Pemanfaatan Sisa Ikan Hasil Laut Nelayan Desa Durian Menjadi Produk Unggulan Desa

ft2pc

Ringkasan Umum

Melihat letaknya yang strategis berada dipesisir laut dan dilintasi oleh wisatawan baik lokal maupun nasional yang menuju Tanjung Putus,Pulau Pahawang dan Teluk Kiluan Tanggamus. Desa Durian memiliki potensi yang besar dalam memproduksi PRUDES untuk dijadikan buah tangan wisatawan tersebut, dan alternatif destinasi wisata. Maka dinilai sangat perlu Produk unggulan desa diproduksi secara banyak. Selain menambah penghasilan masyarakat desa Durian, produk tersebut juga menambah Pendapatan desa

Tentang dan Latar Belakang Masalah

Secara global masyarakat Desa Durian berprofesi sebagai nelayan, hasil laut yg yang melimpah yang diperoleh dari nelayan sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Sisa ikan seperti tulang dan kepala ikan biasanya langung dibuang. Hal ini yang menjadi dasar ibu PKK Desa Durian untuk mengolah beragam olahan hasil laut. Memang di pasaran terdapat banyak olahan hasil laut, namun tidak seperti olahan produk ibu PKK Desa Durian.

ft1pcSolusi/Inovasi yang dijalankan   

Untuk bersaing di pasaran dan Menjawab tantangan beragam olahan hasil laut, ibu PKK Desa Durian berinovasi dengan

mengolah sisa-sisa hasil laut, seperti tulang, kepala dan kulit ikan menjadi panganan yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Hasil olahan ibu PKK tersebut yakni, abon kepala ikan, kerupuk kulit ikan, kerupuk cumi, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini untuk meningkatkan ekonomi warga dan pendapatannya.

Proses/Langkah demi langkah penyelesaian masalah/ tantangan

 Umumnya tulang dan kepala ikan jarang sekali dimakan, bahkan banyak yang dibuang. Di dea Durian bahan yang tidak digunakan tadi diolah menjadi panganan yang nikmat, tentunya melalui beberapa kali ekperimen. Sehingga terciptalah produk olahan dari sisa-sisa ikan, baik kepala, tulang hingga kulit ikan.

Hasil/Capaian

Saat ini produk olahan sisa ikan tersebut sudah banyak dikenal, bahkan ering mengikuti ajang pameran, baik tingkat kabupaten, provini hingga nasional.

ft3pcPembelajaran

Semangat Ibu PKK yang akan menghasilkan pengusaha-pengusaha baru dan masyarakat yang sadar akan Prukades

Rekomendasi

Perlu dukungan pemerintah atau instansi terkait untuk mengelola manajemen, Mengembangkan SDM dan SDA yang terdapat didesa sebagai aset penting pemerintah desa.

Ingin lihat video inovasi klik link di bawah ini:

 

 

 

 

 

 

 

SEJAK TANGGAL 9 NOVEMBER 2018 DIBUKA, 6 CALON P2KTD MENDAFTAR

Gedongtataan. Rencana kegiatan Program Inovasi Desa(PID) dalam bentuk P2KTD telah dimulai dengan  dibukanya rekriutmen P2KTD  pada tanggal 9 November 2018 yang lalu. Dari pantauan Tenaga Ahli (TA) P3MD Kabupaten Pesawaran  sudah ada beberapa calon P2KTD yang mendaftar. Walaupun sementara dengan koordinasi dengan sekretariat TIK, pendaftaran masih dibantu oleh Tim  TA P3MD, namun tidak mengurangi semangat rekruitmen dimaksud.

Exif_JPEG_420
Pendaftar Calon P2KTD Kabupaten Pesawaran

Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (TA.PED), Wulandari menyatakan bahwa dari calon pendaftar yang sudah dia rekap, ada enam calon P2KTD.

