Jokowi Akan Kirim Pendamping Desa dan Kepala Desa Belajar Keluar Negeri

downloadSukadana. Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan dalam acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Islamic Center, Lampung Timur, Lampung, Jumat (23/11) mengajak seluruh pihak untuk kerja keras membangun Negeri ini.

“Ada dua hal penting yang menjadi agenda besar Pemerintah Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lainnya, yaitu Pembangunan Infrastruktur dan Pembangunan Sumberdaya Manusia”. Tegas Presiden Jokowi.

Dalam rangka pembangunan Infrastruktur di desa,  Negara telah menngelontorkan Dana Desa sejak tahun 2015 yang lalu sampai saat ini  sekitar Rp187 triliun.

lamtim1

Lebih lanjut Presiden menyebutkan, pada 2015 dana desa yang dikucurkan mencapai sebesar Rp20,7 triliun, lalu meningkat pada 2016 menjadi Rp47 triliun, kemudian meningkat kembali pada 2017 sebesar Rp60 triliun, dan pada 2018 tetap sebesar Rp60 triliun. Dan pada 2019, pemerintah akan  naikkan lagi Dana Desa menjadi Rp70 triliun.

Untuk itu untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia yang mumpuni  di Desa Presiden Jokowi berencana mengirim Pendamping Desa, Kepala Desa, Kader PAUD, dan Kader Posyandu keluar negeri untuk melakukan studi banding. Studi banding perangkat desa ini diagendakan mulai tahun depan (2019).

jokowi-2019-anggaran-dana-desa-kita-naikkan-rp70-t-ruj-1-e1543027863699.jpg

“Saya telah diskusi dengan Menteri Desa, tahun depan kita coba beberapa Kepala Desa, Pendamping Desa, Kader PAUD, dan Kader Posyandu dikirim  keluar negeri untuk diberikan training 1, 3 atau 6 bulan biar melihat dan membandingkan kegiatan di sana,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan bahwa studi banding bisa memacu semangat perangkat desa untuk mengubah wajah daerah masing-masing. Dan juga bisa menjadi awal kemajuan dan kesiapan kompetisi Indonesia dengan negara lainnya(ra)

Ibu PKK, Penggerak Wisata Mangrove dan Pantai

ft7pcRingkasan Umum

Salah satu potensi alam yang dimiliki Desa Durian ialah Hutan Mangrove. Melihat potensi alam terebut, ibu PKK Desa Durian, mencoba untuk mengelola manajemen wisatanya, dengan cara membenahi kawasan hutan mangrove dan pantai tersebut. Tentunya dengan harapan dapat dikenal oleh khalayak ramai yang nantinya akan menjadi pendapatan asli desa. Selain menambah PAD desa, jika kelak wisata tersebut dikenal luas, maka akan meningkatkan perekonomian mayarakat Desa Durian.

Tentang dan Latar Belakang Masalah

Di Desa Durian Kecamatan Padang Cermin terdapat gejala bahwa potensi SDM kurang dimanfaatkan oleh warga desa. Hasil survei TPID Padang Cermin bahwa memang cenderung banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal, Hal ini dikarenakan kurangnya penggerak untuk memotivasi masyarakat desa. Kelompok ibu PKK memiliki peran yang strategis dalam memanfaatkan potensi daerah tersebut. ibu PKK memiliki peran untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui memotivasi dan menggerakan masyarakat untuk mengelola potensi desa. Tindakan nyata yang dapat dilakukan ibu PKK antara lain, Memotivasi masyarakat agar tahu manfaat desa menjadi tujuan wisata, Menggerakan masyarakat memelihara hutan mangrove dan pesisir pantai. Dalam upaya mempercepat terwujudnya tujuan pembangunan, Maka pemberdayaan PKK perlu terus ditingkatkan.

