TPP PESAWARAN AKTIF RAKOR VIRTUAL DUA MINGGUAN

Rakor Virtual TPP P3MD Kabupaten Pesawaran, Sabtu (24/07/2020)

Gedongtataan  -Tim Pendamping Profesional Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (TPP) Kabupaten Pesawaran kembali menggelar Rapat Koordinasi  secara virtual, pada Sabtu, (25/07/2020).

Acara ini diikuti oleh oleh seluruh Pendamping se Kabupaten Pesawaran dengan dipimpin langsung oleh Satker Provinsi.

Rapat Virtual ini dibuka langsung oleh Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten Pesawaran, Riza Allatif dan kemudian dilanjutkan pemaparan dari TA,ID, TA PP,TA PED dan TA TTG terkait progress pelaksanaaan kegiatan pendampingan di desa.

Agenda pokok bahasan dalam rakor ini adalah :– Update Progres Penyaluran BLT Dana Desa, persiapan penyaluran BLT DD tahap II,  input realisasi penggunaan DD pada aplikasi Sipede, Perencanaan desa tahun 2021, Data TTG, serta penyusunan profil desa.

Eko, Satker Dekon Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar 2 minggu sekali ini adalah sebagai bahan evaluasi pelaksanaan pendampingan di lapangan’

“Sehingga apa yang dipaparkan dalam rakor virtual ini juga bisa menjadi bahan progress laporan para pendamping di setiap laporan bulanan”.Terangnya.

Acara berjalan lancar, namun materi terkait penyusunan profil desa tidak atau belum tersampaikan, karena narasumber kompeten dari TAM Provinsi yang sudah diminta dari tanggal 21 Juli 2020 belum dapat hadir pada rakor virtual ini.(red)

TAPM ADAKAN IST PEMUTAKHIRAN JPS PADA SIPEDE

In service Training (IST) kepada Seluruh Pendamping Desa Kabupaten Pesawaran pada, Jum’at, 24/07/2020 di Sekretariat TPP Pesawaran.

Gedongtataan.  Dalam rangka membantu pemutakhian data pemanfaat BLT Dana Desa, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Pesawaran mengadatan In service Training (IST) kepada Seluruh Pendamping Desa Kabupaten Pesawaran pada, Jum’at, 24/07/2020 di Sekretariat TPP Pesawaran.

Materi khusus pada IST ini adalah mekanisme pengisian data Jaring Pengaman Sosial (JPS) pada aplikasi Sistem Pembangunan Desa (SIPEDE).

Setelah Koordinator TAPM Pesawaran membuka acara, IST langsung dipimpin oleh PIC data JPS, TA PED, YD.Wulandari dan kemudian dilanjutkan materi teknis oleh TAM P3MD Provinsi Lampung, Hatta Kadir.

Hatta Kadir, TAM P3MD Provinsi Lampung menyatakan bahwa JPS yang diisi dengan benar, maka akan terpotret utuh pemanfaat BLT Dana Desa sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.

“Selain itu juga tidak akan terjadi deviasi informasi atau data dan kondisi sebenarnya di lapangan”. Ujarnya lagi.

Kegiatan IST  berlangsung lancar dan aktif. Harapannya setelah IST ini tidak ada lagi kendala dalam pengisian data JPS pada aplikasi SIPEDE.(red)

PENDAMPING DESA HARUS MENJADI MATA HATI DAN KAKI TANGANNYA KEPALA DAERAH

Pidato Menteri Desa, Pembangunan Daerah dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri mengukuhkan Pendamping Desa Berdikari di Balai Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (24/07/2020).

Padang – “Pendamping desa harus menjadi mata hati dan kaki tangannya kepala daerah”. Ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri mengukuhkan Pendamping Desa Berdikari di Balai Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (24/07/2020).

Menteri Desa juga  menjelaskan, selain melakukan pendampingan, pendamping desa juga dituntut lihai membaca dan menganalisa persoalan yang dihadapi masyarakat desa, kemudian dilaporkan kepada Bupati atau Walikota setempat. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan oleh Walikota berdasarkan fakta yang ada di desa.

Alumni Kehirmatan IPDN ini  mengatakan, banyak kebijakan yang kurang tepat disebabkan keterbatasan untuk melihat langsung apa yang menjadi persoalan masyarakat.

Oleh karena itu, tugas pendamping desa harus mampu menjembatan antara dua kepentingan tersebut.

