Category Archives: DESA TANGGAP COVID19

5 TAPM KOMITMEN FASILITASI BLT DD DI PESAWARAN

Tim TAPM Pesawaran, Pendamping Negerikaton bersama Bupati Pesawaran saat penyaluran BLT DD di Desa Tri Rahayu Negerikaton

Gedongtataan.  Salah salah wujud keseriusan di tengah Pandemi covid-19 ini adalah melaksanakan kerja-kerja kemanusian yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Demikian juga terkait implementasi pendampingan Desa terkait penggunaan Dana Desa dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Desa Nomor 8 tahun 2020, Peraturan Menteri Desa,PDTT nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan Permendes,PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. Sebagai penegasannya juga telah dikeluarkan Surat Edaran Bupati Pesawaran  Nomor :440/1831/IV.15/2020 tanggal 5 April 2020 tentang BLT Dana Desa. Untuk mengimplementasikan amanah di atas, Lima TAPM, yaitu TA.PMD (Riza Allatif), TA.PP(Rosyidah), TA PED(YD Wulandari) ,TA.ID(Abdi Timur) dan TA.TA TTG (Priyono Sadewo),  bersama seluruh PD,dan PLD se Kabupaten   berjibaku membantu pemerintah daerah dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Pesawaran.

Kelima TA ini Bersama Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa se Kabupaten Pesawaran aktif mengawal amanat di atas. Diawali dengan pembentukan Tim Relawan Covid-19, Sosialisasi dan Fasilitasi Perubahan APBDes yang Pro penanganan Covid-19, Sosialisasi dan edukasi pendirian Rumah Isolasi Desa, Fasilitasi Pembentukan Tim Pendata Keluarga Penerima Manfaat(KPM) BLT DD, mendorong pembuatan rekening bagi KPM dan kegiatan lainnya  sehingga akhirnya seluruh KPM mendapatkanBLT Dana Desa.

Tidak mudah memang mengawal program BLT Dana Desa ini, sehingga dapat mendarat dengan baik. Pasti ada tupoksi wajib yang tertunda beberapa saat. Karena Penyerapan BLT Dana Desa ini menjadi hal penting untuk mengukur kinerja pemerintah dalam penanganan dampak covid-19. Wajar kalau hal ini jadi prioritas dan perhatian kelima TA ini.

Selain itu Informasi terkait pembangunan desa terkhusus BLT Dana Desa juga intens  “dipublikasikan ke khalayak umum. Tercatat  lebih dari 261 informasi penanganan covid -19 tersampaikan melalui media online ataupun cetak.

Dengan publikasi diharapkan program Bapak Presiden Jokowi, Menteri Desa, Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran sangat berkomitmen dalam pembangunan desa, terkhusus penanganan Covid-19 ini dapat tersampaikan dengan positif di masyarakat.

“Apalagi Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Romadhona sangat komitmen kepada kesejahteraan masyarakat”.Ujar TA PMD.

Saat ini Kelima TA ini beserta Seluruh PD dan PLD se Kabupaten Pesawaran dengan berkoordinasi dengan pemerintah Daerah juga sudah menfasilitasi implementasi pelaksanaan Permendes,PDTT Nomor 7 Tahun 2020. Salah satu kegiatan riil yang dilakukan adalah road show peningkatan kapasitas seluruh PD dan PLD se Kabupaten Pesawaran.(Red)

SESUAI KRITERIA, 155 WARGA SINDANG GARUT DAPAT BLT DD

Kepala Dinas PMD,Bapak Drs.M.Zuriadi,MM bersama Camat Waylima,Bapak Sukur Saliak,MM, Korprov KPW II Lampung,Bapak Mashuri,SP, Kepala Desa Sindang Garut,Bapak Kasiyo menyerahkan BLT DD di balai Desa setempat (07/07/2020)

Sindang Garut– Pemerintah Desa Sindang Garut, Kecamatan Way Lima menyalurkan BLT Dana Desa  Balai desa setempat, Selasa (07/07/2020). Penyaluran BLT Dana Desa ini adalah penyaluran final dari 144 desa di Kabupaten Pesawaran.

