TAPM P3MD PESAWARAN AKTIF MENINGKATKAN KAPASITAS PENDAMPING

In Service Training (IST) peningkatan kapasitas pendamping.di Balai Desa Pejambon-Negerikaton pada Jum’at (17/07/2020)

Pejambon. Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Program Pembangunan dan Pemberdayaan Desa(TAPM-P3MD) Kabupaten Pesawaran gencar melaksanakan In Service Training (IST) peningkatan kapasitas pendamping. Salah satunya adalah pada Jum’at (17/07/2020) Peningkatan Kapasitas terhadap Pendamping Desa(PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dari tiga kecamatan (Tegineneng, Negerikaton dan Gedongtataan) dilaksanakan di Balai Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon.

Pandemic Covid-19 tidak menjadi penghalang bagi TAPM-P3MD Pesawaran untuk meningkatkan kapasitas Pendamping. Sehingga acara Putaran kedua ini difasilitasi langsung oleh Lima TAPM yang konsen pada penguatan kapasitas, yaitu TA.PMD (Riza Allatif), TA.PP(Rosyidah), TA PED(YD Wulandari) ,TA.ID(Abdi Timur) dan TA.TA TTG(Priyono Sadewo). Masing-masing TA menyampaikan kebijakan pemerintah terkait perencanaan pembangunan Desa tahun 2021.

Kelima TA ini walaupun terikat dengan tupoksi, namun sangat konsern dalam menyukseskan program presiden,kementrian Desa, Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran terkait BLT Dana Desa di Kabupaten Pesawaran. Dengan serius kelima TA ini bersama seluruh PD,dan PLD se Kabupaten Pesawaran berjibaku membantu pemerintah daerah dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Pesawaran.Alhamdulillah seluruh KPM sdah mendapatkan Rekening BLT Dana Desa.

“Kami sangat aktif mensosialisasikan dan mengawal BLT Dana Desa dan Program pembangunan yang dicanangkan Bupati Pesawaran di Desa”.Ujar TA PMD.

Rosyidah Tenaga Ahli Perencanaan Partisipatif menyampaikan bahwa peran pendamping sebagai garda terdepan yang mengawal pelaksanaan UU Desa menjadi sangat sensitif, maka sebagai langkah kongkrit yang harus dimiliki oleh pendamping adalah meningkatkan kapasitas dirinya agar mempunyai kekuatan dan teknis pengelolaan mendampingi Desa dan masyarakat sebagai sasaran dampingannya agar cita cita yang diamanatkan oleh UU Desa bisa tersampaikan dan terkawal dengan Baik.

“Seorang pendamping desa harus memiliki kapasitas, apalagi dalam penyiapan perencanaan Desa tahun 2021 mendatan”.kata Perempuan yang akrab disebut Kak Ros ini.

Sementara TA TTG, Priyono Sadewo menyampaikan bahwa materi terkait  penggalian gagasan (masalah  dan potensi) desa sangat menarik, apalagi didasarkan dengan aturan main juknis juklak surat dan regulasi yg ada.


Peningkatan Kapasitas Pendampingan Desa yang dimaksud mencakup, Pengetahuan tentang kebijakan UU Desa, Keterampilan memfasilitasi pemerintah desa dalam mendorong tatakelola pemerintah desa yang baik, Keterampilan tugas-tugas teknis pemberdayaan masyarakat,  dan Sikap kerja yang sesuai dengan standar kompetensi pendamping dan tuntutan UU Desa.


Dalam meningkatkan kinerja pendampingan tercermin dari komitmen, tanggung jawab dan keterampilan untuk mewujudkan tatakelola desa yang mampu mendorong kemandirian pemerintah desa dan masyarakat melalui pendekatan partisipatif

Sebelumnya IST Peningkatan Kapasitas ini dilakukan pada 15/07/2020 di Desa Gebang Kecamatan Teluk Pandan dengan peserta dari seluruh Pendamping Kecamatan Punduh Pidada, Marga Punduh, Teluk Pandan, dan Padang Cermin. Untuk IST tahap terakhir akan dilaksanakan pada 20/07/2020 di Desa Gunung Rejo Kecamatan Way Ratai dengan peserta seluruh Pendamping dari Kecamatan; Waylima,Kedondong,Way Khilau dan Way Ratai(red)

MENATA ASET BUMDES, DESA NEGARA RATU WATES ADAKAN MUSYAWARAH

Musyawarah Desa terkait Asset Bumdes pada Sabtu,18/07/2020 di Balai Desa setempat

Negara Ratu Wates. Pemerintah Desa Negara Ratu Wates Kecamatan Tegineneng mengadakan Musyawarah Desa terkait Asset Bumdes pada Sabtu,18/07/2020 di Balai Desa setempat.