“Enam Calon P2KTD yang mendaftar yaitu; 1. PT Mitra Daya Mandiri Konsultan, 2. STIE Muhammadiyah Pringsewu, 3.Pusat Pengembangan Kewirausahaan Sosial, 4.Yayasan DesaPolitan Indonesia,5.PT.Mitra Identic (Layanan Jasa Konstruksi), 6. CV Razaktha Consultant. Dari keenam pendaftar semoga sudah memenuhi Bidang Sumber Daya Manusia, Infra Struktur Desa dan Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan. Namun kepastian memenuhi syarat atau tidak lembaga-lembaga ini adalah nanti setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Pesawaran”. Ujar Wulan menambahkan.

P2KTD  bukanlah pihak ketiga yang akan melaksanakan pembangunan Desa, tetapi ke depan akan menjadi mitra desa dalam pengembangan kapasitas masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan.(ra)

Kepala Sekretariat TIK Serius Monitoring TPID

Pesawaran. Dimulai dari Hari Selasa, 13 November 2018 sampai tanggal 21 November 2018 dibantu Tim Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pesawaran, Tim Inovasi Kabupaten Pesawaran pada Program Inovasi Desa (PID) melakukan moniroting kegiatan PID di kecamatan se Kabupaten Pesawaran.

IMG-20181115-WA0023
Destinasi Wisata Desa Durian yang di capture TPID

Walau tidak berjalan sesuai jadwal yang direncanakan, Sekretariat TIK, Rendi Ahades.DP,SE,MM dan Eko Prastyawan,SIP.MIP beserta pengurus TIK dari Dinas Kominfo, Gunadi  Lilik,SE,MM melakukan monitoring kegiatan Pengelolaan Pengetahuan Inovasi Desa (PPID).

Menurut Rendi Ahades, walaupun tidak semua capturing berjalan sesuai harapan, namun beberapa kegiatan capturing ide inovasinya cukup bagus. misalnya kegiatan pemanfaatan lahan kosong untuk destinasi wisata  di Desa Durian Kecamatan Padang Cermin.

IMG-20181115-WA0022
Monitoring capturing Inovasi ” Minyak Atsiri” di Desa Sinar Harapan Kedondong.

“Luar biasa indahnya, tidak kalah dengan wisata di tempat lain. Untuk itu inovasi capturing yang lain harapannya bisa seperti di Padang Cermin ini.”. ujar Rendi menambahkan.

Cipto Adi.P, Kaur Kesra Desa Durian menyatakan bahwa lahan yang dijadikan wisata adalah lahan milik warga yang pengelolaannya bekerjasama dengan BUMDes .

Priyono Sadewo, TA TTG berharap setelah dimonitoring kegiatan capturing bisa lebih berkualitas dan jelas ide inovasi yang diangkat.(ra)

 

 

TIK Pesawaran Buka Rekruitmen P2KTD

logo-program-inovasi-desa-06Dalam rangka akselerasi pembangunan yang ada di desa. Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Pesawaran membuka rekruitmen Penyedia PeningkatanKapasitas Teknis(P2KTD) di Kabupaten Pesawaran tahun 2018.

Rekruitmen ini dimaksudkan agar kegiatan unik dan inovatif di desa yang telah dibiayai dalam APBDes 2018 bisa dilaksanakan dengan baik.khusunya kegiatan hasil dari komitmen pada saat Bursa Inovasi Desa tahun 2017 yang lalu.

Sebagaimana disampaikan oleh  Jenny Ricardo, Ketua Pokja P2KTD  beberapa saat yang lalu  bahwa Pokja P2KTD sudah melakukan pemetaan atas jenis bidang apa saja yg akan diperlukannya pendampingan P2KTD. Karena Desa memerlukan lembaga profesional  dan kompeten yg akan menjadi mitra bagi Desa dan membantu Desa utk lebih inovatif dan optimal dalam menggunakan Dana Desa dalam pembangunan masing masing Desa.

img-20181109-wa0023.jpg
Sumber: Radar Lampung 09 Novembe 2018

Terkait spesifikasi P2KTD begitu juga Abdi Timur menyampaikan bahwa melalui proses yang cukup panjang akhirnya disepakati bahwa beberapa kebutuhan layanan P2KTD di desa se Kabupaten Pesawaran sesuai dengan kegiatan pada APBDes 2018.