Turut hadir dalam acara ini, Dinas PMD, KPW II Lampung, TAPM Pesawaran, Kepala Desa,Aparatur Desa, Pendamping Desa (PD) Pendamping Lokal Desa (PLD),Bhabinkamtibmas,dan Babinsa setempat.

Kepala Dinas  PMD, M.Zuriadi, Mewakili Bupati Pesawaran, menyampaikan bahwa Wabah Covid-19 ini telah melanda dunia, Indonesia bahkan berdampak pada kehidupan di Kabupaten Pesawaran. Bukan hanya dampak kesehatan dan  psikologis yang menyerang warga, tetapi juga dampak ekonomi masyarakat sudah mulai terasa saat ini.

“Komitmen Bupati Pesawaran dalam rangka mengurangi beban masyarakat akibat dampak covid-19 ini adalah penyaluran bantuan sosial dari beliau, termasuk penyaluran BLT Dana Desa yang  dilakukan pada 144 Desa se Kabupaten Pesawaran. Dan Alhamdulillah seluruh desa di Kabupaten Pesawaran sudah mennyalurkan  BLT Dana Desa. Ini adalah bentuk kerja nyata Bupati Pesawaran untuk masyarakat Pesawaran” .Jelasnya.

M.Zuriadi juga menyatakah, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan dengan metode non tunai. KPM akan mendapatkan Buku Rekening dan ATM. Dengan non tunai, pemerintahan desa akan jauh dari  hal-hal yang tidak diinginkan terkait pelaksanaan BLT Dana desa ini.

“Dengan rekening  dipastikan hak KPM tidak akan dikurangi atau dipotong satu rupiah pun”.Ujar Zuriadi menegaskan.

Terkait KPM BLT Dana Desa, Zuriadi menyatakan bahwa KPM adakah bukan penerima manfaat dari bantuan sosial lainnya, dan proses pendataannya telah dilakukan serius oleh Tim Pendata di desa di bawah kendali  dari Kepala Desa.

 “ BLT Dana Desa ini sudah mempunyai syarat aturan dari pemerintah untuk memverifikasi data penerima, dan kepala desa kemudian melakukan musyawarah desa guna menghindari dobel pemanfaat dengan bantuan sosial lainnya,  dan musyawarah harus melibatkan BPD dan desa termasuk pemantauan yang dilakukan pihak Kecamatan untuk menghindari kecemburuan sosial di masyarakat,” Terangnya lagi. 

Sementara Kepala Desa Sindang Garut, Kasiyo, mengatakan, kegiatan penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sebanyak 155 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan kriteria sesuai dengan petunjuk dari Kementrian Desa yang kemudian dibahas dalam musyawarah desa (Musdes) bersama dengan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), di sahkan dengan Peraturan Kepala Desa dan di sahkan melalui surat Keputusan Bupati. Kemudian proses selanjutnya diserahkan ke BRI untuk pembuatan rekening KPM.

“ BLT Dana Desa ini di salurkan secara non tunai melalui rekening bank BRI penerima BLT-DD untuk 3 bulan berjumlah Rp.1.800.000 per KPM dengan total BLT-DD yang disalurkan kepada 155 KPM.Setiap KPM BLT Dana Desa ini akan menerima per bulan nya sebanyak Rp.600.000, dengan total Rp.1.800.000 per KK untuk tiga bulan” Terangnya lagi.

Kasiyo juga berharap agar bantuan ini bisa bermanfaat dan terutama bisa membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari .

Mashuri, Koordinator Program KPW II Lampung yang turut hadir dalam kegiatan mengatakan, BLT Dana Desa tersebut senilai Rp 600 ribu per bulan untuk satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini adalah berasal Dana Desa yang masuk pada pendapatan APBDes Desa.

“Bantuan tersebut diambil dari Dana Desa  yang awalnya digunakan pembangunan fisik dan kegiatan Pemberdayaan. Karena untuk kepentingan masyarakat, di masa wabah Covid 19 yang terdampak secara ekonomi, maka pemerintah desa menggeser belanja dalam APBDesnya menjadi BLT Dana Desa”. Jelasnya.