Saat ini, lanjut Gus Menteri, pihaknya sedang menyiapkan sebuah sistem yang bisa melihat potensi masing-masing desa di seluruh Indonesia dengan tujuan mempermudah pemodal untuk berinvestasi.

Sistem itu juga dapat memantau kinerja para pendamping desa melakukan pendampingan terhadap aparatur desa.

“Nanti saya akan tahu, bekerja apa enggak pendamping desa yang di Kota Pariaman ini. Meskipun saya bukan malaikat, itu karena sistem saja bisa melakukan seperti itu,” imbuh Gus Menteri yang baru menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.

Sebelum menutup kegiatan pengukuhan Pendamping Desa Berdikari, Gus Menteri tidak lupa berpesan agar pendamping desa menata niatnya untuk pengabdian semata. Seluruh Pendamping hendaknya niatnya ditata kembali, niatkan untuk pengabdian kepada masyarakat desa. Bahasanya sederhana tapi kalo niatnya baik insyaAllah semuanya akan ikut baik.(red)

Release : Badriy/ Kemendesa PDTT

SDGs PLUS TERUS DIRUMUSKAN KEMENDES DEMI KEBERLANJUTAN DESA

Menteri Desa,PDTT Gus Halim menyampaikan, bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berupaya untuk wujudkan SDGs)
Di Hotel Bidakara, pada Kamis (23/07/2020)

Jakarta – Di Hotel Bidakara, pada Kamis (23/07/2020) Menteri Desa,PDTT Gus Halim menyampaikan, bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berupaya untuk wujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan alias Sustainable Development Goals (SDGs).

Sampai saat ini, setidaknya ada 17 tujuan pembangunan desa berkelanjutan yang terus digodok oleh Kemendes PDTT. 17 tujuan pembangunan berkelanjutan desa yang terus digodok Kemendes PDTT adalah sebagai berikut:

1. Desa Tanpa kemiskinan

2. Desa Tanpa Kelaparan

3. Desa Sehat dan Sejahtera

4. Pendidikan Desa Berkualitas

5. Desa Berkesetaraan gender

6. Desa Layak Air bersih dan Sanitasi

7. Desa yang Berenergi Bersih dan Terbarukan

8. Pekerjaan dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

9. Inovasi dan Infrastruktur Desa

10. Desa Tanpa Kesenjangan

11. Kawasan Pemukiman Desa Berkelanjutan

12. Konsumsi dan Produksi Desa yang Sadar Lingkungan

13. Pengendalian dan Perubahan Iklim oleh Desa

14. Ekosistem Laut Desa

15. Ekosistem Daratan Desa

16. Desa Damai dan Berkeadilan

17. Kemitraan untuk Pembangunan Desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini menyatakan, 17 tujuan pembangunan desa itu akan terus disempurnakan.

“Kita terus melakukan penyempurnaan terhadap banyak hal yang sudah sempurna dan dirumuskan oleh Kemendes PDTT lima tahun belakangan ini”.Ujar Menteri yang baru mendapatkan Alumni Kehormatan IPDN ini.

Doktor Honoris Causa dari UNY ini menilai, perlu memotret desa dengan kacamata SDGs. Alasannya, selain sudah terukur dan sudah diakui, bicara Desa tidak bisa dalam konteks keindonesiaan saja.

“Kita harus sampaikan kepada dunia bahwa desa-desa kita ini memang sudah baik dan memakai standar ukuran yang sudah baik, yang memang baik dan diakui secara internasional,” ujar Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Kemendes PDTT, lanjut Gus Menteri, akan terus menjabarkan secara lebih detail terhadap 17 SDGs Desa Plus.

“17 plus artinya kita harus sempurnakan terhadap 17 gol di dalam SDGs yang menurut kita memang perlu disempurnakan,” ucapnya lagi.(red)

Release: Rifqi/Kemendes PDTT

BUMD PESAWARAN GELAR KELAS AKADEMIA DESAPOLITAN

AKADEMIA DESAPOLITAN di Desa Mulyo Sari kecamatan way ratai Rabu,22/07/2020

Mulyosari. Rabu,22/07/2020  Perusahaan Perseroaan Daerah(PERUSODA) PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD Pesawaran fasilitasi Akademia Desapolitandi Desa Mulyo Sari kecamatan way ratai.