“Kebutuhan layanan yang dimasud meliputi: Pertama, untuk kegiatan Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi Lokal ada tiga kegiatan spesifik ; Strategi Pengembangan dan Pengelolaan BUMDES yang berkelanjutan dan komprehensif, Strategi dan Teknik Analisis Pemasaran/Marketing Produk Unggulan Desa, dan  Teknis Analisis Pengembangan Usaha Jasa/ Industri Kecil. Kedua, Kegiatan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan enam kegiatan spesifik ; Peningkatan Kapasitas Guru PAUD dan Strategi Pengelolaan PAUD yang komprehensif, Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan Kesenian dan Lembaga Adat dalam rangka Pelestarian Adat Budaya, Peningkatan Kapasitas Kader Teknis Desa dalam Penyusunan RAB dan Metode PelaksanaanTeknis,   Strategi Pengurus PKK dalam mengimplementasikan Dasa Wisma PKK, Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan oleh Kader Posyandu, dan     Organisasi dan Manajemen Jurnalistik . Ketiga, Infrastruktur Desa dengan kegiatan spesifik Penyusunan Grand Design dan Masterplan Pengembangan Daerah/Lokasi Desa Wisata”. Jelas Abdi lagi.

Selain itu Wulan, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Kabupaten Pesawaran menambahkan bahwa agar Desa tetap mandiri dalam pengelolaan dan pelaksanaan pembangunan, maka P2KTD bukanlah lembaga pelaksana kegiatan di desa. tetapi sebagai mitra desa dalam peningkatan kapasitas masyarakat desa untuk pelaksanaan pembangunan.

” Semoga setelah dibuka rekrtuitmen ini, akan banyak lembaga profesional yang dapat turut andil dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa”, harap wulan. (Ra)

 

PERKUAT PELAKSANAAN INOVASI DESA, TIK DAN TA P3MD LAKUKAN MONITORING

Dalam rangka memotret kemajuan pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) di Kabuaten Pesawaran, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dan Tim Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa( TA P3MD) Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan monitoring kegiatan di tingkat basis. Monitoring yang dilakukan diikuti oleh OPD yang tergabung dalam Tim Inovasi Kabupaten.

Rendi Ahades, Kepala Sekretariat TIK Pesawaran menyatakan bahwa monitoring ini untuk mengawal Program Inovasi Desa di Kabupaten Pesawaran. Dalam monitoring ini  kami akan turun bersama-sama TA.

monitoring2
Rencana Jadwal Monitoring PID Kabupaten Pesawaran 2018

Terkait konten dari monitoring Priyono Sadewo, Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna P3MD Kabupaten Pesawaran bahwa tujuan dari monitoring yang dilakukan adalah untuk melihat sejauhmana pelaksananaan kegiatan PID telah dilaksanakan oleh TPID di masing-masing Kecamatan.

monitoring1
Koordinasi Tim TA P3MD Pesawaran dengan Kutoa Pokja PPID di Bappeda Pesawaran untuk persiapan monitoring PID

Wulan, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Kabupaten Pesawaran menegaskan bahwa monitoring yang dilakukan juga akan melihat kepatuhan TPID dalam melaksanakan  tahapan kegiatan inovasi di wilayah masing-masing.

“Apa yang dilaksanakan oleh TPID akan di kroscek kesesuainnya dengan Juknis dan aturan main yang telah dikeluarkan oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Selain itu juga diharapkan dengan monitoring ini kami akan dapat memperkuat semangat kerja inovasi desa ”, ujarnya Lagi.

Sebagai gambaran pelaksanaan PID di Kabuaten Pesawaran telah berjalan sesuai dengan tahaan yang ada. Kegiatan PID dalam PPID telah sampai pada tahap capturing inovasi desa dan persiapan replikasi komitmen desa. Semoga dengan dilaksanakan monitoring ini kegiatan PID lebih bagus hasilnya.(Ra)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN P2KTD SELESAI, TIK SEGERA LAKUKAN REKRUITMEN P2KTD

Program Inovasi Desa merupakan salah satu upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan di Desa. Melalui pemanfaatan dana desa secara lebih kualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal, dan kewirausahaan, pengembanagan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.