Sementara, Camat Way Lima, Syukur Saliak menghimbau agar bantuan yang diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap kepada masyarakat, bantuan dampak Covid-19 ini digunakan bukan untuk pesta pora, namun untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga bisa bermanfaat dan semoga Covid-19 cepat berakhir,” ucapnya.

Syukur juga menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar masyarakat senantiasa dapat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, jangan sampai mengabaikan himbauan Pemerintah yang nantinya dapat berdampak menimbulkan keresahan untuk orang banyak. Biasakan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat’ pakai masker ketika diluar rumah, pakai masker ketika bertemu dengan orang lain, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun.(red)

280 JUTA DARI APBDES KUTO DALOM UNTUK 156 KPM

Prosesi Penyerahan BLT DD kepada masyarakat di desa Kuto Dalom Way Lima (03/07/2020)

Kuto Dalom– 156 warga Desa Kuto Dalom, Kecamatan Way Lima yang terdampak Covid-19, Jumat,(03/07/2020).mendapatkan BLT Dana Desa dari Pemerintahan desa setempat.

Hadir dalam acara ini Camat Waylima, Dinas PMD Pesawaran, BRI, BPD, Babinsa, Babinkantibmas dan TAPM, Pendamping Desa,dan Pendamping Lokal Desa.

Kepala Desa Kuto Dalom, Bahrain   menjelaskan, bahwa untuk menentukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa tersebut dilakukan dengan proses cukup panjang, Bahkan telah mengalami perubahan beberapa kali. Akhirnya ditetapkan 156 KPM dengan alokasi Dana BLT Dana Desa sebanyak Rp.280.800.000,- dari APBDes Desa Kuto Dalom.

 “Saya berharap dengan proses ini, KPM BLT benar-benar akurat, tepat sasaran dan tidak tumpeng tindih dengan program lain. Saya berikan wewenang penuh kepada Tim Pendata dan  Musyawarah Desa untuk memutuskannya”. Jelas Kades lagi.

Keterlambatan penyaluran BLT Dana Desa ini sepenuhnya adalah lambannya pembuatan rekening di BRI.

“Kami sudah lama menyampaikan data calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa “. Ujar Bahrain .

Sementara Syukur Syaliak, Camat Way Lima menyampaikan bahwa penentuan KPM ini sudah melewati proses yang panjang. Salah satunya adalah menghindari terjadinya tumpang tindih dengan pemanfaat bantuan sosial lainnya.

“Penyaluran BLT Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat(KPM) dilakukan secara non Tunai.KPM mendapatkan buku rekening dan ATM dari BRI, sehingga pengambilannya tidak akan berdesak-desakan dan berbarengan. KPM tinggal memilih akan mengambil uangnya dimana dan kapan tanpa harus takut mengantri, sehingga bisa mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan”. Terang syukur.

Senada dengan Camat Way Lima, Kepala Dinas  PMD, M.Zuriadi juga menyatakan, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan dengan metode non tunai. Maka, KPM akan mendapatkan Buku Rekening dan ATM. Dengan non tunai, pemerintahan desa akan jauh dari  hal-hal yang tidak diinginkan terkait pelaksanaan BLT Dana desa ini.

“Dengan rekening  dipastikan hak KPM tidak akan dikurangi atau dipotong satu rupiah pun”.Ujar Zuriadi menegaskan.

Mewakili Bupati Pesawaran, Zuriadi menyampaikan bahwa Wabah Covid-19 ini telah melanda dunia, Indonesia bahkan berdampak pada kehidupan di Kabupaten Pesawaran. Bukan hanya dampak kesehatan dan  psikologis yang menyerang warga, tetapi juga dampak ekonomi masyarakat sdah mulai terasa saat ini.

“Bapak Bupati, Dendi Ramadhona mengapresiasi penyaluran BLT Dana Desa ini dan Beliau berpesan kepada masyarakat agar BLT Dana Desa ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan prioritas saat penyebaran penyakit menular Covid 19, dan dapat menghidupkan kembali roda perekonomian di desa.”. Terangnya lagi.