ft10pcSolusi/Inovasi yang dijalankan

Ibu PKK Desa Durian berinisiatif untuk mengelola kawasan wisata mangrove dan pantai di desanya agar dikenal oleh wisatawan lokal maupun domestik. Pengelolaan ini meliputi manajemen, perawatan kawasan hutan mangrove dan pantai, hingga mengenalkan ke masyarakat luas melalui media social

Proses/Langkah demi langkah penyelesaian masalah/ tantangan

Saat musyawarah desa ibu PKK mengusulkan kepada kepala desa dan perangkat desa untuk memfasilitasi gerakan atau inisiatif mereka dibidang pengelolaan SDA yg ada di Desa. Desa kemudian memfasilitasi dengan cara melakukan MoU dengan pemilik lahan wisata serta membantu mendanai untuk kegiatan pengolahan tempat wisata. Kemudian ft9pcsetelah itu ibu PKK memulai untuk melakukan kegiatannya, dengan membersihkan lahan kawasan wisata yang dilakukan setiap hari libur. kendala yang di hadapi ibu PKK belum memiliki rumah produki sendiri. Kendala yang dihadapi ialah badan jalan menuju kawasan wisata tersebut kurang lebar, badan jalan kuran lebih hanya 3 meter. Hal ini disebabkan minimnya kesadaran masyarakat, terutama warga yang halamannya dilintasi menuju kawasan wisata tersebut.

Hasil/Capaian

Saat ini masyarakat khususnya kecamatan padang cermin mulai mengenal dan tertarik untuk mengunjungi tempat wisata yang terdapat di Desa Durian, bahkan pelancong dari kabupaten lain pun mulai tahu tempat tersebut serta mengenal Prudes dan Prukades  yg dimiliki Desa Durian.

Pembelajaran

Semangat Ibu PKK, patut dicontoh. Ternyata tidak hanya kaum pria yang dapat mengelola kawasan wisata.

Rekomendasi

Perlu dukungan pemerintah atau instansi terkait untuk mengelola manajemen, Mengembangkan SDM dan SDA yang terdapat didesa sebagai aset penting pemerintah desa

Kontak Informasi

Kepala Desa Durian : FAUZI (085368384787)

Wakil Ketua PKK Desa Durian : SITI HAPSAH (085273362277)

                      

Untuk melihat video inovasi klik link di bawah ini:

Peran Aktif Pemuda Umbul Biluk dalam Pengembangan Wisata Alam Air Terjun Desa Hanuberak

ft4pcRingkasan Umum

Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Provinsi Lampung termasuk Desa yang memiliki  kawasan pegunungan. Mempunyai SDA berupa Air Terjun yang cukup baik, Kemudian Para Pemuda Desa dan Pemerintah Desa memanfaatkan tempat tersebut menjadi salah satu destinasi Wisata Alam. Agar para masyarakat sekitar dan Desa mampu mengembangkan salah satu objek wisata yang terdapat di Desa.

Tentang dan Latar Belakang Masalah

Obyek dan daya tarik wisata adalah suatu bentukan dari aktivitas dan fasilitas yang berhubungan, yang dapat menarik minat wisatawan atau pengunjung untuk datang kesuatu daerah/ tempat tertentu. Daya tarik yang tidak atau belum dikembangkan semata-mata hanya merupakan sumberdaya potensial dan belum dapat disebut sebagai daya tarik wisata, sampai adanya suatu jenis pengembangan tertentu, misalnya penyediaan aksesibilitas atau fasilitas oleh karena itu suatu daya tarik dapat dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata. Seperti halnya air terjun di wilayah lain Kabupaten Pesawaran, Air Terjun Desa Hanau Berak juga sangat menjanjikan. Wisata Air Terjun ini terletak di Hanau Berak Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Air Terjun ini memiliki ketinggian ± 10 m. Air terjun ini berasal dari mata air Gunung Pesawaran. Keindahan Air terjun Hanau Berak terletak pada kolam dibawah curahan air terjun. Selain itu juga banyak terdapat batu-batuan alam yang berukuran sangat besar sehingga menjadi daya tarik tersendiri sebagai pelengkap keindahan Air terjun Hanau Berak ini. Sebagai potensi lokasi wisata, obyek wisata tersebut belum banyak pengelolaan dan pengembangan  untuk dijadikan lokasi wisata yang maju. Hal ini dapat dilihat dari akses prasarana jalan, jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh pejalan kaki. Obyek wisata tersebut sebenarnya akan mendorong kegiatan ekonomi di sekitar daerah obyek wisata tersebut. Dari sini muncul pertayaan bagaimana dapat mendorong kegiatan ekonomi jika pengelolaan dan pengembangan potensi obyek wisata Air Terjun tidak bejalan dengan baik. Namun bila kehadiran obyek wisata Air Terjun Hanau Berak ini memberikan pengaruh positif, sustainabilitas usaha umumnya akan dapat dipertahankan karena adanya dukungan dari masyarakat sekitar.