Melalui PID diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipasif dan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

p2ktd2

Koordinasi Tim TA dengan Ketua Pokja P2KTD TIK Kabupaten Pesawaran

Dalam mewujudkan program inovasi desa, ada dua kegiatan penting yang harus dilaksanakan, yaitu kegiatan PPID dan kegiatan  P2KTD. Kedua kegiatan ini, ibarat dua sisi mata uang yang satu sama lainya saling lengkapi, untuk mewujudkan pemerintah desa lebih inovasi dalam melaksanakan program pemerintahan, baik itu dalam perencanaan maupun pelaksanana pembanguan.

Di Kabupaten Pesawaran dua kegiatan ini pada fase proses pelaksanaan, yang dimulai dengan dilakukannya Musyawarah Antar Desa dan Bursa Inovasi Desa. Tahapan PPID telah sampai pada kegiatan capturing sedangkan kegiatan P2KTD telah selesai rekomendasi kebutuhan P2KTD 2018.

Abdi Timur, Tenaga Ahli Infrastruktur Desa mengaku  cukup gembira, fase kegiatan P2KTD telah dilakukan dengan alur tahapan yang ideal. Dan semoga kebutuhan P2KTD ini nanti benar-benar dapat membawa desa ke cita-cita  penyelenggara desa menjadi desa tangguh, Berjaya dan mandiri.

Menurut Jenny Ricardo, Ketua Pokja P2KTD  baIK melalui Pokja P2KTD sudah melakukan pemetaan atas jenis bidang apa saja yg akan diperlukannya pendampingan P2KTD..

“Hasil pemetaan dan identifikasi ini kemudian akan dilaporkan/disampaikan kepada TIK utk diverifikasi dan direkomendasikan oleh TIK, bidang apa saja yg akan menjadi prioritas pendampingan P2KTD, yg kemudian ditindaklanjuti dengan rekrutmen P2KTD”, ujarnya lagi.

rekomendasi kebutuhan p2ktd1
rekomendasi kebutuhan p2ktd tahun 2018

Sementara YD. Wulandari, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD pesawaran mnyebutkan bhwa untuk kegiatn P2KTD tahun 2018 telah didapatkan beberapa usulan yang akan difasilitasi P2KTD yaitu terutama di Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal, Pembangunan Sosial Dasar dan Infrastruktur Desa,

“Memang semua kegiatan penting,   tapi perlu dipilah mana yang layak untuk  konsumsi P2KTD, mengingat juga anggaran yg terbatas. Kecuali bila desa ingin membiayai sendiri dan perlu saran dari P2KTD yg layak untuk mendampingi kegiatan tersebut”. Jelas Wulan lagi.

Jenny kembali menyatakan bahwa Desa memerlukan lembaga profesional  dan kompeten yg akan menjadi mitra bagi Desa dan membantu Desa utk lebih inovatif dan optimal dalam menggunakan Dana Desa dalam pembangunan masing masing Desa. Dalam konteks itulah P2KTD dihadirkan sesuai dengan keahliannya utk menjadi mitra desa dalam peningkatan kapasitas pembangunan dan inovasi Desa.

Daftar Kegiatan Desa yang Membutuhkan Fasilitasi P2KTD Tahun 2018

p2ktd3
Kebutuhan Bidang dan Sub Bidang Kegiatan Desa yang membutuhkan fasilitasi P2KTD 2018

 “Proses rekrutmen P2KTD tentunya dilaksanakan secara transparan sesuai dengan ketentuan yang ada, dan tentunya sesuai dengan bidang pembangunan yg menjadi prioritas bagi desa untuk ditingkatkan kapasitas dan inovasinya. Pokja P2KTD Kab. Pesawaran sdh mempersiapkan tahapan dan adminitrasi rekrutmen. Target rekrutmen akan dilaksanakan minggu ini.” Ujarnya menegaskan. (Ra)

Terus Ber-Inovasi, Ibu PKK Desa Durian di “Capturing” TPID

Sukses dengan beragam produk olahan dari ikan laut, Ibu PKK Desa Durian, Kecamatan Padangcermin semakin giat dalam berinovasi, Yakni mengelola Hutan Mangrove dan Pantai Pakuan yang terletak di desanya.

pc1
Kepala Desa Durian dan Ibu PKK Desa Durian dengan prudes

Salah satu pengurus PKK Desa Durian Kecamatan Padangcermin, Siti Hafsah mengatakan, “desa Durian memiliki pantai dan hutan mangrove. Potensi ini (pantai dan hutan mangrove:red) sayang sekali jika tidak dikelola. Akhirnya saya dan teman-teman PKK berinisiatif untuk mengelola kawasan pantai tersebut.