Zuriadi juga menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar masyarakat senantiasa dapat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, jangan sampai mengabaikan himbauan Pemerintah yang nantinya dapat berdampak menimbulkan keresahan untuk orang banyak. Biasakan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat’ pakai masker ketika diluar rumah, pakai masker ketika bertemu dengan orang lain, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun.

“Semoga bantuan yang diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemic”, Harap Zuriadi lagi Covid-19. (red)

REKENING JADI, AKHIRNYA BLT DD DISERAHKAN KE WARGA

Kepala dinas PMd Pesawaran,Bapak M.Zuriadi,MH bersama Kepala Desa Padang Manis menyerahkan BLT DD ke warga setempat (02.07/2020)

Padang manis – Kepala Dinas  PMD, M.Zuriadi, Mewakili Bupati Pesawaran, menyampaikan bahwa Wabah Covid-19 ini telah melanda dunia, Indonesia bahkan berdampak pada kehidupan di Kabupaten Pesawaran. Bukan hanya dampak kesehatan dan  psikologis yang menyerang warga, tetapi juga dampak ekonomi masyarakat sdah mulai terasa saat ini.

Pernyataan ini disampaikan pada saat, 116 warga Desa Padang manis, Kecamatan Way Lima yang terdampak Covid-19, Kamis,(02/07/2020).mendapatkan BLT Dana Desa dari Pemerintahan desa setempat.

“Bapak Bupati, Dendi Ramadhona mengapresiasi penyaluran BLT Dana Desa ini dan Beliau berpesan kepada masyarakat agar BLT Dana Desa ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dalam memenuhi kebutuhan prioritas saat penyebaran penyakit menular Covid 19, dan dapat menghidupkan kembali roda perekonomian di desa.”. Terangnya lagi.

M.Zuriadi juga menyatakah, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan dengan metode non tunai. KPM akan mendapatkan Buku Rekening dan ATM. Dengan non tunai, pemerintahan desa akan jauh dari  hal-hal yang tidak diinginkan terkait pelaksanaan BLT Dana desa ini.

“Dengan rekening  dipastikan hak KPM tidak akan dikurangi atau dipotong satu rupiah pun”.Ujar Zuriadi menegaskan.

Zuriadi juga menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar masyarakat senantiasa dapat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, jangan sampai mengabaikan himbauan Pemerintah yang nantinya dapat berdampak menimbulkan keresahan untuk orang banyak. Biasakan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat’ pakai masker ketika diluar rumah, pakai masker ketika bertemu dengan orang lain, jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun.

Sementara, Camat Way Lima, Syukur saliak menghimbau agar bantuan yang diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Desa Padang manis, Hendri Kurniawan  menjelaskan, bahwa untuk menentukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa tersebut dilakukan dengan proses cukup panjang, Bahkan telah mengalami perubahan beberapa kali.

 “Saya berharap dengan proses ini, KPM BLT benar-benar akurat, tepat sasaran dan tidak tumpeng tindih dengan program lain. Saya berikan wewenang penuh kepada Tim Pendata dan  Musyawarah Desa untuk memutuskannya”. Jelas Kades lagi.

Proses pendataan KPM BLT Dana Desa ini sudah lama dilakukan. Bahkan prosesnya cukup panjang. Keterlambatan penyaluran BLT Dana Desa ini sepenuhnya adalah lambannya pembuatan rekening.Desa sudah lama lama menyampaikan data calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa.(Red)

kades HURUN BAGIKAN BLT DD, kpm bukan penerima bansos lain

Sambutan Kepala desa Hurun,Bapak Aminudin saat penyaluran BLT Dana Desa di Balai Desa setempat (27/06/2020)

Hurun –  Berbarengan dengan Desa Sukajaya Lempasing, Pemerintah Desa Hurun menyalurkan BLT Dana Desa kepada warganya yang terdampak Covid-19, Sabtu (27/06/2020)

Aminudin, Kepala Desa Hurun Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyatakan Sebanyak 154 Kepala Keluarga terdampak selain  Penerima Progran Keluarga Harapan (PKH), Non Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Non Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) ditetapkan sebagai Penerima BLT Dana Desa di Desa Hurun.