Solusi/Inovasi yang dijalankan

Air Terjun Alam Desa Hanau Berak yang di gerakan oleh kelompok pemuda ini berharap agar Air Terjun inimenjadi salah satu destinasi wisata alam dikecamatan Padang Cermin. Dan para pemuda berharap agar insfrastruktur seperti akes jalan menuju air Air Terjun tersebut di bangun.

Proses/Langkah demi langkah penyelesaian masalah/ tantangan

Potensi alam yg dimiliki Desa Hanau Berak seperti Air Terjun para pemuda berinisiatif menjadikan

ft5pc

 Wista Alam.  Para Pemuda meyampaikan gagasan tersebut kepada pemerintah Desa kemudian disambut baik oleh kepala Desa meski ada pihak-pihak yg kurang menyetujuinya. Kemudian Pemerintah Desa dan para Pemuda meninjau lokasi apakah layak untuk di kembangkan. Setelah itu pemerintah Desa menyimpulkan bahwasannya terkendala akses jalan menuju Air Terjun tersebut belum dapat di lalui oleh kendaraan hanya bisa di lalui oleh para pejalan kaki.   Jalan untuk menuju Air Terjun terebut akan di bangun dan di anggarkan oleh Pemerintah Desa.   Pendanaan dari APBDes dan swadaya para pemuda.  SDM dari para Pemuda Desa Hanau Berak.

Hasil/Capaian

Menjadi salah satu icon di Desa dan menjadi alternatif untuk para pecinta Alam, Warga sekitar Padang Cermin umumnya dan khusus warga Desa Hanau Berak bisa menikmatipesona alam pesawaran, Serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar wisata dan menjadi pemasukan bagi Desa.

Pembelajaran

Air Terjun Alam yang belum terawat dan terekspos oleh masyarakat dapat menjadi salah satu Objek Wisata di Kabupaten Pesawaran khususnya Kecamatan Padang Cermin. Dengan adanya Dana Dea aat ini para pemuda desa ingin agar pemerintah Desa mendukung dan membantu mewujudkannya.

ft6pc

Rekomendasi

Perlunya sistem pengelolaan yang baik dan menejemennya, Serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten dan Provinsi untuk dapat membantu terwujudnya

Pemanfaatan Sisa Ikan Hasil Laut Nelayan Desa Durian Menjadi Produk Unggulan Desa

ft2pc

Ringkasan Umum

Melihat letaknya yang strategis berada dipesisir laut dan dilintasi oleh wisatawan baik lokal maupun nasional yang menuju Tanjung Putus,Pulau Pahawang dan Teluk Kiluan Tanggamus. Desa Durian memiliki potensi yang besar dalam memproduksi PRUDES untuk dijadikan buah tangan wisatawan tersebut, dan alternatif destinasi wisata. Maka dinilai sangat perlu Produk unggulan desa diproduksi secara banyak. Selain menambah penghasilan masyarakat desa Durian, produk tersebut juga menambah Pendapatan desa