Pengelolaan oleh ibu PKK Desa Durian ini meliputi, Perawatan pantai dan mangrove hingga biaya parkir. Pengunjung yang datang hanya dikenai biaya lima ribu rupiah tambahnya.

pc2
Spot Wisata Pantai Durian

Tim Pelaksana Inovasi Desa Kecamatan Padangcermin sebagai fasilitator tahapan pelaksanaan pengelolaan praktik cerdas, menganggap kegiatan ibu PKK ini sebagai inovasi.

Anggota TPID Padangcermin Bidang Inovasi Gusti Nasa Utami mengatakan ibu PKK biasanya aktif di bidang pengolahan makanan.

“ Jarang sekali, bahkan tidak ada ibu PKK yang aktif di bidang wisata. Kebanyakan dari mereka senang mengolah makanan yang nantinya jadi produk unggulan desa atau Prudes” ujarnya.

Sejak  lima bulan terakhir, Ibu PKK Desa Durian telah aktif mengelola dan mengenalkan lokasi wisata miliknya secara online, yaitu menyebarkan melalui media sosial miliknya.

pc3
Spot Wisata Pantai Durian

Semangat Perjuangan ibu PKK Desa Durian patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, meski keterbatasan waktu sebagai ibu-ibu, mereka juga giat dalam memelihara dan mengenalkan wisata di daerahnya.

TPID dituntut tidak hanya melakukan pelaporan dalam bentuk  tulian dan data. Mereka juga ditugaskan untuk melaporkan dalam bentuk audio video untuk memvisualisasikan inovasi desa kepada Kementerian Desa.

Hal ini dikatakan Ahmad Safwan, Ketua TPID Kecamatan Padangcermin saat melakukan persiapan pembuatan film dokumenter inovasi desa atau yang disebut capturing di Desa Hanaubrak.

“capturing ini akan menjadi semacam tutorial bagi desa yang ingin mencontoh” tambahnya.

Tidak hanya Desa Durian yang yang dicapture, Giat Pemuda Desa Hanaubrak Membangun Wisata Air Terjun juga menjadi bahan capturing TPID Padangcermin.

(TPID PC)

MENYUSUN AGENDA KERJA, TPID SE-PESAWARAN ADAKAN RAKOR

pahawaang1
Rapat Koordinasi TPID Se Kabupaten Pesawaran

Pahawang, Kamis, 20 September 2018 Seluruh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) se Kabupaten Pesawaran melaksanakan Rapat Koordinasi Inovasi Desa di Pulau Pahawang Pesawaran. Selain TPID acara ini juga dihadiri oleh seluruh Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pesawaran dan Tenaga Ahli Madya (TAM) PID Provinsi Lampung.

Rapat ini membahas agenda penting dalam pelaksanaan PID tahun 2018. Sebagai gambaran per September 2018 kegiatan PID di Kabupaten Pesawaran meliputi Sebagai kelanjutan kegiatan PID pada tanggal 25 Agustus dilaksanakan rapat Bersama Tim Inovasi Kabupaten dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa tahun 2018 pada tanggal 27 Agustus 2018 di Gedung Serba Guna Pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran.

IMG-20181103-WA0067
Diskusi pada Rakor TPID se Kab.Pesawaran

Pada tanggal 13 sampai dengan tanggal 16 September 2018 dilaksanakan Pelatihan TPID seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran. Dan Pada tanggal 29 September 2018 dilaksanakan Rapat Koordinasi TPID se seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran di desa Pahawang Kecamatan Marga Punduh.