Saya minta kepada warga penerima manfaat bantuan BLT DD di desanya, agar tidak menggunakan untuk hal yang kurang penting.Gunakan yang tepat guna, sesuai tujuan pemerintah yaitu meringankan beban ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhan dimasa sulit  ini, ” kata Aminudin

Dalam kesempatan itu, Aminudin juga menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Pesawaran yang  komitmen terhadap penyaluran BLT Dana Desa , sehingga BLT Dana Desa benar-benar dapat meringankan beban ekonomi masyarakat

Sekcam Teluk Pandan, Hadi Jaya Kusuma mewakili Bupati Pesawaran, menyatakan, BLT Dana Desa tersebut merupakan hasil dari peralihan anggaran desa, yang semula disusun untuk pembangunan dan pemberdayaan, harus di alihkan demi membantu kesulitan ekonomi warga saat ini

“Sebagaimana pesan Bapak Bupati Pesawaran, Saya menghimbau warga untuk senantiasa mempergunakan bantuan tersebut  dengan baik dengan bijak dan sesuai dengan prioritas. Semoga BLT Dana Desa ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah wabah covid 19 ini”. Harapnya.

Hadi Kusuma juga  meminta masyarakat untuk selalu jaga kesehatan dan tetap mematuhi anjuran pemerintah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona,  dan semoga kondisi ini cepat berlalu. (red). 

DARI 1280 KK, SEBANYAK 151 WARGA PASAR BARU DAPAT BLT DD

Camat Kedondong, Bapak Minak Yakin,MM memebrrikan arahan pada acara penyaluran BLT DD di desa setempat (27/06/2020)

Pasar Baru.  Sabtu (27/06/2020), Di Balai Desa Pasar Baru Pukul 09.00 WIB, Pemerintah Desa Pasar Baru, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran , melakukan penyaluran BLT Dana Desa kepada 151 Kepala Keluarga.

Firmansyah , Kepala Desa Pasar Baru menyatakan mengatakan bahwa proses penyaluran BLT Dana Desa ini sudah lama dilakukan, mulai dari pembentukan tim pendata, pendataan, musyawarah desa, terbitnya Peraturan Kepala Desa terkait Keluarga Penerima Manfaat(KPM), kemudian di SK kan oleh Bupati.

“Alhamdulillah hari ini yang disalurkan langsung kepada warga masyarakat. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp. 600.000,- setiap bulannya dalam jangka waktu 3 bulan (April, Mei,Juni ) Tahun 2020 ini”.Terangnya.

Minak Yakin , Camat Kedondong dalam sambutannya menyatakan bahwa BLT Dana Desa Ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa  untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Dana Desa di peruntukkan bagi warga yang tidak tersentuh bantuan yang tidak masuk pada Data DTKS, serta memang betul-betul membutuhkan akibat wabah pandemi Covid-19.” Ucapnya lebih lanjut.

“Saya berharap bantuan BLT dana Desa yang di terima oleh masyarakat khususnya Masyarakat Desa Pasar Baru, tersalur pada masyarkat memang betul-betul membutuhkan dan tepat sasaran”.Tegasnya.


Camat Kedondong, Bapak Minak Yakin,MM dan Kades Pasar Baru,Bapak Firmansyah
memberikan BLT DD di desa setempat (27/06/2020)

“Pesan Bupati Pesawaran agar masyarakat penerima manfaat BLT Dana Desa  menggunakan bantuan dengan bijak dan cermat untuk membantu menopang ekonomi masyarakat ditengah pandemi covid 19 yang belum berakhir ini. Selain itu Bupati Pesawaran juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat, dan menerapkan social distancing dalam kehidupan new normal ditengah pandemi covis 19 kita hadapi saat ini”.  Ujar Pak Camat lagi.