Tentang dan Latar Belakang Masalah

Secara global masyarakat Desa Durian berprofesi sebagai nelayan, hasil laut yg yang melimpah yang diperoleh dari nelayan sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Sisa ikan seperti tulang dan kepala ikan biasanya langung dibuang. Hal ini yang menjadi dasar ibu PKK Desa Durian untuk mengolah beragam olahan hasil laut. Memang di pasaran terdapat banyak olahan hasil laut, namun tidak seperti olahan produk ibu PKK Desa Durian.

ft1pcSolusi/Inovasi yang dijalankan   

Untuk bersaing di pasaran dan Menjawab tantangan beragam olahan hasil laut, ibu PKK Desa Durian berinovasi dengan

mengolah sisa-sisa hasil laut, seperti tulang, kepala dan kulit ikan menjadi panganan yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Hasil olahan ibu PKK tersebut yakni, abon kepala ikan, kerupuk kulit ikan, kerupuk cumi, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini untuk meningkatkan ekonomi warga dan pendapatannya.

Proses/Langkah demi langkah penyelesaian masalah/ tantangan

 Umumnya tulang dan kepala ikan jarang sekali dimakan, bahkan banyak yang dibuang. Di dea Durian bahan yang tidak digunakan tadi diolah menjadi panganan yang nikmat, tentunya melalui beberapa kali ekperimen. Sehingga terciptalah produk olahan dari sisa-sisa ikan, baik kepala, tulang hingga kulit ikan.

Hasil/Capaian

Saat ini produk olahan sisa ikan tersebut sudah banyak dikenal, bahkan ering mengikuti ajang pameran, baik tingkat kabupaten, provini hingga nasional.

ft3pcPembelajaran

Semangat Ibu PKK yang akan menghasilkan pengusaha-pengusaha baru dan masyarakat yang sadar akan Prukades

Rekomendasi

Perlu dukungan pemerintah atau instansi terkait untuk mengelola manajemen, Mengembangkan SDM dan SDA yang terdapat didesa sebagai aset penting pemerintah desa.

Ingin lihat video inovasi klik link di bawah ini:

 

 

 

 

 

 

 

SEJAK TANGGAL 9 NOVEMBER 2018 DIBUKA, 6 CALON P2KTD MENDAFTAR

Gedongtataan. Rencana kegiatan Program Inovasi Desa(PID) dalam bentuk P2KTD telah dimulai dengan  dibukanya rekriutmen P2KTD  pada tanggal 9 November 2018 yang lalu. Dari pantauan Tenaga Ahli (TA) P3MD Kabupaten Pesawaran  sudah ada beberapa calon P2KTD yang mendaftar. Walaupun sementara dengan koordinasi dengan sekretariat TIK, pendaftaran masih dibantu oleh Tim  TA P3MD, namun tidak mengurangi semangat rekruitmen dimaksud.

Exif_JPEG_420
Pendaftar Calon P2KTD Kabupaten Pesawaran

Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa (TA.PED), Wulandari menyatakan bahwa dari calon pendaftar yang sudah dia rekap, ada enam calon P2KTD.

“Enam Calon P2KTD yang mendaftar yaitu; 1. PT Mitra Daya Mandiri Konsultan, 2. STIE Muhammadiyah Pringsewu, 3.Pusat Pengembangan Kewirausahaan Sosial, 4.Yayasan DesaPolitan Indonesia,5.PT.Mitra Identic (Layanan Jasa Konstruksi), 6. CV Razaktha Consultant. Dari keenam pendaftar semoga sudah memenuhi Bidang Sumber Daya Manusia, Infra Struktur Desa dan Pengembangan Ekonomi Lokal dan Kewirausahaan. Namun kepastian memenuhi syarat atau tidak lembaga-lembaga ini adalah nanti setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Pesawaran”. Ujar Wulan menambahkan.