Pada Kegiatan ini turun langsung  Manager pabrik Riskon Patria,SE., Divisi Manager Nurhudiman,SP., Manager Bisnis dan Networking Ir.Wawan Murtian, Deputy Branch Manager Teguh Santoso,AMD, Staff Produksi Kevin, dan 2 Mahasiswa UNILA yang magang di BUMD pesawaran. Kegiatan diikuti oleh direktur BUMDES Mulyosari dan perangkatnya.

Direktur PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD Pesawaran, Ahmad Muslimin menyampaikan materi yang disampaikan fokus tentang: “BUMD, BUMDES dan KOPERASI sebagai kelembagaan usaha konstitusional mutlak mengelola cabang-cabang produksi yang penting bagi nusabangsa dan yang menguasai hajat hidup orang banyak, terintegrasi dengan element masyarakat.

“Ini sejalan dengan pasal 33 UUD 1945. Sangat jelas dalam ayat 1 dinyatakan bahwa: Perekonomian di susun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Kemudian dalam ayat 2 dinyatakan bahwa: cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak di kuasai negara, dan dalam ayat 3 dinyatakan bahwa: bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya di kuasai oleh negara dan di gunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat”.Tegasnya Muslimin.

Alat produksi unit usaha AMDK BUMDes Desa Mulyosari – Way Ratai

Pada kesempatan ini BUMD Pesawaran dan BUMDES Mulyosari sepakat kerjasama operasional pengolahan sumber daya air menjadi industri Air Minum Dalam Kemasan(AMDK) dengan merek dagang “ANDAN” Healty Water dan sebagai pusat pengolahan Andan Healty water di HOLTIPARK JL.Baru Negeri Sakti, kecamatan Gedong tataan. Sedangkan desa Mulyosari sebagai pabrik penyangganya.

BUMD Pesawaran melihat potensi pisang susu yang berlimpah juga mengadakan kerjasama dengan mini pabrik pengolahan coklat yang jadi pabrik penyangga BUMD pesawaran dan di kelola BUMDES untuk memproduksi pisang susu dan kakao jadi sale, selanjutnya akan di beri merek dagang “KAHUT”. Kahut bahasa Lampung yang artinya “SAYANG”.(red)

HIPPG-UI DAN PEMKAB PESAWARAN ADAKAN WEBINAR PENCEGAHAN DAN PENANGANAN STUNTING


Asisten I, Setdakab Pesawaran Bapak A.Syukur memimpin rapat persiapan
Seminar Online/Zoom Meeting Edukasi Pencegahan dan Penanganan Stunting Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dan Habibie Institute  for Public Policy and Government (HIPPG) Universitas Indonesia (22/07/2020)

Gedongtataan. Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menggelar rapat koordinasi terkait rencana Webinar penanganan stunting di Kabupaten Pesawaran. Rapat ini digelar di ruang rapat Setdakab Kabupaten Pesawaran pada Rabu, (22/07/2020).

Hadir dalam acara ini Dinas PMD, Dinas Kesehatan,Dinas Pendikan, Dinas Kominfo,Camat dan Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pesawaran.

Dalam sambutannya  Asisten I, A.Syukur  berharap kegiatan Webinar ini dapat terlaksana dengan baik dan melibatkan banyak masyarakat. Apalagi terkait hal penting dalam penanganan stunting di bumi Andan Jejama ini.

M.Zuriadi, Kepala Dinas PMd Pesawaran menjelaskan bahwa kegiatan ini melalui kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa akan bekerjasama dengan Habibie Institute for Public Policy and Government (HIPPG) Universitas Indonesia”

“ Kerjasama yang dimaksud  adalah melakukan edukasi untuk meningkatkan kapasitas stakeholder yang terkait dalam penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Pesawaran yang merupakan Kabupaten Locus Stunting. Kegiatan ini dilakukan melalui Seminar Online/Zoom Meeting yang sepenuhnya akan dikelola oleh Event Organizer (EO) dari Habibie Institute for Public Policy and Government (HIPPG) Universitas Indonesia”. Terang Zuriadi.

Zuriadi juga menjelaskan bahwa kegiatan Webinar/Zoom Meeting ini  akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2020.

Rencan Peserta aktif dalam kegiatan ini direncanakan sebanyak 1345 peserta yang berasal dari unsur OPD, TP PKK, KPM Desa,Bidan Desa, Dokter Puskesmas,Ahli Gizi Puskesmas, Guru TK,Guru PAUD, dan Seluruh Pendamping Profesional di Kabupaten Pesawaran.