Risna Wahyudi, Pendamping Lokal Desa setempat menyampaikan, di Desa Pasar Baru ada Sebanyak 1280 Kepala Keluarga. Sebanyak 151  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa telah dibahas melalui Musyawarah Desa, disahkan melalui Peraturan Kepala Desa dan di sahkan oleh Bupati Pesawaran. Sedangkan untu bantuan sosial lainnya adalah  Penerima  PKH sebanyak 171  Kepala Keluarga, Penerima BPNT sebanyak 195 Kepala Keluarga, dan BST Dana Desa sebanyak 260 Kepala Keluarga (red)

KERJA KERAS TIM PENDATA, 271 WARGA SUKAJAYA LEMPASING DAPAT BLT DD

Kepala Dinas PMD Pesawaran, Bapak.Drs.M.Zuriadi,MM memberikan sambutan pada acara penyerahan BLT DD di Desa Sukajaya Lempasing (27/06/2020)

Sukajaya Lempasing–. Mewakili Bupati Pesawaran, Kepala Dinas PMD Kabupaten Pesawaran, M.Zuriadi membagikan langsung BLT Dana Desa  di Desa Sukajaya Lempasing,  Sabtu, (27/06/2020) pukul 09.00 kepada 271 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Balai Desa setempat.

Turut hadir pada acara ini Kabid PMD, Camat Teluk Pandan, Kepala Desa dan Perangkat Desa Sukajaya Lempasing, BPD dan tokoh masayarakat serta Pendamping Desa.

Kepala Desa Sukajaya Lempasing, Zainuri menyampaikan, proses pendataan KPM BLT Dana Desa ini  sangat panjang, terjadi beberapa kali perubahan.

“Pada awalnya pendataan yg di lakukan tim relawan, jumlah KPM  berjumlah 500 Kepala Keluarga, namun seiring dengan bantuan sosial lainnya yang pemanfaatnya baru disampaikan ke desa, maka  setelah tim verifikasi yang bekerja siang malam akhirnya didapatkan 271 Kepala Keluarga yang menjadi KPM BLT Dana Desa di Sukajaya Lempasing. Inipun  sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan”. Ujar Zainuri.

Kepala Dinas PMD Pesawaran, Bapak.Drs.M.Zuriadi,MM bersama Camat Teluk Pandan,Bapak Zulkifli Nuh,SE dan Kades Sukajaya Lempasing,Bapak Zainuri menyerahkan BLT DD kepada warga setempat (27/06/2020)

Zainuri juga menyampaikan bahwa KPM mendapatkan buku rekening dan ATM dari BRI, sehingga pengambilannya tidak akan berdesak-desakan dan berbarengan. KPM tinggal memilih akan mengambil uangnya dimana dan kapan tanpa harus takut mengantri, sehingga bisa mematuhi pelaksanaan protokol kesehatan.

Kepala Dinas PMD dalam sambutannya mewakili Bupati Pesawaran, menyatakan, BLT Dana Desa tersebut senilai Rp 600 ribu per bulan untuk satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini adalah berasal APBDes Desa Sukajaya Lempasing.

“Bantuan tersebut diambil dari Dana Desa  yang awalnya digunakan pembangunan fisik dan kegiatan Pemberdayaan. Karena untuk kepentingan masyarakat, di masa wabah Covid 19 yang terdampak secara ekonomi, maka pemerintah desa menggeser belanja dalam APBDesnya menjadi BLT Dana Desa”. Jelas Zuriadi.

“Bantuan ini diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19. “Saya pun berharap pada warga yang mendapatkan BLT Dana Desa agar dapat menggunakannya dengan tepat,” katanya lagi.

“Ayo belanjakan sesuai dengan kebutuhan pangan. Ayo belanja di toko-toko atau warung  di desa kita, agar perekonomian desa ini mulai pulih dan membaik”.Harap Zuriadi lagi.

Sementara Camat Teluk Pandan, Zulkifli Nuh menghimbau kepada masyarakat Pesawaran untuk selalu mematuhi protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah terkait penanganan covid19.