P2KTD  bukanlah pihak ketiga yang akan melaksanakan pembangunan Desa, tetapi ke depan akan menjadi mitra desa dalam pengembangan kapasitas masyarakat desa dalam pelaksanaan pembangunan.(ra)

Kepala Sekretariat TIK Serius Monitoring TPID

Pesawaran. Dimulai dari Hari Selasa, 13 November 2018 sampai tanggal 21 November 2018 dibantu Tim Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pesawaran, Tim Inovasi Kabupaten Pesawaran pada Program Inovasi Desa (PID) melakukan moniroting kegiatan PID di kecamatan se Kabupaten Pesawaran.

IMG-20181115-WA0023
Destinasi Wisata Desa Durian yang di capture TPID

Walau tidak berjalan sesuai jadwal yang direncanakan, Sekretariat TIK, Rendi Ahades.DP,SE,MM dan Eko Prastyawan,SIP.MIP beserta pengurus TIK dari Dinas Kominfo, Gunadi  Lilik,SE,MM melakukan monitoring kegiatan Pengelolaan Pengetahuan Inovasi Desa (PPID).

Menurut Rendi Ahades, walaupun tidak semua capturing berjalan sesuai harapan, namun beberapa kegiatan capturing ide inovasinya cukup bagus. misalnya kegiatan pemanfaatan lahan kosong untuk destinasi wisata  di Desa Durian Kecamatan Padang Cermin.

IMG-20181115-WA0022
Monitoring capturing Inovasi ” Minyak Atsiri” di Desa Sinar Harapan Kedondong.

“Luar biasa indahnya, tidak kalah dengan wisata di tempat lain. Untuk itu inovasi capturing yang lain harapannya bisa seperti di Padang Cermin ini.”. ujar Rendi menambahkan.

Cipto Adi.P, Kaur Kesra Desa Durian menyatakan bahwa lahan yang dijadikan wisata adalah lahan milik warga yang pengelolaannya bekerjasama dengan BUMDes .

Priyono Sadewo, TA TTG berharap setelah dimonitoring kegiatan capturing bisa lebih berkualitas dan jelas ide inovasi yang diangkat.(ra)

 

 

TIK Pesawaran Buka Rekruitmen P2KTD

logo-program-inovasi-desa-06Dalam rangka akselerasi pembangunan yang ada di desa. Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Pesawaran membuka rekruitmen Penyedia PeningkatanKapasitas Teknis(P2KTD) di Kabupaten Pesawaran tahun 2018.

Rekruitmen ini dimaksudkan agar kegiatan unik dan inovatif di desa yang telah dibiayai dalam APBDes 2018 bisa dilaksanakan dengan baik.khusunya kegiatan hasil dari komitmen pada saat Bursa Inovasi Desa tahun 2017 yang lalu.

Sebagaimana disampaikan oleh  Jenny Ricardo, Ketua Pokja P2KTD  beberapa saat yang lalu  bahwa Pokja P2KTD sudah melakukan pemetaan atas jenis bidang apa saja yg akan diperlukannya pendampingan P2KTD. Karena Desa memerlukan lembaga profesional  dan kompeten yg akan menjadi mitra bagi Desa dan membantu Desa utk lebih inovatif dan optimal dalam menggunakan Dana Desa dalam pembangunan masing masing Desa.

img-20181109-wa0023.jpg
Sumber: Radar Lampung 09 Novembe 2018

Terkait spesifikasi P2KTD begitu juga Abdi Timur menyampaikan bahwa melalui proses yang cukup panjang akhirnya disepakati bahwa beberapa kebutuhan layanan P2KTD di desa se Kabupaten Pesawaran sesuai dengan kegiatan pada APBDes 2018.