Key Note Speakernya pada webinar ini adalah Dr. drg. Widya Leksmanawati Habibie, Sp.Ort., M.M.. Direktur Eksekutif Habibie Institute for Public Policy and Government (HIPPG) Universitas Indonesia dan Associate Fellow di The Habibie Center.dan  H. Dendi Ramadhona K., ST.. Bupati Pesawaran.(Red)

Sedangkan Narasumbernya adalah; Samsul Widodo, MA.. Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia; dan Dr. dr. Tb. Rachmat Sentika, Sp.A., MARS, Surveyor Akreditasi FKTP Kementerian Kesehatan Republik Indonesia”. Ujar Zuriadi menjelaskan.(red)

IPDN ANUGERAHKAN ALUMNI KEHORMATAN KEPADA GUS MENTERI DESA

Penyematan Lencana Alumni Kehormatan IPDN oleh Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, M.M kepada Dr. (H.C) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/07/2020).

Sumedang – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), memberikan penghargaan kepada Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT)  sebagai alumni kehormatan IPDN.

Lencana Alumni Kehormatan IPDN disematkan langsung oleh Rektor IPDN Dr. Hadi Prabowo, M.M kepada Dr. (H.C) Drs. H. Abdul Halim Iskandar, di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (22/07/2020).

Hadi Prabowo  menyatakan, Pemberian lencana alumni kehormatan itu sendiri, dilihat dari dedikasi Mendes PDTT dalam membangun desa dan dinilai mampu menggerakkan desa-desa untuk mandiri.

“desa adalah suatu entitas yang berdaya dan mandiri dan desa merupakan perwujudan kepanjangan tangan pemerintah pusat yang terdepan.Jadi kalau desanya maju, otomatis kota dan negara ini akan maju,” ungkap Hadi.

Sementara itu, Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri,  memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi kampus IPDN atas penghargaan yang diberikan kepadanya. Ucapan terimakasih tulus disampaikan Menteri yang akrab dipanggil Gus Menteri ini.

“Terima kasih Pak Rektor, sekarang saya sudah menjadi alumni IPDN. Saya bangga dan merasa terhormat menerima lencana penghargaan alumni IPDN,” ucap Gus Menteri.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini juga menambahkan, para alumni IPDN sangat membantu dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Dedikasi alumni-alumni IPDN sangat luar biasa. Saya percaya dan melihat secara langsung atas dedikasi alumni-alumni IPDN dalam bekerja serta membantu berjalannnya roda pemerintahan.” pungkas Menteri Kelahiran Jombang ini.(red)

Release oleh:Rifqi/Kemendes PDTT

BUMD PESAWARAN BERJARING DENGAN BUSINESS DEVELOPMENT LINK AJA

PT.aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran  menerima kunjungan Business Development LINK AJA Selasa, 21/07/2020

Gedongtataan. Selasa, 21/07/2020 PT.aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran  menerima kunjungan Business Development LINK AJA salah satu BUMN yang membidani Sistem LINK AJA.    

Dari Business Development LINK AJA diwakili oleh Bapak Adimas Bagus Permadi dan ibu Lia Kurniati dan dari PT.aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD pesawaran  diwakili oleh Divisi Manager Nurhudiman,SP dan Manager Operasional dan Produksi Ir.Hi.Heri Budianto,ST.

Hasil  diskusi antara BUMD pesawaran dan Business Development LINK AJA adalah kesepakatan Business development LINK AJA, dalam beberapa hari kedepan akan persentasi ke Bupati pesawaran Hi.Dendi Romadhona Kaligis,ST dan OPD terkait. Pembahasan saat presentasi adalah:

~>LINK AJA siap membantu proses sistem transaksi digital dalam hal penarikan, Penyetoran dan pembayaran;Pajak, Retribusi pasar, Parkir, Retribusi Kebersihan, dll.

~>Membackup transaksi digital pada beberapa Tempat wisata, Transportasi, Entertainment, dll.

~>Membantu pengembangan transaksi untuk UMKM, UKM, IKM, UP2K, Home industri, BUMDES, KOPERASI, dan Individu yang PNS Mitra BUMD pesawaran secara langsung.

~>Kemudian Sistem LINK AJA terintegrasi dengan E Link BUMD Pesawaran sehingga semua aktivitas transaksi akses keuangan non tunai, seperti; penarikan uang tanpa kartu di ATM, Alfamart, indomaret dan lainnya dapat  menghasilkan PAD untuk pemerintah Daerah Pesawaran.