“Menyampaikan pesan Bupati Pesawaran, Bapak Dendi Ramadhona, agar  kita semua mengikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa. Terapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dan hindari kontak fisik serta hindari kerumunan, Ayo kita putus mata rantai virus corona, kita semua berdoa dan sekali lagi kita harapkan kepada seluruh masyarakat untuk terus mengikuti apa yang dia sampaikan pemerintah tentang pencegahan virus corona. Tradisikan hidup bersih dan hidup sehat”. Ajak Camat yang supel dan merakyat ini.(red).

di sukabanjar 147 kpm terima blt dd

Sukabanjar — Di Balai Kantor Desa Sukabanjar Kecamatan Gedongtataan Kabupaten.Setempat,Sabtu (27/06/2020), Pemerintahan Desa Sukabanjar Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran,menggelontorkan BLT Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak wabah covid 19 atau Covid-19 sebanyak 147 Kepala Keluarga (KK).

Disaksikan Kepala Desa,Aparatur Desa, Pendamping Desa (PD) Pendamping Lokal Desa (PLD),Bhabinkamtibmas,dan Babinsa setempat.

Dariyanto, Kepala Desa Sukabanjar menyampaikan bahwa proses penyaluran BLT Dana Desa ini juga dilakukan dengan proses yang panjang. Kepala Desa telah membentuk Tim Pendata, melakukan musyawarah desa dan mengelurakan Peraturan Kepala Desa terkait Keluarga Penerima Manfaat BLT DD, yang kemudian disahkan oleh Bupati. Proses yang agak lama ada pembuatan rekening Pemanfaat di BRI.

Kasi PMD Gedongtataan, A.Syafik, dalam sambutannya menyampaikan pembagian BLTDana Desa  sesusi dengan   Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Periotas pembangunan desa tahun 2020.Menjadi Peraturan Menteri Desa PDTT No 6 tahun 2020 tentang Perubahan PermenDes PDTT.tentang Prioritas pengunaan Dana Desa tahun 2020, yaitu dilakukan dengan cara non tunai melalui rekening. BLT Dana Desa ini  nilainya  Rp 600.000 per kepala keluarga setiap bulannya selama tiga bulan.

“Bapak Bupati Pesawaran berpesan agar BLT Dana Desa ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dalam pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Semoga BLT Dana Desa ini membantu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di situasi wabah covid 19 ini”. Ujar Syafik.(red).

KPM DIBAGI BLT DD OLEH KADES IRHAM

Sekdis PMD,Bapak Drs.Nur Asikin,MIP, Camat Kedondong,Bapak Minak Yakin,MM dan Kades Kertasana,Bapak Irhamsyah dalam penyaluran BLT DD di desa setempat,(26/06/2020)

Kertasana, –  Pemerintah desa Kertasana, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, membagikan Bantuan Lansung Tunai (BLT) Dana Desa kepada 191 Kepala Keluarga (KK) miskin .

Kegiatan ini dipusatkan  dikantor desa setempat, Jum’at, 26/06/2020. Hadir dalam acara ini Camat Kedondong, Dinas PMD Pesawaran, BRI, BPD, Babinsa, Babinkantibmas dan Pendamping Desa

Irhamsyah, Kepala Desa Kertasana  menyampaikan bahwa proses seleksi Keluarga Penerima Manfaat BLT Dana Desa ini sangat panjang; mulai dari pembentukan Tim Pendata, verifikasi mulai dari tingkat RT sampai tingkat desa melalui musyawarah desa, hingga disampaikan ke Kabupaten untuk mendapatkan SK dari Bapak Bupati, yang paling panjang prosesnya yaitu menentukan kelayakan penerima, dan pencocokan nama penerima bantuan antara BLT dengan bantuan yang bersumber dari pemerintah lainnya.


Sekdis PMD,Bapak Drs.Nur Asikin,MIP, bersama Camat Kedondong,Bapak Minak Yakin,MM dan Kades Kertasana,Bapak Irhamsyah membagikan BLT DD di desa setempat,(26/06/2020)

“Dari Proses yang panjang itu akhirnya sebanyak 191 Kepala Keluarga (KK) Desa Kertasana , Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran menjadi KPM  BLT-Dana Desa. Sedangkan yang lainnya telah dicover sebagai penerima manfaat program jaminan sosial lainnya”. Jelasnya.