“Kebutuhan layanan yang dimasud meliputi: Pertama, untuk kegiatan Kewirausahaan dan Pengembangan Ekonomi Lokal ada tiga kegiatan spesifik ; Strategi Pengembangan dan Pengelolaan BUMDES yang berkelanjutan dan komprehensif, Strategi dan Teknik Analisis Pemasaran/Marketing Produk Unggulan Desa, dan  Teknis Analisis Pengembangan Usaha Jasa/ Industri Kecil. Kedua, Kegiatan Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan enam kegiatan spesifik ; Peningkatan Kapasitas Guru PAUD dan Strategi Pengelolaan PAUD yang komprehensif, Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan Kesenian dan Lembaga Adat dalam rangka Pelestarian Adat Budaya, Peningkatan Kapasitas Kader Teknis Desa dalam Penyusunan RAB dan Metode PelaksanaanTeknis,   Strategi Pengurus PKK dalam mengimplementasikan Dasa Wisma PKK, Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan oleh Kader Posyandu, dan     Organisasi dan Manajemen Jurnalistik . Ketiga, Infrastruktur Desa dengan kegiatan spesifik Penyusunan Grand Design dan Masterplan Pengembangan Daerah/Lokasi Desa Wisata”. Jelas Abdi lagi.

Selain itu Wulan, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Kabupaten Pesawaran menambahkan bahwa agar Desa tetap mandiri dalam pengelolaan dan pelaksanaan pembangunan, maka P2KTD bukanlah lembaga pelaksana kegiatan di desa. tetapi sebagai mitra desa dalam peningkatan kapasitas masyarakat desa untuk pelaksanaan pembangunan.

” Semoga setelah dibuka rekrtuitmen ini, akan banyak lembaga profesional yang dapat turut andil dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa”, harap wulan. (Ra)

 

PERKUAT PELAKSANAAN INOVASI DESA, TIK DAN TA P3MD LAKUKAN MONITORING

Dalam rangka memotret kemajuan pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) di Kabuaten Pesawaran, Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dan Tim Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa( TA P3MD) Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan monitoring kegiatan di tingkat basis. Monitoring yang dilakukan diikuti oleh OPD yang tergabung dalam Tim Inovasi Kabupaten.

Rendi Ahades, Kepala Sekretariat TIK Pesawaran menyatakan bahwa monitoring ini untuk mengawal Program Inovasi Desa di Kabupaten Pesawaran. Dalam monitoring ini  kami akan turun bersama-sama TA.

monitoring2
Rencana Jadwal Monitoring PID Kabupaten Pesawaran 2018

Terkait konten dari monitoring Priyono Sadewo, Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna P3MD Kabupaten Pesawaran bahwa tujuan dari monitoring yang dilakukan adalah untuk melihat sejauhmana pelaksananaan kegiatan PID telah dilaksanakan oleh TPID di masing-masing Kecamatan.

monitoring1
Koordinasi Tim TA P3MD Pesawaran dengan Kutoa Pokja PPID di Bappeda Pesawaran untuk persiapan monitoring PID

Wulan, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD Kabupaten Pesawaran menegaskan bahwa monitoring yang dilakukan juga akan melihat kepatuhan TPID dalam melaksanakan  tahapan kegiatan inovasi di wilayah masing-masing.

“Apa yang dilaksanakan oleh TPID akan di kroscek kesesuainnya dengan Juknis dan aturan main yang telah dikeluarkan oleh Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Selain itu juga diharapkan dengan monitoring ini kami akan dapat memperkuat semangat kerja inovasi desa ”, ujarnya Lagi.

Sebagai gambaran pelaksanaan PID di Kabuaten Pesawaran telah berjalan sesuai dengan tahaan yang ada. Kegiatan PID dalam PPID telah sampai pada tahap capturing inovasi desa dan persiapan replikasi komitmen desa. Semoga dengan dilaksanakan monitoring ini kegiatan PID lebih bagus hasilnya.(Ra)

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN P2KTD SELESAI, TIK SEGERA LAKUKAN REKRUITMEN P2KTD

Program Inovasi Desa merupakan salah satu upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan di Desa. Melalui pemanfaatan dana desa secara lebih kualitas dengan strategi pengembangan kapasitas desa secara berkelanjutan, khususnya dalam bidang pengembangan ekonomi lokal, dan kewirausahaan, pengembanagan sumber daya manusia, pelayanan sosial dasar, serta infrastruktur desa.