Acara ini dihadiri oleh Mantan Kepala Desa Negara Ratu Wates (Soihon Effendi), Mantan PJ. kades Negara Ratu Wates (Weni Maryana,SE),Kepala Desa Negara Ratu Wates Baru ( Suhaimi,SE),Kasie PMD Kec. Tegineneng ( Sugiyana, A.md) ,pengurus Bumdes,BPD,tokoh Masyarakat dan Pendamping Desa,

Menurut Sugiyana, Kasie PMD Kec. Tegineneng acara hari ini dimaksudkan untuk membahas mengenai asset Bumdes sejak thn 2017 sampai thn 2020 mengingat Bumdes merupakan wadah bagi desa untuk mengembangkan potensi ekonomi yang ada di desa

“ Ada beberapa unit usaha yang ada di Bumdes diantaranya adalah usaha Jasa sewa tarub dan soundsystem, Usaha Produksi keripik pisang, Usaha Jasa jahit menjahit. Dengan Musyawarah ini diharapkan masing-masing kegiatan dapat diinformasikan secara rinci, berapa  penyertaan modal nya, dan bagaimana kondisi pelaporan keuangannya”.Ujarnya lagi

Kepala Desa Negara Ratu Wates berharap BUMDes Kunang Jaya di Desa Negara Ratu Wates semakin berkembang dan dapat mensejahterakan pengurus khususnya dan masyarakat pada umumnya.(red)

WAMENDES BUDI ARIE; “MELALUI DESA DIGITAL, EKONOMI DESA AKAN KUAT”

Wamendes, Bapak Budi Arie Setiadi pada Jumat (17/7/2020), menjadi narasumber utama dalam kuliah online bertemakan “Digitalisasi Ekonomi Desa: Transformasi Menuju Indonesia Maju”.

Jakarta– Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tetinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi pada Jumat (17/7/2020), menjadi narasumber utama dalam kuliah online bertemakan “Digitalisasi Ekonomi Desa: Transformasi Menuju Indonesia Maju”.

Kegiatan ini disiarkan secara langsung di saluran Youtube Akademi Desa 4.0 mengungkapkan 5 aspek penting dalam digitalisasi ekonomi desa.

Wamendes, Budi Arie Setiadi menyatakan ada lima aspek penting dalam digitalisasi ekonomi desa, yaitu: Pertama, kebijakan atau regulasi. Budi Arie yang juga Ketua Umum Projo ini menempatkan aspek kebijakan atau regulasi menjadi aspek penting yang pertama lantaran payung hukum sangatlah penting dalam mendorong digitalisasi ekonomi desa.

Kemudian yang Kedua, infrastruktur. Wamendes PDTT menjelaskan, Kemendes PDTT telah menetapkan target pencapaian dukungan infrastruktur untuk 4 tahun kedepan dalam upayanya merealisasikan digitalisasi ekonomi desa”.Ujar Mantan Redaktur Pelaksana Majalah Suara Mahasiswa UI ini.

“Terkait infrastruktur ini, kami sudah bertemu dengan Telkom untuk melakukan ujicoba smart village atau Desa Pintar di Desa Kemuning, di Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Lumajang, dan di desa yang ada di Provinsi Yogyakarta”, tegasnya lagi.

Ketiga, kelembagaan. Budi Arie menekankan pentingnya peran kelembagaan dari mulai tingkat desa sampai pusat untuk mendukung digitalisasi ekonomi desa. Keempat, ekosistem.

“Yang tidak kalah penting lagi adalah yang Kelima, soal Sumber Daya Manusia (SDM) yang harus disiapkan untuk berperan aktif membangun ekosistem desa digital”. Tegas Pendiri dan mantan Jurnalis Mingguan Ekonomi Kontan ini. (Red)

BUMD “LABA JAYA” PESAWARAN BERIKAN SKILLING DAN UP SKILLING DI DESA -DESA

BUMD pesawaran di pimpin langsung oleh Manager Nurhudiman,SP dan Asisten Manager Operasional dan produksi Ir.Wawan Murtian kembali membuka kelas AKADEMIA DESAPOLITAN di desa Wiyono (17/7/2020)

Gedongtataan. Jum’at, 17/7/2020 Tepat di hari ulang tahun kabupaten pesawaran Ke-13 Divis Grouping Inovasi PIPPELTIM(Pertanian, Industri, Perdagangan, Pertambangan, Energi, Laboraturium, Teknologi, Infrastruktur dan Mineral) PERUSODA PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran di pimpin langsung oleh Manager Nurhudiman,SP dan Asisten Manager Operasional dan produksi Ir.Wawan Murtian kembali membuka kelas AKADEMIA DESAPOLITAN di desa Wiyono dengan memberikan Skilling dan up skilling pada materi Digital Marketing dan Pemantapan Pekerja Ngabdi Sosial(PNS) Mitra BUMD pesawaran.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memajukan gerak perekonomian PERUDSODA PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran bersama KABAG Perekonomian Merni Litha melaksanakan pembinaan dari desa ke desa. Salah satunya salah desa Wiyono di kecamatan gedong tataan yang memiliki sentra rumah produksi kerupuk rengginang.

Program Kelas Akademia Desapolitan salah satu bentuk pengabdian BUMD pesawaran untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar dapat berdaya saing di era digital dan di tiap perubahan zaman.
Kedepannya secara bertahap program akademia Desapolitan juga akan di kembangakan menjadi wahana pendidikan seutuhnya. Dan BUMD pesawaran juga telah menjajaki kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi Islam untuk mendirikan institute di kabupaten pesawaran Andan jejama.(red)