~>Pemilik saham LINK AJA adalah BUMN dan bank yang tergabung dalam HIMBARA antara lain;BNI, BRI, BTN, Mandiri. Sehingga dalam bertransaksi digital bisa langsung transfer secara gratis.

~>E Link BUMD pesawaran juga setelah terintegrasi dengan sistem LINK AJA, akan menerbitkan E-Money berupa aplikasi dan kartu bermerchand visa sehingga pemiliknya dapat bertransaksi digital baik di dalam negri maupun di luar negri dengan aplikasi android.

Pertemuan antar dua Lembaga ini diharapkan diharapkan terus berjalan dan berinovasi agar dapat menciptakan ekosistem inklusi keuangan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat di Bumi Andan Jejama ini.(red).

2.426.707 KPM BLT dd ADALAH PEREMPUAN KEPALA KELUARGA (PEKKA)

Menteri Halim saat menjadi keynote speaker pada International Webinar The Role of Woman in  New Normality of Rural Areas di Jakarta, Selasa (21/7/2020)

Jakarta – Menteri Halim saat menjadi keynote speaker pada International Webinar The Role of Woman in  New Normality of Rural Areas di Jakarta, Selasa (21/7/2020) menyampaikan, bahwa pada Data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) per tanggal 20 Juli tahun 2020, sebanyak 2.426.707 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa merupakan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

Sedangkan total yang telah menerima penyaluran BLT Dana Desa berjumlah 7.828.087 KPM.

Terkait hal tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, BLT Dana Desa telah mengatasi permasalahan ekonomi sejumlah Perempuan Kepala Keluarga di desa yang selama ini belum terdeteksi.

Karena, sebagian besar Perempuan Kepala Keluarga tersebut merupakan keluarga miskin yang belum terdata di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Artinya pada kondisi sebenarnya, beliau-beliau ini adalah seharusnya menjadi bagian dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS), tapi tidak terdata,” ujar Gus Menteri lagi. (red)

LAKUKAN RISET, BUMD PESAWARAN TEMUKAN TIGA FORMULA COCOA NIBS

Ahmad Muslimin Direktur PT. Aneka Usaha Laba Jaya Utama -BUMD Pesawaran

Gedongtataan. Pada Selasa,21 Juli 2020, Ahmad Muslimin, Direktur PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD Pesawaran mengatakan bahwa Lembaga yang dipimpinnya  telah melaksanakan riset dan serangkaian uji coba telah berhasil menciptakan new produk olahan Biji Kakao yang food great, sehat, bergizi, hygenis dan berkualitas tinggi.

Riset yang dilakukan oleh R n D (Riset and Devopment)  Mini Pabrik Pengolahan Coklat Andan Jejama – PERUSODA PT.Aneka Usaha Laba Jaya Utama – BUMD Pesawaran di bumi Andan Jejama telah merumuskan  tiga formula Cocoa Nibs berbahan baku biji kakao kering fermentasi, yaitu :

1.Granola – Nibs formula I akan jadi produk KATO FOOD KAKAO NIBS dengan merek dagang KAHUT.

2.Granola – Nibs formula II akan jadi produk HEALTY FOOD KAKAO NIBS dengan merek dagang KAHUT.

3.Granola – Formula III akan jadi produk SUPER FOOD KAKAO NIBS dengan merek dagang KAHUT.

Menurut Ahmad Muslimin, Prototipe 3 New Produk Kakao Nibs telah di serahkan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan kabupaten pesawaran. Kemudian 3 new produk perdana akan di kenalkan ke publik dalam pameran produk-produk industri dan home industri di Bank Indonesia(BI) pusat – DKI Jakarta.

“Selain 3 new produk tersebut di atas BUMD pesawaran akan menampilkan Produk Coklat berupa; Bubuk Coklat original, Minyak Nabati Coklat Original, Coklat Bar, Coklat Candy, Bubuk Minuman coklat 3 in 1 and Hot coklat”.Ujar Muslimin menambahkan.

Kehadiran BUMD Pesawaran dalam pameran yang akan di selenggarakan pada 15 September 2020 di BI pusat akan mewakili BI provinsi Lampung.

Untuk diketahui wilayah perdesaan di Kabupaten Pesawaran adalah sebagai penghasil Kakao hingga 30.059 ton dalam kurun waktu 2016 hingga 2018, (Red)

Release by :Ahmad Muslimin