Melalui PID diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipasif dan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan Dana Desa sebagai investasi dalam peningkatan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat.

p2ktd2

Koordinasi Tim TA dengan Ketua Pokja P2KTD TIK Kabupaten Pesawaran

Dalam mewujudkan program inovasi desa, ada dua kegiatan penting yang harus dilaksanakan, yaitu kegiatan PPID dan kegiatan  P2KTD. Kedua kegiatan ini, ibarat dua sisi mata uang yang satu sama lainya saling lengkapi, untuk mewujudkan pemerintah desa lebih inovasi dalam melaksanakan program pemerintahan, baik itu dalam perencanaan maupun pelaksanana pembanguan.

Di Kabupaten Pesawaran dua kegiatan ini pada fase proses pelaksanaan, yang dimulai dengan dilakukannya Musyawarah Antar Desa dan Bursa Inovasi Desa. Tahapan PPID telah sampai pada kegiatan capturing sedangkan kegiatan P2KTD telah selesai rekomendasi kebutuhan P2KTD 2018.

Abdi Timur, Tenaga Ahli Infrastruktur Desa mengaku  cukup gembira, fase kegiatan P2KTD telah dilakukan dengan alur tahapan yang ideal. Dan semoga kebutuhan P2KTD ini nanti benar-benar dapat membawa desa ke cita-cita  penyelenggara desa menjadi desa tangguh, Berjaya dan mandiri.

Menurut Jenny Ricardo, Ketua Pokja P2KTD  baIK melalui Pokja P2KTD sudah melakukan pemetaan atas jenis bidang apa saja yg akan diperlukannya pendampingan P2KTD..

“Hasil pemetaan dan identifikasi ini kemudian akan dilaporkan/disampaikan kepada TIK utk diverifikasi dan direkomendasikan oleh TIK, bidang apa saja yg akan menjadi prioritas pendampingan P2KTD, yg kemudian ditindaklanjuti dengan rekrutmen P2KTD”, ujarnya lagi.

rekomendasi kebutuhan p2ktd1
rekomendasi kebutuhan p2ktd tahun 2018

Sementara YD. Wulandari, Tenaga Ahli Pengembangan Ekonomi Desa P3MD pesawaran mnyebutkan bhwa untuk kegiatn P2KTD tahun 2018 telah didapatkan beberapa usulan yang akan difasilitasi P2KTD yaitu terutama di Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal, Pembangunan Sosial Dasar dan Infrastruktur Desa,

“Memang semua kegiatan penting,   tapi perlu dipilah mana yang layak untuk  konsumsi P2KTD, mengingat juga anggaran yg terbatas. Kecuali bila desa ingin membiayai sendiri dan perlu saran dari P2KTD yg layak untuk mendampingi kegiatan tersebut”. Jelas Wulan lagi.

Jenny kembali menyatakan bahwa Desa memerlukan lembaga profesional  dan kompeten yg akan menjadi mitra bagi Desa dan membantu Desa utk lebih inovatif dan optimal dalam menggunakan Dana Desa dalam pembangunan masing masing Desa. Dalam konteks itulah P2KTD dihadirkan sesuai dengan keahliannya utk menjadi mitra desa dalam peningkatan kapasitas pembangunan dan inovasi Desa.

Daftar Kegiatan Desa yang Membutuhkan Fasilitasi P2KTD Tahun 2018

p2ktd3
Kebutuhan Bidang dan Sub Bidang Kegiatan Desa yang membutuhkan fasilitasi P2KTD 2018

 “Proses rekrutmen P2KTD tentunya dilaksanakan secara transparan sesuai dengan ketentuan yang ada, dan tentunya sesuai dengan bidang pembangunan yg menjadi prioritas bagi desa untuk ditingkatkan kapasitas dan inovasinya. Pokja P2KTD Kab. Pesawaran sdh mempersiapkan tahapan dan adminitrasi rekrutmen. Target rekrutmen akan dilaksanakan minggu ini.” Ujarnya menegaskan. (Ra)