Dalam sambutannya, Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin mengatakan bahwa BLT Dana Desa dapatkan agar dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yang lebih produktif, karena bantuan yang diterima hanya sementara dengan menunda beberapa kegiatan dalam APBDes tahun anggaran 2020.

“Kepala Desa melalui Tim Relawan Lawan Covid-19 bersama dengan Tim Pendampin Desa Kecamatan Padangcermin sudah sangat maksimal dalam memfasilitasi proses penyaluran BLT-Dana Desa sampai dengan pembagian buku rekening hari ini”. Ujarnya.

Minak Yakin, Camat Kedondong mengatakan Bantuan ini diberikan untuk kebutuhan pangan keluarga. Meski jumlahnya tidak seberapa, tetapi harapannya dengan bantuan yang diterima setidaknya dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19. Saya pun berharap pada warga yang mendapatkan BLT Dana Desa agar dapat menggunakannya dengan tepat.

“Menyampaikan pesan Bupati Pesawaran,Bapak Dendi Ramadhona, sya menghimbau kepada masyarakat Pesawaran untuk selalu mematuhi protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah terkait penanganan covid19. (red)

BLT DD DIBERIKAN KADES SUGIYANTO KEPADA 227 KPM

Kepala Desa cipadang, Bapak sugiyanto bercama Camat Gedongtataan memebrikan BLT DD di Balai Desa setempat, (27/06/2020)

Cipadang – Bupati Pesawaran diwakili M.Iqbal  Camat Gedongtataan, menyalukan BLT Dana Desa di Desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan  pada Sabtu (27/06/2020) di Balai Desa setempat.

Pembagian dana desa ini di  dihadiri Camat Gedong Tataan,  Kades Cipadang, Pendamping Desa,  Pendamping Lokal Desa,   Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

M.Iqbal menyatakan,  bahwa yang mendapatkan BLT Dana Desa adalah Masyarakat Desa yang memenuhi syarat dan kriteria dan belum menerima bantuan baik PKH, BPNT, KP dan bantuan yang lainya.

“Metode penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara non tunai (cashless) untuk menjaga akuntabilitas dan kepastian sampai kepada Keluarga Penerima Manfaat(KPM) tanpa potongan”. Jelasnya pada penyaluran BLT Dana Desa di Cipadang.


Dikesempatan tersebut tidak lupa Drs. M. Iqbal MM mengingatkan warga agar tetap mematuhi instruksi pemerintah, menjalankan Social Distancing, wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan.

Kepala Desa Cipadang,  Sugiyanto  mengatakan penerima manfaat  BLT-Dana Desa ini dibagikan kepada 226 KK yang ada di Desa Cipadang  dengan nilai bernilai Rp.600.000 per KK selama tiga bulan. Proses penentuan pemanfaat sudah cukup panjang dilakukan sesuai petunjuk yang diberikan Kementrian Desa dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.

“Dengan adanya wabah Covid-19, Desa Cipadang sendiri telah mengalihkan beberapa anggaran-anggaran fisik maupun yang lainnya untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Maka di tahun ini tidak ada pembangunan fisik di Desa Cipadang seperti biasanya”. Ujar sugiyanto.

Sugiyanto juga mengatakan, ditengah Pandemi covid-19 seluruh masyarakat terkena dampaknya termasuk masyarakat di Desa Cipadang, terkhusus masalah ekonomi. Untuk itu penyaluran BLT Dana Desa harus berjalan dengan benar dan tepat sasaran. Berikan kepada mereka yang benar-benar kesulitan dan paling merasakan dampak covid-19 saat ini.

“Tolong agar bantuan ini dipergunakan sebaik-baiknya. Saya juga mengingatkan agar keluarga penerima manfaat semua tetap ikuti anjuran pemerintah untuk di rumah saja. Dengan cara itulah kita akan memutus mata rantai penyebaran pandemi ini, olehnya itu pemerintah memberikan sejumlah bantuan,” Harapnya. (red)