Tenaga Ahli Madya (TAM) PID Provinsi Lampung, Edi Sudrajat berharap pelaksanaan PID tahun ini lebih baik dari tahun 2017. Karena persiapan tahun ini lebih longgar dari tahun lalu. “Apalagi dengan potensi kelembagaan TPID yang ada di Pesawaran yang solid ini”, ujarnya lagi.

Riza Allatif, Koordinator TA P3MD Pesawaran menegaskan bahwa focusing kegiatan PID pasca Bursa adalah proses capturing dan replikasi. Pada proses ini diharapkan seluruh TPID menggunakan Kartu Ide dan Kartu Komitmen yang telah diserahkan dan dipilih desa pada saat pelaksanaan Bursa Inovasi Desa tanggal 27 Agustus yang lalu.

“Semua kegiatan harus terjadwal dan terlaksana secara runtut sesuai dengan tahapan Program Inovasi Desa (PID)”, tegasnya.

IMG-20181103-WA0062
sessi tanya jawab

Lebih fokus Priyono Sadewo. Tenaga Ahli TTG P3MD Pesawaran berharap seluruh TPID melaksanakan capturing dengan terlebih dahulu menyusun media pembelajaran agar innovasi yang dicapture akan mudah dipahami oleh siapapun yang ingin mempelajari dan mereplikasinya. (Ra)

MEMACU KINERJA PROGRAM INOVASI, TPID SE PESAWARAN DILATIH

Pesawaran- Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program Inovasi Desa bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa dengan memberikan banyak referensi dan inovasi pembangunan desa dalam rangka mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan, serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan.

IMG_5007
Sambutan Ketua TIK PID Kabupaten Pesawaran

Dalam rangka percepatan pelaksanaan Program Inovasi Desa, pada tingkat kecamatan dibentuk Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) yang bertugas untuk melaksanakan Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi di Desa. untuk itu pada tanggal 12-16 September 2018 di Hotel Kurnia Bandar Lampung seluruh TPID se Kabupaten Pesawaran mengikuti Pelatihan yang dinahkodai oleh Panitia yang dibentuk oleh Tim Inovasi Kabupaten.

Menurut Ketua TIK Kabupaten Pesawaran, M.Zuriadi,MH bahwa fungsi Pelatihan TPID ini adalah forum pembelajaran bagi TPID Se Kabupaten Pesawaran agar mampu memahami pokok pokok kebijakan PID, strukur organisasi TPID, Konsep PPID, Konsep P2KTD, dan mekanisme pencairan DOK TPID. Dengan demikian diharapkan dalam pelaksanaan PID tahun 2018 persoalan konsep dan teknis di lapangan tidak lagi menjadi kendala yang berarti.

IMG_5048
Peserta Pelatihan Aktif mengikuti kegiatan

Partisipasi dalam pelatihan ini sangat baik. perwakilan seluruh TPID yang terdiri masing-masing 3 orang datang dan aktif mengikuti acara dari awal sampai akhir kegiatan. Untuk membantu kesuksesan acara ini, maka Ketua TIK memerintahn seluruh Tenaga Ahli Kabupaten Pesawaran untuk menjadi fasilitator dalam pelatihan ini.

Di akhir acara Ketua Panitia mengharapkan  seluruh TPID mampu mengimplementasikan segala hal yang telah dipelajari. Insya Allah akan tercapai  Desa Tangguh, Maju dan Mandiri di Bumi Andan Jejama ini.

Dari hasil Evaluasi dan pemantauan panitia seluruh peserta  aktif menyampaikan tanggapan dan jawaban dari pertanyaan ataupun polemik yang dilontarkan oleh pelatih peserta sangat aktif dan penuh dengan semangat untuk menanggapi, dari hal tersebut disimpulkan  peserta sudah cukup memahami materi yang disampaikan oleh semua pelatih.

Secara umum capaian belajar sesuai dengan pemantauan masing-masing pelatih adalah bagus. Dari awal sampai akhir pelatihan berjalan dengan baik, seluruh peserta dan pelatih hadir dari awal sampai akhir.(red)