 yang terdampak secara ekonomi, maka pemerintah desa menggeser belanja dalam APBDesnya menjadi BLT Dana Desa”. Jelasnya.

Sementara, Camat Way Lima, Syukur Saliak menghimbau agar bantuan yang diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap kepada masyarakat, bantuan dampak Covid-19 ini digunakan bukan untuk pesta pora, namun untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga bisa bermanfaat dan semoga Covid-19 cepat berakhir,” ucapnya.

Syukur juga menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar masyarakat senantiasa dapat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, jangan sampai mengabaikan himbauan Pemerintah yang nantinya dapat berdampak menimbulkan keresahan untuk orang banyak. Biasakan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat’ pakai masker ketika diluar rumah, pakai masker ketika bertemu dengan orang lain, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun.(red)